Tiga Warga Diamankan Polsek Pasongsongan, Diduga Terlibat Pencurian Travo Perahu

- Penulis

Jumat, 28 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Barang bukti satu set travo perahu yang diamankan Unit Reskrim Polsek Pasongsongan dalam pengungkapan kasus dugaan pencurian dengan pemberatan di Pelabuhan Pasongsongan, Sumenep.

Barang bukti satu set travo perahu yang diamankan Unit Reskrim Polsek Pasongsongan dalam pengungkapan kasus dugaan pencurian dengan pemberatan di Pelabuhan Pasongsongan, Sumenep.

SUMENEP, (WARTA9) – Unit Reskrim Polsek Pasongsongan, Polresta Sumenep, mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat) berupa pencurian satu set travo perahu motor milik warga di kawasan Pelabuhan Pasongsongan, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan tiga orang yang diduga terlibat, masing-masing berinisial HS (31), HU (27), dan TT (31). Ketiganya diketahui merupakan warga Kabupaten Sumenep.

Kapolresta Sumenep Kombes Pol. Ariek Indra Sentanu, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Pasongsongan menjelaskan, kasus tersebut terungkap setelah pihaknya menerima laporan terkait hilangnya satu set travo berkapasitas 6.000 volt dari sebuah perahu yang tengah terparkir di kawasan Pelabuhan Pasongsongan.

Baca juga  Pengukuhan DPC PKB Sumenep Diwarnai Keluhan Konsumsi, Target 15 Kursi DPRD

Peristiwa itu diketahui pada Kamis (27/8/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Saat kejadian, korban sedang berada di Kabupaten Pamekasan dan menerima telepon dari seseorang yang memberitahukan bahwa satu set travo miliknya telah hilang dari dalam perahu.

Mendapat informasi tersebut, korban kemudian kembali ke Pasongsongan untuk memastikan kondisi perahunya. Setelah dilakukan pengecekan, korban mendapati travo miliknya memang telah hilang.

Korban kemudian pulang ke rumah. Di tempat tersebut, korban bertemu dengan dua orang yang kemudian mengakui telah mengambil satu set travo miliknya. Peristiwa itu selanjutnya dilaporkan kepada Polsek Pasongsongan.

Berdasarkan laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Pasongsongan melakukan penyelidikan dan pengembangan. Dari hasil pemeriksaan awal, petugas memperoleh informasi bahwa aksi pencurian tersebut diduga dilakukan bersama seorang rekan lainnya.

Baca juga  Mutasi Jabatan di Pemkab Sumenep Tunggu Restu Kemendagri

Petugas kemudian mengamankan satu orang lainnya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut terkait dugaan keterlibatannya dalam perkara tersebut.

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya satu unit sepeda motor Honda Vario warna hitam tanpa pelat nomor, satu set travo berkapasitas 6.000 volt, satu buah obeng warna hitam, serta satu buah karung warna putih bertuliskan “SEREYA” warna merah.

Akibat kejadian tersebut, korban diperkirakan mengalami kerugian materiil sekitar Rp800 ribu.

Ketiga orang yang diamankan selanjutnya menjalani proses penyidikan di Polsek Pasongsongan. Penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap para tersangka, melengkapi administrasi penyidikan, serta melakukan penyitaan dan pemeriksaan terhadap barang bukti.

Baca juga  Sumenep Raih Skor Integritas Tertinggi di Jatim, Bupati Fauzi: Birokrasi Harus Terus Berbenah

Atas perbuatannya, para tersangka disangkakan melanggar Pasal 477 ayat (1) huruf f dan g Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Kapolsek Pasongsongan menegaskan, pihaknya akan terus melakukan pengembangan dan penyidikan secara profesional serta sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

“Pengungkapan ini merupakan bentuk komitmen Polsek Pasongsongan dalam menjaga keamanan dan memberikan perlindungan kepada masyarakat. Kami akan terus melakukan penyidikan untuk mengungkap secara utuh peran masing-masing pihak yang terlibat,” ujar Kapolsek Pasongsongan.(*)

Penulis : Ratih

Editor : Redaksi

Sumber Berita: REDAKSI WARTA9

Follow WhatsApp Channel www.warta9.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semarak Hari Jadi Sumenep ke-757, Siswa dan Guru SDN Soddara I Kompak Kenakan Baju Adat
MYZE Hotel Sumenep Tanam Mangrove, Perkuat Kepedulian terhadap Lingkungan Pesisir
Dari Malaysia ke Kangean Sumenep, Fauzi Jadikan BRILink Tumpuan Transaksi Warga
MYZE Hotel Sumenep Gelar Couple Yoga, 100 Peserta Nikmati Olahraga Bareng Sahabat
Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC
Hari Santri 2026, Fauzi Tekankan Ilmu, Akhlak, dan Kemandirian
SDN Soddara I Peringati Hari Santri, Tanamkan Nilai Perjuangan dan Akhlak
Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Dugaan Peredaran Sabu di Sumenep

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Semarak Hari Jadi Sumenep ke-757, Siswa dan Guru SDN Soddara I Kompak Kenakan Baju Adat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:56 WIB

MYZE Hotel Sumenep Tanam Mangrove, Perkuat Kepedulian terhadap Lingkungan Pesisir

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Dari Malaysia ke Kangean Sumenep, Fauzi Jadikan BRILink Tumpuan Transaksi Warga

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:25 WIB

MYZE Hotel Sumenep Gelar Couple Yoga, 100 Peserta Nikmati Olahraga Bareng Sahabat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Berita Terbaru

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo memberikan keterangan kepada awak media seusai apel Hari Santri Nasional 2026 di Kantor Pemkab Sumenep, Kamis (22/10/2026).

Daerah

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:05 WIB