8 Orang Korban Mobil Pick-Up Terguling di Sumenep Dirawat Intensif

- Penulis

Rabu, 26 Februari 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu korban kecelakaan mobil pick-up terguling saat dirawat di rumah sakit. (Foto: Istimewa)

Salah satu korban kecelakaan mobil pick-up terguling saat dirawat di rumah sakit. (Foto: Istimewa)

SUMENEP, warta9.co.id – Kecelakaan tunggal terjadi di jalan raya kabupaten, Desa Batang-Batang Daya, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, pada Rabu (26/2/2025) pagi.

Sebanyak delapan orang, termasuk pengemudi, mengalami luka-luka dan harus menjalani perawatan intensif. Pengemudi dirawat di Puskesmas Batang-Batang.

Sementara itu, tujuh penumpangnya, yakni Matlae (59), Ningrat (52), Abd. Salam (47), Sunami (45), Ahmad Hudaifah (9), Abd. Gafur (25), dan Armudin (44), dilarikan ke RSUD Sumenep untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Baca juga  Viral! Diduga Istri Kades Galis Ancam Warga Soal Pencairan Bansos, Sebut Bisa Coret Nama Penerima

Insiden terjadi sekitar pukul 07.30 WIB ketika mobil pikap hitam dengan nomor polisi M 8528 XD yang dikemudikan oleh Moh. Tohi (25), melaju dengan kecepatan tinggi dari arah barat ke timur.

Baca juga  Terduga Bandar Narkoba Dungkek Dikenal Licin, Polres Sumenep Enggan Berkomentar

Akibat kurang fokus dan tidak memperhatikan kondisi jalan yang menikung, kendaraan kehilangan kendali dan terguling ke bahu jalan sebelah utara.

“Pengemudi dan penumpang diketahui masing-masing merupakan warga Desa Bindang, Pasean, Pamekasan. Alhamdulillah sehat semua,” kata Plt Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti S. Rabu, (26/2/2025).

Baca juga  Eks Kepala BGN dan Dua Mantan Wakilnya Jadi Tersangka Korupsi MBG, Total Harta Capai Puluhan Miliar Rupiah

Menurut keterangan saksi, Mamang (28) dan Suharto (55), mobil melaju dengan kecepatan sekitar 80 km/jam sebelum akhirnya terguling.

“Kerugian materi akibat kecelakaan ini diperkirakan mencapai Rp 1 juta. Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait insiden ini,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel www.warta9.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC
Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Dugaan Peredaran Sabu di Sumenep
Dugaan Permintaan Rp100 Juta, Sipropam Polresta Sumenep Periksa Sejumlah Pihak
Dugaan Kekerasan terhadap Santri di Pesantren Pamekasan, Korban Alami Patah Tulang
Siswa SMAN 1 Ambunten Meninggal Dunia Saat Praktik Renang di Sungai Nangka
Kebakaran Lahan di Kawasan POJ Marina Semarang, Api Belum Padam hingga Malam
Tiga Warga Diamankan Polsek Pasongsongan, Diduga Terlibat Pencurian Travo Perahu
Diduga Paksa Pacar Berhubungan Badan, Pria di Sampang Diamankan Polisi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Dugaan Peredaran Sabu di Sumenep

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:57 WIB

Dugaan Permintaan Rp100 Juta, Sipropam Polresta Sumenep Periksa Sejumlah Pihak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:48 WIB

Dugaan Kekerasan terhadap Santri di Pesantren Pamekasan, Korban Alami Patah Tulang

Jumat, 2 Oktober 2026 - 22:15 WIB

Siswa SMAN 1 Ambunten Meninggal Dunia Saat Praktik Renang di Sungai Nangka

Berita Terbaru

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo memberikan keterangan kepada awak media seusai apel Hari Santri Nasional 2026 di Kantor Pemkab Sumenep, Kamis (22/10/2026).

Daerah

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:05 WIB