Mimpi Madura Provinsi Menggema Lagi, Buku Prengki Jadi Pemantik Perjuangan

- Penulis

Kamis, 4 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pamekasan, Warta9.co.id – Gairah Madura untuk meraih status provinsi kembali menguat. Hal itu terlihat dalam peluncuran buku terbaru karya Prengki Wirananda berjudul “Merajut Mimpi, Madura Provinsi” yang digelar pada Kamis (4/12/2025). Buku ini menjadi penanda bahwa cita-cita pemekaran Madura bukan sekadar wacana yang hilang ditelan waktu.

Dalam sambutannya, Prengki mengungkapkan bahwa karyanya hadir sebagai bentuk penghormatan terhadap perjalanan panjang perjuangan para tokoh dan masyarakat Madura sejak dekade 1990-an. Menurutnya, banyak kisah perjuangan yang selama ini tidak memiliki rekam jejak yang jelas, bahkan nyaris terlupakan.

Baca juga  Siswi SMA di Pamekasan Melahirkan Bayi, Ayah Kandung Jadi Terduga

“Ini bukan hanya buku. Ini adalah arsip perjuangan agar sejarah tidak terhapus begitu saja,” tegasnya di hadapan tamu undangan.

Prengki menilai dorongan untuk menjadikan Madura sebagai provinsi lahir dari dorongan kuat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mewujudkan pemerataan pembangunan. Ia menilai Madura memiliki potensi alam dan sumber daya manusia yang besar untuk berdiri sebagai daerah otonom baru.

Sektor pertanian dan kelautan yang melimpah, hingga potensi migas serta SDM yang tangguh, disebutnya sebagai modal kuat menuju kemandirian.

Baca juga  246 Desa di Sumenep Bersiap Gelar Pilkades Serentak pada 2027, Ini Persiapannya

“Kalau pengelolaan dilakukan oleh daerah sendiri, kesejahteraan masyarakat bisa naik lebih cepat. Kebijakan akan lebih sesuai dengan kebutuhan orang Madura,” ujarnya.

Prengki turut menyinggung masalah ketimpangan pembangunan yang masih menjadi kegelisahan masyarakat. Selama menjadi bagian dari Jawa Timur, pembangunan di Madura kerap dinilai belum berjalan optimal sehingga memantik munculnya tuntutan pemekaran.

Ia berharap bukunya mampu menjadi pemantik semangat generasi muda agar kembali menghidupkan wacana besar tersebut secara lebih terorganisir dan visioner.

“Perjuangan ini sudah ada sejak lama. Jangan sampai api semangat itu padam hanya karena tantangan politik atau birokrasi,” katanya optimistis.

Baca juga  Polisi Tangkap Pelaku Pencurian di Pasongsongan, Barang Bukti Diamankan

Meski mengakui adanya hambatan dalam proses mewujudkan provinsi Madura, ia yakin mimpi itu akan menemukan jalannya apabila seluruh elemen masyarakat bersatu.

“Mungkin butuh waktu panjang, tapi saya percaya akan ada hari di mana Madura berdiri sebagai provinsi yang kuat dan bermartabat,” tutupnya.

Peluncuran buku “Merajut Mimpi, Madura Provinsi” pun diharapkan menjadi momentum baru untuk menggelorakan kembali perjuangan menuju kemandirian Madura di panggung pembangunan nasional. (*)

Follow WhatsApp Channel www.warta9.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semarak Hari Jadi Sumenep ke-757, Siswa dan Guru SDN Soddara I Kompak Kenakan Baju Adat
MYZE Hotel Sumenep Tanam Mangrove, Perkuat Kepedulian terhadap Lingkungan Pesisir
Dari Malaysia ke Kangean Sumenep, Fauzi Jadikan BRILink Tumpuan Transaksi Warga
MYZE Hotel Sumenep Gelar Couple Yoga, 100 Peserta Nikmati Olahraga Bareng Sahabat
Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC
Hari Santri 2026, Fauzi Tekankan Ilmu, Akhlak, dan Kemandirian
SDN Soddara I Peringati Hari Santri, Tanamkan Nilai Perjuangan dan Akhlak
Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Dugaan Peredaran Sabu di Sumenep

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Semarak Hari Jadi Sumenep ke-757, Siswa dan Guru SDN Soddara I Kompak Kenakan Baju Adat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:56 WIB

MYZE Hotel Sumenep Tanam Mangrove, Perkuat Kepedulian terhadap Lingkungan Pesisir

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Dari Malaysia ke Kangean Sumenep, Fauzi Jadikan BRILink Tumpuan Transaksi Warga

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:25 WIB

MYZE Hotel Sumenep Gelar Couple Yoga, 100 Peserta Nikmati Olahraga Bareng Sahabat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Berita Terbaru

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo memberikan keterangan kepada awak media seusai apel Hari Santri Nasional 2026 di Kantor Pemkab Sumenep, Kamis (22/10/2026).

Daerah

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:05 WIB