Riyanto Terduga Bandar Narkoba Dungkek Berstatus DPO

- Penulis

Kamis, 23 Januari 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Plt. Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti S. (Foto: Hayat/warta9.co.id)

Plt. Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti S. (Foto: Hayat/warta9.co.id)

SUMENEP, warta9.co.id – Riyanto, seorang bandar narkoba yang sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) kepolisian, hingga kini belum berhasil ditangkap.

Menurut Plt Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti S, proses penangkapan Riyanto mengalami kendala yang cukup besar karena berbagai faktor di lapangan.

“Sudah kita lakukan lidik, DPO ini memang licin,” ujar Widiarti saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (23/1/2025) siang.

Ia menjelaskan, pihak kepolisian telah melakukan berbagai upaya untuk menangkap Riyanto, termasuk berkoordinasi dengan teman, keluarga, hingga tokoh masyarakat setempat. Namun, Riyanto selalu berhasil menghilang dari pantauan.

Baca juga  Polisi Tangkap Pelaku Pencurian di Pasongsongan, Barang Bukti Diamankan

“Kita sudah berkali-kali, sudah ngecek ke temannya, keluarganya, dan tokoh masyarakat. Selalu ada, nggak ada di tempat,” tambahnya.

Menurut Widiarti, penyidik juga memiliki sejumlah dokumentasi video yang menunjukkan upaya pengecekan lokasi keberadaan Riyanto.

Namun, Riyanto tetap sulit ditemukan karena jaringannya yang terputus dan sifatnya yang licin dalam menghindari kejaran aparat.

Baca juga  Polres Sumenep Terjunkan Tim Gabungan Dalami Peristiwa Ledakan di Ambunten

“Kesulitannya ya, kasus narkoba itu jaringannya terputus. Mereka itu licin, si Riyanto ini. Karena apa, kita kalau cuma sebutan nggak bisa. Harus ada barang yang menempel padanya,” jelas Widiarti.

Ia menegaskan, kepolisian tidak bisa sembarangan melakukan penangkapan tanpa adanya barang bukti narkoba yang berada di tubuh atau sekitar Riyanto. Hal ini sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.

“Kita pun mau menangkap nggak bisa kalau Riyanto tidak memegang barang atau ada barang yang ada di tubuhnya atau di sekitarnya,” tegasnya.

Baca juga  Surat Kuasa Tanpa Tanggal, Ketua BEM Sumenep Sindir Cara Kerja PLN

Sebagai upaya terakhir, pihak kepolisian juga telah meminta bantuan para tokoh masyarakat untuk membantu mengamankan Riyanto. Namun hingga kini, hasilnya masih belum membuahkan keberhasilan.

Pihak kepolisian terus mengimbau masyarakat untuk memberikan informasi jika mengetahui keberadaan Riyanto, guna mempercepat proses penangkapan dan memutus jaringan narkoba di wilayah Sumenep.***

Follow WhatsApp Channel www.warta9.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Dugaan Peredaran Sabu di Sumenep
Dugaan Permintaan Rp100 Juta, Sipropam Polresta Sumenep Periksa Sejumlah Pihak
Siswa SMAN 1 Ambunten Meninggal Dunia Saat Praktik Renang di Sungai Nangka
Tiga Warga Diamankan Polsek Pasongsongan, Diduga Terlibat Pencurian Travo Perahu
Diduga Paksa Pacar Berhubungan Badan, Pria di Sampang Diamankan Polisi
Siswi SMA di Pamekasan Melahirkan Bayi, Ayah Kandung Jadi Terduga
Polisi Gerebek Toko di Pasongsongan, Pria Diduga Pakai Sabu Diamankan
Senggolan Mobil Berujung Penganiayaan di Pasongsongan Sumenep

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Dugaan Peredaran Sabu di Sumenep

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:57 WIB

Dugaan Permintaan Rp100 Juta, Sipropam Polresta Sumenep Periksa Sejumlah Pihak

Jumat, 2 Oktober 2026 - 22:15 WIB

Siswa SMAN 1 Ambunten Meninggal Dunia Saat Praktik Renang di Sungai Nangka

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:23 WIB

Tiga Warga Diamankan Polsek Pasongsongan, Diduga Terlibat Pencurian Travo Perahu

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:57 WIB

Diduga Paksa Pacar Berhubungan Badan, Pria di Sampang Diamankan Polisi

Berita Terbaru

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo memberikan keterangan kepada awak media seusai apel Hari Santri Nasional 2026 di Kantor Pemkab Sumenep, Kamis (22/10/2026).

Daerah

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:05 WIB