Pria di Sumenep Luka Parah Akibat Ledakan Petasan

- Penulis

Selasa, 1 April 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

SUMENEP, WARTA9 – Ridwan (25) warga Dusun Sumber, Desa Gadu Barat, Kecamatan Ganding, Sumenep, Jawa Timur, mengalami luka parah akibat ledakan petasan pada Minggu (30/3/2025) sekitar pukul 18.00 WIB.

Ledakan itu melukai tangan dan paha bagian kiri. Kejadian ini berlangsung setelah Ridwan berbuka puasa bersama di rumahnya.

Baca juga  Polisi Tangkap Dua Terduga Pencuri Motor di Arjasa Sumenep

Saksi mata, Abd. Salam mengatakan, korban menyalakan petasan di pinggir jalan. Tiba-tiba petasan meledak dengan keras, membuatnya tersungkur dengan luka mengerikan.

Warga yang mendengar ledakan segera berlari ke lokasi dan menemukan Ridwan terkapar. “Korban langsung dibawa ke rumah sakit umum Sumenep untuk mendapatkan perawatan medis,” ujarnya.

Baca juga  Forkopimda Sumenep Tanam Jagung, Dukung Program Asta Cita Presiden RI

Kapolres Sumenep melalui Plt Humas, AKP Widiarti, membenarkan kejadian ini. Polisi mengamankan lokasi kejadian dan menemukan serpihan kertas sisa petasan di TKP.

“Para saksi juga telah dimintai keterangan untuk mengetahui kronologi pasti kejadian,” ucapnya.

AKP Widiarti mengingatkan masyarakat agar tidak bermain petasan karena sangat berbahaya. Ledakan bisa melukai diri sendiri maupun orang lain.

Baca juga  Ketua DPRD Sumenep Apresiasi Polri di HUT ke-79 Bhayangkara

“Waspada penggunaan petasan ilegal dapat dikenai tindakan hukum,” jelasnya.

Hingga kini, Ridwan masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Polisi terus menyelidiki asal petasan yang digunakan korban.

“Kami mengimbau warga agar lebih berhati-hati dalam merayakan Idulfitri tanpa membahayakan nyawa,” tandasnya.

Follow WhatsApp Channel www.warta9.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC
Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Dugaan Peredaran Sabu di Sumenep
Dugaan Permintaan Rp100 Juta, Sipropam Polresta Sumenep Periksa Sejumlah Pihak
Dugaan Kekerasan terhadap Santri di Pesantren Pamekasan, Korban Alami Patah Tulang
Siswa SMAN 1 Ambunten Meninggal Dunia Saat Praktik Renang di Sungai Nangka
Kebakaran Lahan di Kawasan POJ Marina Semarang, Api Belum Padam hingga Malam
Tiga Warga Diamankan Polsek Pasongsongan, Diduga Terlibat Pencurian Travo Perahu
Diduga Paksa Pacar Berhubungan Badan, Pria di Sampang Diamankan Polisi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Dugaan Peredaran Sabu di Sumenep

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:57 WIB

Dugaan Permintaan Rp100 Juta, Sipropam Polresta Sumenep Periksa Sejumlah Pihak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:48 WIB

Dugaan Kekerasan terhadap Santri di Pesantren Pamekasan, Korban Alami Patah Tulang

Jumat, 2 Oktober 2026 - 22:15 WIB

Siswa SMAN 1 Ambunten Meninggal Dunia Saat Praktik Renang di Sungai Nangka

Berita Terbaru

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo memberikan keterangan kepada awak media seusai apel Hari Santri Nasional 2026 di Kantor Pemkab Sumenep, Kamis (22/10/2026).

Daerah

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:05 WIB