Polisi Ungkap Penyebab Pria di Sumenep Meninggal Saat Ikut Lomba Tarik Tambang

- Penulis

Rabu, 24 September 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar rekaman video detik-detik peserta lomba tarik tambang di Sumenep meninggal dunia. (Foto: Ist)

Tangkapan layar rekaman video detik-detik peserta lomba tarik tambang di Sumenep meninggal dunia. (Foto: Ist)

Sumenep, warta9.co.id – Seorang pria berinisial M (40), warga Desa Gunung Kembar, Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep, meninggal dunia saat mengikuti lomba tarik tambang pada Selasa (23/9/2025) malam.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 21.00 WIB di Lapangan Bawang Emas, Desa Batubelah Timur, Kecamatan Dasuk. Saat itu, M sedang mengikuti lomba bersama timnya dan berada di posisi paling belakang tali tambang.

Baca juga  Kadisbudporapar Sumenep: Motor ATV di Pantai Lombang Bukan untuk Komersial

Namun, sekitar 15 menit setelah pertandingan dimulai, M tiba-tiba duduk lemas dan melepaskan pegangannya. Ia langsung tidak sadarkan diri.

Rekan-rekannya sempat menolong dan membawa korban ke Puskesmas Dasuk. Sayangnya, nyawa M tidak tertolong. Tim medis menyatakan korban sudah meninggal dunia.

Baca juga  Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Pesisir Pantai Sumenep

“Dari pemeriksaan luar tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Dugaan sementara korban meninggal karena kelelahan,” kata Kasihumas Polres Sumenep, AKP Widiarti, Rabu (24/9/2025).

Menurut Widiarti, pihak keluarga menolak dilakukan autopsi dan menerima kejadian ini sebagai musibah. Mereka membuat surat pernyataan keberatan untuk proses lebih lanjut.

Baca juga  Susul H Her, H Mukmin Sebut Stok Tembakau Menumpuk, Khawatir Petani Merugi

“Kami turut berduka cita atas kejadian ini. Prosedur telah kami jalankan, termasuk pemeriksaan saksi dan koordinasi dengan tenaga medis,” ujar Widiarti.

Polisi memastikan peristiwa tersebut murni karena kelelahan dan tidak terkait unsur tindak pidana.

Follow WhatsApp Channel www.warta9.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semarak Hari Jadi Sumenep ke-757, Siswa dan Guru SDN Soddara I Kompak Kenakan Baju Adat
MYZE Hotel Sumenep Tanam Mangrove, Perkuat Kepedulian terhadap Lingkungan Pesisir
Dari Malaysia ke Kangean Sumenep, Fauzi Jadikan BRILink Tumpuan Transaksi Warga
MYZE Hotel Sumenep Gelar Couple Yoga, 100 Peserta Nikmati Olahraga Bareng Sahabat
Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC
Hari Santri 2026, Fauzi Tekankan Ilmu, Akhlak, dan Kemandirian
SDN Soddara I Peringati Hari Santri, Tanamkan Nilai Perjuangan dan Akhlak
Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Dugaan Peredaran Sabu di Sumenep

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Semarak Hari Jadi Sumenep ke-757, Siswa dan Guru SDN Soddara I Kompak Kenakan Baju Adat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:56 WIB

MYZE Hotel Sumenep Tanam Mangrove, Perkuat Kepedulian terhadap Lingkungan Pesisir

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Dari Malaysia ke Kangean Sumenep, Fauzi Jadikan BRILink Tumpuan Transaksi Warga

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:25 WIB

MYZE Hotel Sumenep Gelar Couple Yoga, 100 Peserta Nikmati Olahraga Bareng Sahabat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Berita Terbaru

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo memberikan keterangan kepada awak media seusai apel Hari Santri Nasional 2026 di Kantor Pemkab Sumenep, Kamis (22/10/2026).

Daerah

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:05 WIB