SUMENEP, Warta9.co.id – Mahasiswa Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura, Jawa Timur, melontarkan kritik keras kepada pihak kampus terkait penurunan drastis jumlah penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) pada tahun 2024.
Jumlah penerima KIP yang sebelumnya mencapai 399 mahasiswa pada tahun 2023, merosot tajam menjadi hanya 181 mahasiswa pada tahun 2024.
Ironisnya, seluruh penerima pada tahun 2024 hanya berasal dari skema 1, yang dianggap tidak mencakup seluruh lapisan mahasiswa yang membutuhkan.
“Kami merasa bahwa kampus seharusnya lebih proaktif dalam memperjuangkan hak mahasiswa yang membutuhkan,” kata mahasiswa yang meminta identitasnya dirahasiakan. Kamis (16/01/2025).
Mahasiswa juga mempertanyakan transparansi dan upaya kampus dalam mengajukan data serta usulan penerima KIP kepada pihak terkait.
“Apakah kampus sudah maksimal dalam mengajukan usulan penerima KIP? Mengapa hanya skema 1 yang diterima?,” ucapnya.
Sementara itu, Rektor UNIBA Madura, Rahmad Hidayat, mengakui bahwa jumlah penerima KIP memang mengalami penurunan.
Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya secara langsung yang mengajukan usulan penerima KIP ke pemerintah pusat melalui sistem online.
“Pada tahun 2024 jumlah penerima KIP mengalami penurunan dibanding tahun 2023 padahal saya sendiri yang melakukan proses pengajuan,” ujarnya.








Comment