Satpol PP Sumenep Terancam Gigit Jari, Anggaran Razia Dipangkas

- Penulis

Sabtu, 22 Februari 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bidang Trantibumlinmas Satpol PP Sumenep, Fajar Santoso. (Foto: Dok. warta9)

Kepala Bidang Trantibumlinmas Satpol PP Sumenep, Fajar Santoso. (Foto: Dok. warta9)

SUMENEP, warta9.co.id – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sumenep, Jawa Timur, menghadapi tantangan serius akibat efisiensi anggaran.

Kebijakan yang digulirkan pemerintah pusat berdampak langsung pada operasional lembaga tersebut.

Kepala Bidang Trantibumlinmas Satpol PP Sumenep, Fajar Santoso, mengatakan pemotongan anggaran membuat program operasi atau razia yang biasa dilakukan menjadi terganggu.

Baca juga  Ketua DPRD Sumenep Minta Peningkatan PAD Tidak Memberatkan Masyarakat

“Tahun ini kami menganggarkan Rp 60 juta untuk lima kali operasi. Namun, dana itu diminta dikurangi lagi,” ujar Fajar, Sabtu (22/2/2025).

Padahal, kata Fajar, pada tahun sebelumnya, Satpol PP Sumenep bisa melakukan 10 kali operasi dengan anggaran Rp100 juta.

Baca juga  Polisi Janji Tindak Tegas Pengganggu Distribusi Pupuk Subsidi

Fajar menegaskan, jika anggaran Rp 60 juta itu habis, Satpol PP tidak akan bisa melakukan apa-apa.

“Ruhnya Satpol PP adalah melakukan operasi. Jika tidak ada anggaran, kami tidak bisa berbuat banyak,” ujarnya dengan nada prihatin.

Baca juga  Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Pesisir Pantai Sumenep

Ia juga menjelaskan bahwa anggaran razia tidak hanya digunakan untuk Satpol PP, tetapi juga melibatkan instansi lain seperti polisi, TNI, dan CPM.

“Mereka juga perlu diberikan biaya perjalanan dinas. Jika tidak ada anggaran, operasi penegakan hukum tidak bisa berjalan,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel www.warta9.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semarak Hari Jadi Sumenep ke-757, Siswa dan Guru SDN Soddara I Kompak Kenakan Baju Adat
MYZE Hotel Sumenep Tanam Mangrove, Perkuat Kepedulian terhadap Lingkungan Pesisir
Dari Malaysia ke Kangean Sumenep, Fauzi Jadikan BRILink Tumpuan Transaksi Warga
MYZE Hotel Sumenep Gelar Couple Yoga, 100 Peserta Nikmati Olahraga Bareng Sahabat
Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC
Hari Santri 2026, Fauzi Tekankan Ilmu, Akhlak, dan Kemandirian
SDN Soddara I Peringati Hari Santri, Tanamkan Nilai Perjuangan dan Akhlak
Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Dugaan Peredaran Sabu di Sumenep

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Semarak Hari Jadi Sumenep ke-757, Siswa dan Guru SDN Soddara I Kompak Kenakan Baju Adat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:56 WIB

MYZE Hotel Sumenep Tanam Mangrove, Perkuat Kepedulian terhadap Lingkungan Pesisir

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Dari Malaysia ke Kangean Sumenep, Fauzi Jadikan BRILink Tumpuan Transaksi Warga

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:25 WIB

MYZE Hotel Sumenep Gelar Couple Yoga, 100 Peserta Nikmati Olahraga Bareng Sahabat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Berita Terbaru

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo memberikan keterangan kepada awak media seusai apel Hari Santri Nasional 2026 di Kantor Pemkab Sumenep, Kamis (22/10/2026).

Daerah

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:05 WIB