Sumur Bor di Pasongsongan Keluarkan Bau Gas, Warga Diminta Waspada

- Penulis

Rabu, 12 Maret 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Aparat kepolisian bersama warga mendatangi lokasi semburan air dari sumur bor yang mengeluarkan aroma gas. (Foto: Hayat/Warta9)

Aparat kepolisian bersama warga mendatangi lokasi semburan air dari sumur bor yang mengeluarkan aroma gas. (Foto: Hayat/Warta9)

SUMENEP, warta9.co.id – Warga Dusun Paojajar, Desa Prancak, Pasongsongan, Sumenep, Jawa Timur, dikejutkan oleh sumur bor yang menyemburkan air setinggi 15-20 meter dan beraroma gas.

Kejadian ini terjadi pada Selasa, (11/3/2025) sekitar pukul 06.00 WIB. Sumur bor dibuat sejak Juni 2024 dengan kedalaman 56 meter di lahan milik almarhum Sabura untuk pengairan sawah.

Baca juga  Dugaan Permintaan Rp100 Juta, Sipropam Polresta Sumenep Periksa Sejumlah Pihak

Namun, pada Selasa pagi, sumur bor yang menggunakan 15 casing paralon ukuran 4 dim itu mengeluarkan semburan air yang tinggi dan bau gas menyebar di sekitar lokasi.

Kapolsek Pasongsongan, IPTU Harianto bersama personel kepolisian dan anggota Koramil langsung datang ke lokasi untuk memantau situasi.

Baca juga  NU dan Muhammadiyah Sumenep Bakal Dapat Dana Hibah pada 2026, Segini Nominalnya

Polisi mengimbau warga agar tidak mendekati area sumur demi keselamatan. “Kami meminta warga tetap waspada untuk menghindari bahaya,” ujar Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti S.

Pihak berwenang terus memantau kondisi sumur dan mengantisipasi kemungkinan risiko. “Warga diminta segera melaporkan jika ada perkembangan mencurigakan,” pungkas Widi.

Baca juga  Pemkab Sumenep Tanggap Bencana, Bantu Korban Rumah Ambruk di Lebeng Barat
Follow WhatsApp Channel www.warta9.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC
Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Dugaan Peredaran Sabu di Sumenep
Dugaan Permintaan Rp100 Juta, Sipropam Polresta Sumenep Periksa Sejumlah Pihak
Dugaan Kekerasan terhadap Santri di Pesantren Pamekasan, Korban Alami Patah Tulang
Siswa SMAN 1 Ambunten Meninggal Dunia Saat Praktik Renang di Sungai Nangka
Kebakaran Lahan di Kawasan POJ Marina Semarang, Api Belum Padam hingga Malam
Tiga Warga Diamankan Polsek Pasongsongan, Diduga Terlibat Pencurian Travo Perahu
Diduga Paksa Pacar Berhubungan Badan, Pria di Sampang Diamankan Polisi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Dugaan Peredaran Sabu di Sumenep

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:57 WIB

Dugaan Permintaan Rp100 Juta, Sipropam Polresta Sumenep Periksa Sejumlah Pihak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:48 WIB

Dugaan Kekerasan terhadap Santri di Pesantren Pamekasan, Korban Alami Patah Tulang

Jumat, 2 Oktober 2026 - 22:15 WIB

Siswa SMAN 1 Ambunten Meninggal Dunia Saat Praktik Renang di Sungai Nangka

Berita Terbaru

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo memberikan keterangan kepada awak media seusai apel Hari Santri Nasional 2026 di Kantor Pemkab Sumenep, Kamis (22/10/2026).

Daerah

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:05 WIB