Mahasiswa Soroti Beasiswa KIP Menyusut, UNIBA Madura Diduga Kurang Serius

- Penulis

Kamis, 16 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MELINTAS: Seorang pengendara roda dua melintas di area Kampus UNIBA Madura sisi barat. (Foto: Hyt)

MELINTAS: Seorang pengendara roda dua melintas di area Kampus UNIBA Madura sisi barat. (Foto: Hyt)

SUMENEP, Warta9.co.id – Mahasiswa Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura, Jawa Timur, melontarkan kritik keras kepada pihak kampus terkait penurunan drastis jumlah penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) pada tahun 2024.

Jumlah penerima KIP yang sebelumnya mencapai 399 mahasiswa pada tahun 2023, merosot tajam menjadi hanya 181 mahasiswa pada tahun 2024.

Ironisnya, seluruh penerima pada tahun 2024 hanya berasal dari skema 1, yang dianggap tidak mencakup seluruh lapisan mahasiswa yang membutuhkan.

“Kami merasa bahwa kampus seharusnya lebih proaktif dalam memperjuangkan hak mahasiswa yang membutuhkan,” kata mahasiswa yang meminta identitasnya dirahasiakan. Kamis (16/01/2025).

Mahasiswa juga mempertanyakan transparansi dan upaya kampus dalam mengajukan data serta usulan penerima KIP kepada pihak terkait.

“Apakah kampus sudah maksimal dalam mengajukan usulan penerima KIP? Mengapa hanya skema 1 yang diterima?,” ucapnya.

Sementara itu, Rektor UNIBA Madura, Rahmad Hidayat, mengakui bahwa jumlah penerima KIP memang mengalami penurunan.

Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya secara langsung yang mengajukan usulan penerima KIP ke pemerintah pusat melalui sistem online.

“Pada tahun 2024 jumlah penerima KIP mengalami penurunan dibanding tahun 2023 padahal saya sendiri yang melakukan proses pengajuan,” ujarnya.

Facebook Comments Box

Comment

Follow WhatsApp Channel www.warta9.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pelatihan Paralegal di Unija, Pemkab Sumenep Dorong Akses Bantuan Hukum hingga Desa
Rektor Uniba Madura Nilai Kampus Tak Tepat Kelola Dapur MBG
Tiga Grup Tongtong Ternama Guncang Penutupan Haflah Madin Nurussalam Soddara
Surat Bocah SD untuk Prabowo di Tengah Kunjungan ke Nganjuk, Isi Pesannya Bikin Haru
Gus Yahya Kukuhkan PCNU Sumenep 2026–2031, Tegaskan NU Harus Jadi Kekuatan Pemersatu Umat
Bupati Fauzi Perkuat Sinergi dengan PCNU Sumenep, Dorong Kolaborasi untuk Pembangunan Daerah
SPPG Pasongsongan–Soddara Resmi Beroperasi, Dukung Gizi Anak Menuju Generasi Emas
Mimpi Madura Provinsi Menggema Lagi, Buku Prengki Jadi Pemantik Perjuangan

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 08:15 WIB

Pelatihan Paralegal di Unija, Pemkab Sumenep Dorong Akses Bantuan Hukum hingga Desa

Jumat, 22 Mei 2026 - 15:34 WIB

Rektor Uniba Madura Nilai Kampus Tak Tepat Kelola Dapur MBG

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:16 WIB

Tiga Grup Tongtong Ternama Guncang Penutupan Haflah Madin Nurussalam Soddara

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:21 WIB

Surat Bocah SD untuk Prabowo di Tengah Kunjungan ke Nganjuk, Isi Pesannya Bikin Haru

Minggu, 17 Mei 2026 - 08:24 WIB

Gus Yahya Kukuhkan PCNU Sumenep 2026–2031, Tegaskan NU Harus Jadi Kekuatan Pemersatu Umat

Berita Terbaru