Kadisbudporapar Sumenep: Motor ATV di Pantai Lombang Bukan untuk Komersial

- Penulis

Sabtu, 1 Februari 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep, Jawa Timur, Mohammad Iksan. (Foto: Hayat)

Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep, Jawa Timur, Mohammad Iksan. (Foto: Hayat)

SUMENEP, warta9.co.id – Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep, Jawa Timur, Mohammad Iksan, mengingatkan pengelola Pantai Lombang agar tidak melakukan pungutan biaya kepada pengunjung yang ingin menggunakan motor All-Terrain Vehicle (ATV) yang merupakan bantuan dari Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Jatim.

Menurut Iksan, kendaraan ATV tersebut diberikan untuk meningkatkan daya tarik wisata Pantai Lombang serta memberikan pengalaman berwisata yang lebih menarik bagi pengunjung. Oleh karena itu, pengelola tidak diperkenankan menarik biaya sewa untuk penggunaan ATV tersebut. Namun, jika biaya yang diminta hanya sebatas pengganti bahan bakar minyak (BBM) dan perawatan kendaraan, hal itu masih diperbolehkan.

Baca juga  Pemkab Sumenep Tanggap Bencana, Bantu Korban Rumah Ambruk di Lebeng Barat

“Kami mengimbau kepada pengelola Pantai Lombang agar tidak menjadikan kendaraan ATV ini sebagai sarana komersial dengan menarik biaya yang tidak sesuai aturan. Jika hanya untuk mengganti biaya BBM dan perawatan, itu masih diperbolehkan. Tetapi, jika sampai menarik tarif tinggi, misalnya Rp25 ribu per perjalanan, itu tidak boleh,” tegas Iksan. Sabtu, (1/2/2025).

Ia menekankan bahwa tujuan dari bantuan ini adalah untuk memberikan manfaat langsung kepada wisatawan tanpa membebani mereka dengan biaya yang tidak wajar. Jika pengelola menetapkan tarif yang berlebihan, dikhawatirkan akan mengurangi minat pengunjung dan berdampak pada citra wisata Pantai Lombang secara keseluruhan.

Pihaknya juga akan melakukan pengawasan terhadap penggunaan kendaraan ATV tersebut guna memastikan bahwa aturan ini dipatuhi. Jika ditemukan pelanggaran, Disbudporapar Sumenep tidak akan segan memberikan teguran atau sanksi kepada pengelola yang bersangkutan.

Baca juga  Lima Tersangka Dituntut 8 Bulan Penjara, Korban Pengrusakan Lahan di Desa Badur Kecewa

“Kami berharap kerja sama dari pengelola agar tetap mengikuti aturan yang telah ditetapkan. Tujuan utama dari bantuan ini adalah untuk mendukung pengembangan wisata di Sumenep, bukan untuk kepentingan komersial semata,” tambahnya.

Iksan juga mengajak wisatawan yang berkunjung ke Pantai Lombang untuk melaporkan jika menemukan adanya pungutan yang tidak sesuai dengan ketentuan. Laporan dapat disampaikan langsung ke Disbudporapar Sumenep agar dapat ditindaklanjuti.

Dengan adanya imbauan ini, lanjut Iksan menjelaskan, diharapkan pengelolaan wisata di Pantai Lombang dapat berjalan dengan baik, sehingga semakin menarik minat wisatawan untuk berkunjung tanpa merasa terbebani dengan biaya tambahan yang tidak semestinya.

Baca juga  Kejari Geledah Kantor KPU Sumenep Terkait Dugaan Korupsi Logistik Pemilu 2024

Untuk diketahui, Bank Jatim Cabang Sumenep, Madura, menunjukkan komitmennya dalam mendukung kemajuan daerah dengan menyerahkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) kepada Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) setempat.

Bantuan tersebut berupa delapan unit motor ATV, enam unit sepeda listrik, dan satu unit mobil golf. Sebanyak delapan unit motor ATV akan diberikan ke empat lokasi wisata, yaitu Pantai Lombang, Pantai Sembilan, Pantai Badur, dan Gili Labak, masing-masing mendapatkan dua unit.

Follow WhatsApp Channel www.warta9.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC
Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Dugaan Peredaran Sabu di Sumenep
Dugaan Permintaan Rp100 Juta, Sipropam Polresta Sumenep Periksa Sejumlah Pihak
Dugaan Kekerasan terhadap Santri di Pesantren Pamekasan, Korban Alami Patah Tulang
Siswa SMAN 1 Ambunten Meninggal Dunia Saat Praktik Renang di Sungai Nangka
Kebakaran Lahan di Kawasan POJ Marina Semarang, Api Belum Padam hingga Malam
Tiga Warga Diamankan Polsek Pasongsongan, Diduga Terlibat Pencurian Travo Perahu
Diduga Paksa Pacar Berhubungan Badan, Pria di Sampang Diamankan Polisi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Dugaan Peredaran Sabu di Sumenep

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:57 WIB

Dugaan Permintaan Rp100 Juta, Sipropam Polresta Sumenep Periksa Sejumlah Pihak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:48 WIB

Dugaan Kekerasan terhadap Santri di Pesantren Pamekasan, Korban Alami Patah Tulang

Jumat, 2 Oktober 2026 - 22:15 WIB

Siswa SMAN 1 Ambunten Meninggal Dunia Saat Praktik Renang di Sungai Nangka

Berita Terbaru

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo memberikan keterangan kepada awak media seusai apel Hari Santri Nasional 2026 di Kantor Pemkab Sumenep, Kamis (22/10/2026).

Daerah

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:05 WIB