Pemkab Sumenep Tanggap Bencana, Bantu Korban Rumah Ambruk di Lebeng Barat

- Penulis

Senin, 26 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas saat menyerahkan bantuan kepada Pusam korban bencana alam di Desa Lebeng Barat. (Foto: Dok.warta9).

Petugas saat menyerahkan bantuan kepada Pusam korban bencana alam di Desa Lebeng Barat. (Foto: Dok.warta9).

Sumenep, warta9.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bergerak cepat merespons musibah rumah ambruk yang menimpa seorang warga lanjut usia di Dusun Sumber Orong, Desa Lebeng Barat, Kecamatan Pasongsongan.

Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Sabtu dini hari (24/5/2025) sekitar pukul 01.00 WIB, saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Rumah milik Pusam, seorang warga sepuh, roboh total akibat kondisi bangunan yang sudah lapuk dan tidak mampu menahan derasnya curah hujan.

Kepala BPBD Sumenep, Laili Maulidi, mengungkapkan bahwa pihaknya langsung turun ke lokasi kejadian sesaat setelah menerima laporan dari warga. Langkah cepat ini, kata dia, sejalan dengan visi dan misi Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo dalam mewujudkan pelayanan publik yang responsif dan tanggap darurat.

“Kami segera melakukan asesmen awal. Bangunan rumah memang sudah dalam kondisi rapuh, dan hujan lebat malam itu memperparah kerusakan hingga akhirnya roboh,” jelas Laili, Senin (26/5/2025).

Sebagai bentuk kepedulian, BPBD menyerahkan bantuan darurat kepada korban berupa paket sembako, selimut, terpal, cangkul, serta perlengkapan keluarga (family kit). Bantuan diserahkan langsung kepada Pusam, didampingi perangkat Kecamatan dan Desa setempat.

“Bantuan ini mungkin tidak besar, tapi kami harap bisa meringankan beban Pak Bhusam sementara waktu, sambil menunggu penanganan lanjutan,” tambahnya.

Laili juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi bencana di musim hujan, terutama bagi warga yang tinggal di rumah-rumah tua atau wilayah rawan longsor.

Pemkab Sumenep menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, terutama dalam situasi darurat dan bencana. Kolaborasi lintas sektor juga akan terus diperkuat guna mempercepat pemulihan bagi warga terdampak.

Facebook Comments Box

Comment

Follow WhatsApp Channel www.warta9.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Eks Kepala BGN dan Dua Mantan Wakilnya Jadi Tersangka Korupsi MBG, Total Harta Capai Puluhan Miliar Rupiah
Diduga Hendak Edarkan Sabu, Pria Asal Sampang Diciduk di Warung Makan Pamekasan
Dugaan Perselingkuhan ASN Guru di Pulau Ra’as Jadi Sorotan, Disdik Sumenep Didesak Turun Tangan
KPK Periksa Belasan Saksi di Sumenep, Dalami Dugaan Korupsi Dana Hibah Pokmas Jatim
KAI Daop 8 Tutup Empat Perlintasan Sebidang Demi Tekan Risiko Kecelakaan
Gudang Kayu dan Toko Bangunan di Pasean Pamekasan Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp2 Miliar
Pria di Lenteng Sumenep Tewas Dibacok, Polisi Kejar Terduga Pelaku
Curi Dua Sapi, Warga Lenteng Ditangkap di Kediri Setelah Lama Buron

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:19 WIB

Eks Kepala BGN dan Dua Mantan Wakilnya Jadi Tersangka Korupsi MBG, Total Harta Capai Puluhan Miliar Rupiah

Sabtu, 30 Mei 2026 - 20:49 WIB

Diduga Hendak Edarkan Sabu, Pria Asal Sampang Diciduk di Warung Makan Pamekasan

Senin, 25 Mei 2026 - 09:57 WIB

Dugaan Perselingkuhan ASN Guru di Pulau Ra’as Jadi Sorotan, Disdik Sumenep Didesak Turun Tangan

Kamis, 21 Mei 2026 - 02:32 WIB

KPK Periksa Belasan Saksi di Sumenep, Dalami Dugaan Korupsi Dana Hibah Pokmas Jatim

Rabu, 20 Mei 2026 - 11:49 WIB

KAI Daop 8 Tutup Empat Perlintasan Sebidang Demi Tekan Risiko Kecelakaan

Berita Terbaru