Dua Perempuan Hebat Ini Jadi Kunci Sukses dalam Karir Politik H Zainal Arifin

- Penulis

Sabtu, 12 April 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep, H Zainal Arifin. (Foto: Dok Warta9)

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep, H Zainal Arifin. (Foto: Dok Warta9)

TOKOH, WARTA9 – Kesuksesan bukan semata tentang kerja keras, tapi juga tentang doa-doa yang menyertai. Begitulah kisah H Zainal Arifin, politisi asal Desa Tambaagung Tengah, Sumenep yang kini dipercaya sebagai Ketua DPRD Sumenep periode 2024–2029 dari PDI Perjuangan.

Di balik langkah kemenangannya, tersimpan perjalanan panjang penuh tirakat dan pengorbanan dua sosok perempuan luar biasa: ibunda tercinta, almarhumah Hj Halimatus Sa’diyah, dan sang istri, Hj Rohatin Zain.

Pada tahun 2007, saat H Zainal hendak mencalonkan diri sebagai Kepala Desa Tambaagung Tengah, Kecamatan Ambunten, terlebih dulu ia meminta restu dari sang ibunda, ayah dan istri.

Permintaan sang ibu sederhana, namun penuh makna: tunaikan ibadah haji bersama istri terlebih dahulu. Sebuah permintaan yang menjadi titik awal perjalanan spiritual dan perjuangannya.

Baca juga  Ketua DPRD Sumenep Fasilitasi Temu Alumni Ponpes Darul Ulum Banyuanyar, Tiga Armada Bus Dikerahkan ke Jember

Setelah menunaikan haji, sang ibu tidak berhenti mendampingi. Dalam diam, beliau berpuasa selama sembilan bulan, hanya berhenti di hari-hari tasyrik. Setelah setiap salat lima waktu, ibundanya membaca Al-Qur’an dan meniupkannya ke dalam air untuk diminum oleh H Zainal—sebuah bentuk cinta dan doa yang tak terhingga.

Di sisi lain, sang istri pun menunjukkan kesetiaan yang luar biasa. Ia menikah dengan sang istri, Hj Rohatin Zain pada tahun 1990. Sang istri istiqomah melaksanakan salat Tahajud, setiap malam tanpa henti, memohon pada Tuhan agar langkah suaminya dimudahkan.

Berkat kekuatan tirakat dan doa dua perempuan hebat di belakang sosok H Zainal Arifin, ia pun mendapat kepercayaan warga dan berhasil memenangkan Pilkades menjadi Kepala Desa Tambaagung Tengah menggeser petahana kala itu, H Muhdar Umar.

Baca juga  PMII Sumenep Nilai Pemkab Tidak Serius Tindak Pelanggaran Tata Niaga Tembakau

Ketika H Zainal melangkah lebih jauh ke dunia politik, mencalonkan diri sebagai anggota DPRD di tahun 2014, sang ibu kembali melakukan tirakat: berpuasa hampir dua tahun demi kesuksesan sang anak. Tak pernah terbersit pamrih, hanya harapan agar anaknya bisa memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat. H Zainal pun berhasil terpilih menjadi anggota DPRD untuk periode pertamanya.

Namun, pada Pemilu 2024, langkah H Zainal harus dijalani tanpa kehadiran fisik ibunya. Beliau wafat dua tahun sebelumnya. Meski raganya tiada, H Zainal merasa restu dan doanya tetap mengiringi. Kini, satu perempuan hebat masih setia di sisinya: sang istri, yang tetap istiqomah dalam salat Tahajud, membaca Al-Qur’an, bahkan rela melaksanakan ibadah umrah seorang diri untuk mendoakan kesuksesan suaminya.

Baca juga  Hari Santri 2026, Fauzi Tekankan Ilmu, Akhlak, dan Kemandirian

Dan doa-doa itu terjawab. H Zainal Arifin kembali terpilih sebagai anggota DPRD Sumenep, bahkan dipercaya menjadi Ketua. Di tengah sorak dan selamat, ia tak pernah lupa: bahwa semua ini adalah hasil dari kasih dan doa dua perempuan hebat dalam hidupnya.

Baginya, jabatan bukanlah soal kekuasaan. Ini adalah amanah—hasil dari cinta, tirakat, dan restu yang terus mengalir, meski satu di antaranya telah kembali ke haribaan Ilahi.

Follow WhatsApp Channel www.warta9.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semarak Hari Jadi Sumenep ke-757, Siswa dan Guru SDN Soddara I Kompak Kenakan Baju Adat
MYZE Hotel Sumenep Tanam Mangrove, Perkuat Kepedulian terhadap Lingkungan Pesisir
Dari Malaysia ke Kangean Sumenep, Fauzi Jadikan BRILink Tumpuan Transaksi Warga
MYZE Hotel Sumenep Gelar Couple Yoga, 100 Peserta Nikmati Olahraga Bareng Sahabat
Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC
Hari Santri 2026, Fauzi Tekankan Ilmu, Akhlak, dan Kemandirian
SDN Soddara I Peringati Hari Santri, Tanamkan Nilai Perjuangan dan Akhlak
Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Dugaan Peredaran Sabu di Sumenep

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Semarak Hari Jadi Sumenep ke-757, Siswa dan Guru SDN Soddara I Kompak Kenakan Baju Adat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:56 WIB

MYZE Hotel Sumenep Tanam Mangrove, Perkuat Kepedulian terhadap Lingkungan Pesisir

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Dari Malaysia ke Kangean Sumenep, Fauzi Jadikan BRILink Tumpuan Transaksi Warga

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:25 WIB

MYZE Hotel Sumenep Gelar Couple Yoga, 100 Peserta Nikmati Olahraga Bareng Sahabat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Berita Terbaru

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo memberikan keterangan kepada awak media seusai apel Hari Santri Nasional 2026 di Kantor Pemkab Sumenep, Kamis (22/10/2026).

Daerah

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:05 WIB