Petani Lansia Ditemukan Meninggal di Pinggir Jalan Desa Lobuk, Diduga Akibat Penyakit Asma

- Penulis

Jumat, 12 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas kepolisian bersama warga berada di lokasi penemuan seorang lansia yang ditemukan meninggal dunia di jalan desa di Dusun Kopao, Desa Lobuk, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, Kamis (11/6/2026).

Petugas kepolisian bersama warga berada di lokasi penemuan seorang lansia yang ditemukan meninggal dunia di jalan desa di Dusun Kopao, Desa Lobuk, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, Kamis (11/6/2026).

SUMENEP, (WARTA9)– Seorang warga lanjut usia (lansia) ditemukan meninggal dunia di pinggir jalan desa di Dusun Kopao, Desa Lobuk, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, Kamis (11/6/2026) sekitar pukul 16.30 WIB.

Korban diketahui bernama SA’OM (80), seorang petani asal Dusun Aeng Nyior, Desa Lobuk, Kecamatan Bluto.

Kapolsek Bluto, AKP Agus Sugito, SH, MH menjelaskan, sebelum ditemukan meninggal dunia, korban diketahui berangkat menuju ladangnya usai menunaikan salat Ashar. Saat itu korban hendak mengambil kayu di area pertaniannya.

Dalam perjalanan, korban sempat bertemu dengan seorang warga bernama Akwar yang mengajaknya singgah ke rumah. Namun, korban menolak karena mengaku sedang terburu-buru dan tetap melanjutkan perjalanan menuju ladang.

Baca juga  Jadwal Titip Makanan Harian di Rutan Sumenep Selama Ramadan

Beberapa saat kemudian, seorang warga bernama Mujahriyanto yang sedang mencari rumput melihat seorang pria tergeletak di jalan aspal di samping sepeda motor miliknya. Karena tidak mengenali korban, ia kemudian memanggil warga lain, Sudirman, untuk memastikan identitas pria tersebut.

“Setelah diperiksa, diketahui bahwa pria yang tergeletak tersebut adalah SA’OM,” kata AKP Agus Sugito.

Penemuan itu kemudian dilaporkan kepada Kepala Desa Lobuk yang selanjutnya menghubungi Polsek Bluto dan petugas kesehatan dari Puskesmas setempat.

Baca juga  KPU Sumenep Hadiri Rakor Finalisasi Pelaporan Infografis Pilkada 2024 di Malang

Mendapat laporan tersebut, anggota Polsek Bluto bersama tenaga medis segera mendatangi lokasi kejadian. Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan sejumlah saksi, serta melakukan pemeriksaan awal guna memastikan penyebab kematian korban.

Jenazah kemudian dievakuasi bersama warga ke rumah saudara kandung korban, Rusniah.

Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit asma atau sesak napas yang telah lama dideritanya.

“Dari hasil pemeriksaan awal dan keterangan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat sakit asma atau sesak napas. Keluarga telah menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi,” ujar AKP Agus Sugito.

Baca juga  FPK Temui Kapolres Baru Sumenep, Bahas Galian C Ilegal, Narkoba, dan Miras

Pihak keluarga juga telah membuat surat pernyataan resmi yang menyatakan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan tidak menghendaki dilakukan visum maupun autopsi terhadap jenazah.

Hingga saat ini, situasi di lokasi kejadian dilaporkan aman dan kondusif. Polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan dan masih melakukan pendalaman untuk memastikan seluruh rangkaian peristiwa sebelum korban meninggal dunia.

Penulis : Ratih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.warta9.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KKN Posko 30 Dorong Pesantren Lebih Hijau Lewat Program EcoGreen
Kursus Bahasa Inggris hingga Malam, Santri PP Sumber Mas Didorong Lebih Percaya Diri
HerbalCraft KKN Posko 30 Ajarkan Santri Guluk-Guluk Olah Kunyit Jadi Produk Bernilai
MYZE Hotel Sumenep Hadirkan Membership Jokotole Gym, Dukung Gaya Hidup Sehat Masyarakat
MYZE Hotel Sumenep dan GREEBEL Semarakkan Kemerdekaan Lewat Lomba Mewarnai Anak
Tiga Warga Diamankan Polsek Pasongsongan, Diduga Terlibat Pencurian Travo Perahu
“Suki in The Garden” MYZE Hotel Sumenep, Sensasi Kuliner Malam dengan Live Music
Diduga Paksa Pacar Berhubungan Badan, Pria di Sampang Diamankan Polisi

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 19:45 WIB

KKN Posko 30 Dorong Pesantren Lebih Hijau Lewat Program EcoGreen

Selasa, 8 September 2026 - 22:34 WIB

Kursus Bahasa Inggris hingga Malam, Santri PP Sumber Mas Didorong Lebih Percaya Diri

Sabtu, 5 September 2026 - 11:09 WIB

HerbalCraft KKN Posko 30 Ajarkan Santri Guluk-Guluk Olah Kunyit Jadi Produk Bernilai

Rabu, 2 September 2026 - 14:37 WIB

MYZE Hotel Sumenep Hadirkan Membership Jokotole Gym, Dukung Gaya Hidup Sehat Masyarakat

Minggu, 30 Agustus 2026 - 14:25 WIB

MYZE Hotel Sumenep dan GREEBEL Semarakkan Kemerdekaan Lewat Lomba Mewarnai Anak

Berita Terbaru