Teras Masjid di Sumenep Ambruk, Jamaah Panik Berhamburan

- Penulis

Kamis, 6 Maret 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Penampakan teras Masjid Baiturrahman setelah ambruk pada bagian teras depan. (Foto: Istimewa)

Penampakan teras Masjid Baiturrahman setelah ambruk pada bagian teras depan. (Foto: Istimewa)

SUMENEP, warta9.co.id – Suasana tenang di Masjid Baiturrahman, Desa Brakas, Raas, Sumenep, mendadak mencekam pada Kamis (6/3/2025) malam.

Sekitar pukul 18.35 WIB, teras depan masjid tiba-tiba ambruk, memicu kepanikan para jamaah yang sedang mengikuti pengajian di dalam masjid.

Ketua Takmir Masjid, Mursid mengatakan, kejadian ini berlangsung sangat cepat. Awalnya, terdengar suara retakan yang mengira sebagai gempa bumi.

Baca juga  Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Namun, hanya dalam hitungan detik, bagian depan masjid runtuh, membuat para jamaah bergegas menyelamatkan diri melalui pintu sebelah kiri.

“Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, meski kerugian materi diperkirakan mencapai Rp 300 juta,” ujar Mursid

Baca juga  Efisiensi Anggaran di Sumenep Setara 61% dari PAD, Fakta Foundation Minta Pemkab Bertindak

Plt. Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti S., menjelaskan bahwa penyebab pasti ambruknya bangunan masih dalam penyelidikan.

Dugaan sementara, bangunan sudah tua dan rapuh. “Kami memasang garis polisi untuk mencegah risiko lebih lanjut,” ujar Widiarti.

Baca juga  Kronologi Gudang di Sumenep Terbakar Hebat

Hingga saat ini, warga setempat masih bergotong royong membersihkan puing-puing bangunan yang berserakan.

Polisi mengimbau warga waspada terhadap bangunan tua dan segera melaporkan jika ada kerusakan mencurigakan.

“Segera melaporkan jika ada tanda-tanda kerusakan yang mencurigakan,” tandasnya.

Follow WhatsApp Channel www.warta9.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC
Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Dugaan Peredaran Sabu di Sumenep
Dugaan Permintaan Rp100 Juta, Sipropam Polresta Sumenep Periksa Sejumlah Pihak
Dugaan Kekerasan terhadap Santri di Pesantren Pamekasan, Korban Alami Patah Tulang
Siswa SMAN 1 Ambunten Meninggal Dunia Saat Praktik Renang di Sungai Nangka
Kebakaran Lahan di Kawasan POJ Marina Semarang, Api Belum Padam hingga Malam
Tiga Warga Diamankan Polsek Pasongsongan, Diduga Terlibat Pencurian Travo Perahu
Diduga Paksa Pacar Berhubungan Badan, Pria di Sampang Diamankan Polisi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Dugaan Peredaran Sabu di Sumenep

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:57 WIB

Dugaan Permintaan Rp100 Juta, Sipropam Polresta Sumenep Periksa Sejumlah Pihak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:48 WIB

Dugaan Kekerasan terhadap Santri di Pesantren Pamekasan, Korban Alami Patah Tulang

Jumat, 2 Oktober 2026 - 22:15 WIB

Siswa SMAN 1 Ambunten Meninggal Dunia Saat Praktik Renang di Sungai Nangka

Berita Terbaru

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo memberikan keterangan kepada awak media seusai apel Hari Santri Nasional 2026 di Kantor Pemkab Sumenep, Kamis (22/10/2026).

Daerah

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:05 WIB