KAI Daop 8 Tutup Empat Perlintasan Sebidang Demi Tekan Risiko Kecelakaan

- Penulis

Rabu, 20 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas KAI Daop 8 Surabaya bersama unsur terkait melakukan penutupan perlintasan sebidang di wilayah operasional Daop 8 sebagai upaya meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan, Selasa (19/5/2026).

Petugas KAI Daop 8 Surabaya bersama unsur terkait melakukan penutupan perlintasan sebidang di wilayah operasional Daop 8 sebagai upaya meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan, Selasa (19/5/2026).

SURABAYA (WARTA9) — Upaya meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api terus dilakukan PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya. Terbaru, KAI Daop 8 kembali menutup empat titik perlintasan sebidang pada Selasa (19/5/2026) sebagai bagian dari program penataan dan peningkatan keselamatan jalur kereta api di wilayah Jawa dan Sumatera.

Empat titik yang ditutup tersebut meliputi perlintasan liar di KM 119+223 petak jalan Kalitidu–Bojonegoro, tepatnya di Dusun Sale, Desa Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro. Selain itu, tiga perlintasan lain berada di Kabupaten Sidoarjo, yakni JPL 76 dan JPL 78 pada lintas Porong–Tanggulangin, Kecamatan Porong, serta JPL 24 di KM 40+774 lintas Tulangan–Tarik yang berada di Dusun Pandokan, Desa Kedungsugo, Kecamatan Prambon.

Baca juga  MYZE Hotel Sumenep Hadirkan The Late Shift, Sajikan Menu Malam Spesial Selama Dua Bulan

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menegaskan bahwa langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi potensi kecelakaan di perlintasan sebidang yang dinilai rawan dan tidak memenuhi standar keselamatan.

“Keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan menjadi prioritas utama. Penutupan ini merupakan langkah preventif agar operasional kereta api tetap aman, lancar, dan terbebas dari gangguan di perlintasan,” ujarnya.

Menurut Mahendro, keberadaan perlintasan liar maupun perlintasan tanpa pengamanan memadai memiliki tingkat risiko tinggi terhadap kecelakaan lalu lintas dan gangguan perjalanan kereta api. Karena itu, penutupan dilakukan sebagai bentuk perlindungan terhadap masyarakat sekaligus pengguna jasa transportasi kereta api.

Ia menambahkan, penutupan bukan sekadar membatasi akses masyarakat, melainkan bagian dari upaya menyelamatkan nyawa. KAI juga meminta masyarakat tidak kembali membuka jalur yang telah ditutup demi keselamatan bersama.

Baca juga  Bupati Sumenep Larang ASN Live TikTok Saat Jam Kerja

Proses penutupan dilakukan dengan pemasangan portal dan melibatkan berbagai pihak, mulai dari kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan, pemerintah desa, hingga komunitas pecinta kereta api atau railfans. Kolaborasi lintas sektor tersebut dinilai penting dalam membangun budaya disiplin dan keselamatan di kawasan perlintasan sebidang.

Sepanjang tahun 2026 hingga pertengahan Mei, KAI Daop 8 Surabaya tercatat telah menutup 14 perlintasan sebidang. Sementara sejak 2020 hingga 2026, total sebanyak 144 perlintasan liar dan perlintasan berisiko telah ditutup bersama pemerintah daerah.

Rinciannya, sebanyak 20 perlintasan ditutup pada 2020, 16 titik pada 2021, 28 titik pada 2022, 18 titik pada 2023, 15 titik pada 2024, 33 titik pada 2025, dan 14 titik sepanjang 2026.

Baca juga  Festival Tani Ganding 2026 Resmi Dibuka, Jadi Ruang Promosi Potensi Lokal

Saat ini terdapat 435 perlintasan sebidang di wilayah operasional KAI Daop 8 Surabaya. Dari jumlah tersebut, 130 dijaga petugas KAI, 140 dijaga pemerintah daerah, 60 dijaga pihak eksternal, 87 tidak dijaga, dan masih terdapat 18 perlintasan liar.

KAI Daop 8 Surabaya pun kembali mengingatkan masyarakat agar selalu mengutamakan perjalanan kereta api saat melintas di perlintasan sebidang, mematuhi rambu lalu lintas, serta tidak membuka kembali akses liar yang telah ditutup. Langkah tersebut dinilai penting guna menciptakan transportasi perkeretaapian yang aman, tertib, dan berkelanjutan.

Follow WhatsApp Channel www.warta9.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semarak Hari Jadi Sumenep ke-757, Siswa dan Guru SDN Soddara I Kompak Kenakan Baju Adat
MYZE Hotel Sumenep Tanam Mangrove, Perkuat Kepedulian terhadap Lingkungan Pesisir
Dari Malaysia ke Kangean Sumenep, Fauzi Jadikan BRILink Tumpuan Transaksi Warga
MYZE Hotel Sumenep Gelar Couple Yoga, 100 Peserta Nikmati Olahraga Bareng Sahabat
Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC
Hari Santri 2026, Fauzi Tekankan Ilmu, Akhlak, dan Kemandirian
SDN Soddara I Peringati Hari Santri, Tanamkan Nilai Perjuangan dan Akhlak
Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Dugaan Peredaran Sabu di Sumenep

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Semarak Hari Jadi Sumenep ke-757, Siswa dan Guru SDN Soddara I Kompak Kenakan Baju Adat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:56 WIB

MYZE Hotel Sumenep Tanam Mangrove, Perkuat Kepedulian terhadap Lingkungan Pesisir

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Dari Malaysia ke Kangean Sumenep, Fauzi Jadikan BRILink Tumpuan Transaksi Warga

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:25 WIB

MYZE Hotel Sumenep Gelar Couple Yoga, 100 Peserta Nikmati Olahraga Bareng Sahabat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Berita Terbaru

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo memberikan keterangan kepada awak media seusai apel Hari Santri Nasional 2026 di Kantor Pemkab Sumenep, Kamis (22/10/2026).

Daerah

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:05 WIB