Polisi Ungkap Penyebab 5 Toko di Ganding Sumenep Ludes Dilalap Api

- Penulis

Kamis, 23 Oktober 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi bangunan pertokoan setelah ludes dilalap si jago merah. (Foto: Dok. Warta9).

Kondisi bangunan pertokoan setelah ludes dilalap si jago merah. (Foto: Dok. Warta9).

Sumenep, warta9.co.id – Kebakaran hebat melanda pertokoan di Dusun Larangan, Desa Ketawang Larangan, Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur pada Kamis, (23/10/2025) sekitar pukul 07.00 WIB.

Lokasi kejadian adalah pertokoan milik almarhum H. As’ad, yang terdiri dari lima unit toko berdampingan. Kelima toko tersebut masing-masing milik Ahmad Izzi Toko Onderdil, Umar Toko Jamu, Umri Toko Sembako, Ilyas Toko Sandal, dan Zaihul Anam Toko Sembako.

Baca juga  Mengaku Tim Pengawas Anggaran Pendidikan Pemprov Jatim, Pria Ini Tipu Korban Rp 948 Juta

Menurut kronologi yang dihimpun dari laporan masyarakat dan keterangan saksi, kebakaran bermula ketika satu toko milik Ahmad Izzi mengeluarkan asap tebal. Warga yang melihat kejadian tersebut berusaha membuka toko yang masih tertutup.

Api kemudian dengan cepat merambat ke toko-toko sebelah. Petugas pemadam kebakaran sebanyak 4 unit tiba di lokasi sekitar pukul 08.00 WIB dan berhasil memadamkan api sekitar pukul 09.00 WIB.

Proses pendinginan kemudian dilakukan hingga sekitar pukul 11.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dilaporkan. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai Rp 1.500.000.000,-.

Baca juga  Ekonomi Sumenep Tumbuh Positif, Ketua DPRD Beri Apresiasi

Dari hasil pemeriksaan awal, penyidik Polres Sumenep menduga bahwa kebakaran tersebut diakibatkan oleh korsleting listrik.

“Berdasarkan olah tempat kejadian dan keterangan saksi, kami menduga penyebab kebakaran adalah korsleting listrik,” kata Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti.

Widiarti menambahkan bahwa pihak kepolisian bersama tim pemadam kebakaran dan pemerintah desa akan melanjutkan penyelidikan untuk memastikan titik awal api serta memastikan tidak ada unsur pidana.

Baca juga  Sumur Bor di Pasongsongan Keluarkan Bau Gas, Warga Diminta Waspada

“Kami mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap instalasi listrik yang sudah tua atau tidak standar, dan segera hubungi petugas jika melihat tanda-tanda bahaya kebakaran,” ujarnya.

Kejadian ini menjadi peringatan penting mengenai risiko kebakaran di kawasan pertokoan padat dan berhimpitan serta pentingnya sistem proteksi kebakaran dan instalasi listrik yang baik.

Follow WhatsApp Channel www.warta9.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC
Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Dugaan Peredaran Sabu di Sumenep
Dugaan Permintaan Rp100 Juta, Sipropam Polresta Sumenep Periksa Sejumlah Pihak
Dugaan Kekerasan terhadap Santri di Pesantren Pamekasan, Korban Alami Patah Tulang
Siswa SMAN 1 Ambunten Meninggal Dunia Saat Praktik Renang di Sungai Nangka
Kebakaran Lahan di Kawasan POJ Marina Semarang, Api Belum Padam hingga Malam
Tiga Warga Diamankan Polsek Pasongsongan, Diduga Terlibat Pencurian Travo Perahu
Diduga Paksa Pacar Berhubungan Badan, Pria di Sampang Diamankan Polisi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Dugaan Peredaran Sabu di Sumenep

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:57 WIB

Dugaan Permintaan Rp100 Juta, Sipropam Polresta Sumenep Periksa Sejumlah Pihak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:48 WIB

Dugaan Kekerasan terhadap Santri di Pesantren Pamekasan, Korban Alami Patah Tulang

Jumat, 2 Oktober 2026 - 22:15 WIB

Siswa SMAN 1 Ambunten Meninggal Dunia Saat Praktik Renang di Sungai Nangka

Berita Terbaru

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo memberikan keterangan kepada awak media seusai apel Hari Santri Nasional 2026 di Kantor Pemkab Sumenep, Kamis (22/10/2026).

Daerah

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:05 WIB