BCA Sumenep Bungkam Soal Dugaan Saldo Nasabah Raib Usai Transaksi QRIS, Publik Pertanyakan Transparansi

- Penulis

Jumat, 5 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

SUMENEP, (WARTA9) — Dugaan hilangnya saldo rekening nasabah usai melakukan transaksi menggunakan layanan QRIS melalui aplikasi MyBCA masih menyisakan tanda tanya besar. Hingga hampir satu bulan sejak kasus tersebut mencuat ke publik, pihak BCA Cabang Sumenep belum memberikan penjelasan resmi terkait persoalan yang dikeluhkan nasabah.

Sikap tertutup itu menuai sorotan masyarakat. Pasalnya, kasus yang menimpa seorang nasabah bernama Anwar telah ramai diperbincangkan dan menimbulkan kekhawatiran mengenai keamanan transaksi digital perbankan.

Sejumlah media yang tergabung dalam Aliansi Media Partner (AMP) bahkan telah berupaya meminta klarifikasi secara resmi kepada manajemen BCA Cabang Sumenep. Surat permohonan konfirmasi yang dilayangkan pada 25 Mei 2026 memuat berbagai pertanyaan terkait dugaan hilangnya saldo nasabah, kebijakan ketenagakerjaan, hingga kontribusi perusahaan terhadap pengembangan UMKM dan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) di Kabupaten Sumenep.

Baca juga  Exploring Bandung's Natural Wonders: From Volcanic Landscapes to Majestic Waterfall

Dalam surat tersebut, AMP secara khusus menyoroti laporan Anwar yang mengaku kehilangan dana sebesar Rp1 juta setelah menggunakan layanan QRIS melalui aplikasi MyBCA. Pertanyaan yang diajukan mencakup kronologi kejadian, langkah investigasi internal, mekanisme perlindungan nasabah, hingga kemungkinan adanya gangguan atau celah dalam sistem transaksi elektronik.

Namun hingga kini, seluruh pertanyaan tersebut belum memperoleh tanggapan dari pihak manajemen BCA Cabang Sumenep.

Kasus ini bermula ketika Anwar melakukan transaksi menggunakan QRIS pada Jumat, 15 Mei 2026. Beberapa jam setelah transaksi berlangsung, ia mengecek mutasi rekening melalui aplikasi MyBCA dan mendapati adanya kejanggalan pada saldo rekeningnya.

Baca juga  MYZE Hotel Sumenep Gelar Couple Yoga, 100 Peserta Nikmati Olahraga Bareng Sahabat

Menurut pengakuannya, sistem QRIS menunjukkan status transaksi berhasil. Namun dana yang seharusnya tercatat dalam saldo rekening justru tidak ditemukan.

Anwar mengaku kebingungan karena seluruh notifikasi transaksi yang diterimanya menunjukkan proses pembayaran berjalan normal tanpa kendala.

Merasa dirugikan, ia kemudian mendatangi kantor BCA Cabang Sumenep untuk meminta penjelasan. Namun, upayanya mencari kepastian belum membuahkan hasil.

Ia mengaku diarahkan untuk menyampaikan pengaduan melalui layanan Hallo BCA tanpa mendapatkan informasi yang jelas mengenai penyebab berkurangnya saldo maupun kemungkinan pengembalian dana yang hilang.

Peristiwa tersebut memunculkan pertanyaan di kalangan masyarakat mengenai sejauh mana perlindungan yang diberikan bank kepada nasabah ketika terjadi dugaan masalah dalam transaksi digital.

Baca juga  Pasutri di Sumenep Bercerai Gegara Judol dan Belanja Online

Di tengah pesatnya penggunaan layanan pembayaran elektronik, transparansi dan kecepatan penanganan pengaduan dinilai menjadi hal penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap sistem perbankan.

Sementara itu, Anwar berharap persoalan yang dialaminya segera memperoleh kejelasan. Ia juga meminta pihak bank memberikan penjelasan terbuka agar tidak menimbulkan keresahan di kalangan nasabah lainnya.

“Yang saya harapkan sederhana, ada kejelasan mengenai apa yang sebenarnya terjadi dan dana saya bisa kembali,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak BCA Cabang Sumenep terkait perkembangan penanganan laporan tersebut.

 

Penulis : Zalfania

Editor : Ratih

Follow WhatsApp Channel www.warta9.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semarak Hari Jadi Sumenep ke-757, Siswa dan Guru SDN Soddara I Kompak Kenakan Baju Adat
MYZE Hotel Sumenep Tanam Mangrove, Perkuat Kepedulian terhadap Lingkungan Pesisir
Dari Malaysia ke Kangean Sumenep, Fauzi Jadikan BRILink Tumpuan Transaksi Warga
MYZE Hotel Sumenep Gelar Couple Yoga, 100 Peserta Nikmati Olahraga Bareng Sahabat
Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC
Hari Santri 2026, Fauzi Tekankan Ilmu, Akhlak, dan Kemandirian
SDN Soddara I Peringati Hari Santri, Tanamkan Nilai Perjuangan dan Akhlak
Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Dugaan Peredaran Sabu di Sumenep

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Semarak Hari Jadi Sumenep ke-757, Siswa dan Guru SDN Soddara I Kompak Kenakan Baju Adat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:56 WIB

MYZE Hotel Sumenep Tanam Mangrove, Perkuat Kepedulian terhadap Lingkungan Pesisir

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Dari Malaysia ke Kangean Sumenep, Fauzi Jadikan BRILink Tumpuan Transaksi Warga

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:25 WIB

MYZE Hotel Sumenep Gelar Couple Yoga, 100 Peserta Nikmati Olahraga Bareng Sahabat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Berita Terbaru

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo memberikan keterangan kepada awak media seusai apel Hari Santri Nasional 2026 di Kantor Pemkab Sumenep, Kamis (22/10/2026).

Daerah

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:05 WIB