SUMENEP, WARTA9 – Ridwan (25) warga Dusun Sumber, Desa Gadu Barat, Kecamatan Ganding, Sumenep, Jawa Timur, mengalami luka parah akibat ledakan petasan pada Minggu (30/3/2025) sekitar pukul 18.00 WIB.
Ledakan itu melukai tangan dan paha bagian kiri. Kejadian ini berlangsung setelah Ridwan berbuka puasa bersama di rumahnya.
Saksi mata, Abd. Salam mengatakan, korban menyalakan petasan di pinggir jalan. Tiba-tiba petasan meledak dengan keras, membuatnya tersungkur dengan luka mengerikan.
Warga yang mendengar ledakan segera berlari ke lokasi dan menemukan Ridwan terkapar. “Korban langsung dibawa ke rumah sakit umum Sumenep untuk mendapatkan perawatan medis,” ujarnya.
Kapolres Sumenep melalui Plt Humas, AKP Widiarti, membenarkan kejadian ini. Polisi mengamankan lokasi kejadian dan menemukan serpihan kertas sisa petasan di TKP.
“Para saksi juga telah dimintai keterangan untuk mengetahui kronologi pasti kejadian,” ucapnya.
AKP Widiarti mengingatkan masyarakat agar tidak bermain petasan karena sangat berbahaya. Ledakan bisa melukai diri sendiri maupun orang lain.
“Waspada penggunaan petasan ilegal dapat dikenai tindakan hukum,” jelasnya.
Hingga kini, Ridwan masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Polisi terus menyelidiki asal petasan yang digunakan korban.
“Kami mengimbau warga agar lebih berhati-hati dalam merayakan Idulfitri tanpa membahayakan nyawa,” tandasnya.








Comment