Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Pesisir Pantai Sumenep

- Penulis

Sabtu, 5 April 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Proses evakuasi mayat tanpa identitas oleh Tim SAR, Polisi dan TNI. (Foto: Dok. Warta9)

Proses evakuasi mayat tanpa identitas oleh Tim SAR, Polisi dan TNI. (Foto: Dok. Warta9)

SUMENEP, WARTA9 – Sesosok mayat tanpa identitas ditemukan terdampar di pesisir pantai Dusun Taman, Desa Poteran, Kecamatan Talango,  Sumenep, Jawa Timur pada Sabtu (5/4/2025) sekitar pukul 14.30 WIB.

Mayat yang diduga berjenis kelamin laki-laki itu ditemukan dalam kondisi mengenaskan. Kepala korban hilang, jari tangan dan kaki hancur, serta bagian pantat terdapat lubang.

Baca juga  Pemkab Sumenep Tanggap Bencana, Bantu Korban Rumah Ambruk di Lebeng Barat

Plt Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti S., mengatakan alat kelamin korban juga tidak tampak jelas. Identitas dan penyebab kematian masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

Penemuan mayat ini pertama kali dilaporkan oleh Rusydi (47), warga setempat yang tengah menuju lahan tegal miliknya di dekat pantai.

“Ia mencium bau menyengat dan setelah dicari, ditemukanlah sesosok mayat tanpa kepala di pinggir pantai yang sedang surut,” kata AKP Widi.

Baca juga  Dua Perempuan Hebat Ini Jadi Kunci Sukses dalam Karir Politik H Zainal Arifin

Setelah temuan tersebut, Rusydi segera melaporkan kejadian ke perangkat desa dan diteruskan ke Polsek Talango. Pihak Polsek bersama Posramil dan petugas Puskesmas Talango segera mendatangi lokasi kejadian.

Karena keterbatasan fasilitas kantung jenazah di Puskesmas Talango, proses evakuasi korban dilakukan dengan bantuan Basarnas.

Baca juga  Riyanto Terduga Bandar Narkoba Dungkek Berstatus DPO

“Jenazah kemudian dibawa ke RSUD Sumenep untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut,” jelasnya.

Pihak kepolisian telah melakukan langkah-langkah awal, termasuk olah tempat kejadian perkara, evakuasi mayat, pencatatan keterangan saksi, serta dokumentasi.

“Penyelidikan lebih lanjut terus dilakukan untuk mengungkap identitas korban dan penyebab kematian,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel www.warta9.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC
Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Dugaan Peredaran Sabu di Sumenep
Dugaan Permintaan Rp100 Juta, Sipropam Polresta Sumenep Periksa Sejumlah Pihak
Dugaan Kekerasan terhadap Santri di Pesantren Pamekasan, Korban Alami Patah Tulang
Siswa SMAN 1 Ambunten Meninggal Dunia Saat Praktik Renang di Sungai Nangka
Kebakaran Lahan di Kawasan POJ Marina Semarang, Api Belum Padam hingga Malam
Tiga Warga Diamankan Polsek Pasongsongan, Diduga Terlibat Pencurian Travo Perahu
Diduga Paksa Pacar Berhubungan Badan, Pria di Sampang Diamankan Polisi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Dugaan Peredaran Sabu di Sumenep

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:57 WIB

Dugaan Permintaan Rp100 Juta, Sipropam Polresta Sumenep Periksa Sejumlah Pihak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:48 WIB

Dugaan Kekerasan terhadap Santri di Pesantren Pamekasan, Korban Alami Patah Tulang

Jumat, 2 Oktober 2026 - 22:15 WIB

Siswa SMAN 1 Ambunten Meninggal Dunia Saat Praktik Renang di Sungai Nangka

Berita Terbaru

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo memberikan keterangan kepada awak media seusai apel Hari Santri Nasional 2026 di Kantor Pemkab Sumenep, Kamis (22/10/2026).

Daerah

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:05 WIB