Konsumen Kecewa, Layanan Fast Track J&T Cargo Sumenep Buruk

- Penulis

Rabu, 5 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

SUMENEP, warta9.co.id – Seorang konsumen asal Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur mengeluhkan keterlambatan pengiriman paket makanan yang ia pesan dari pabrik di Kediri menggunakan layanan Fast Track J&T Cargo.

Paket yang seharusnya tiba dalam waktu 1-3 hari sesuai estimasi layanan, hingga saat ini belum sampai meski sudah melewati batas waktu pengiriman.

Diketahui, Konsumen yang bernama Balqis, memesan barang pada 30 Januari 2025 dan langsung melakukan pembayaran. Berkat status VIP pabrik di J&T Cargo Kediri, paketnya segera diproses dan diambil kurir pada 31 Januari.

Pada 1 Februari pukul 02.00 WIB, status pengiriman menunjukkan bahwa paket telah meninggalkan Surabaya menuju Sumenep. Berdasarkan estimasi, seharusnya paket sudah tiba pada 2 atau 3 Februari. Namun, hingga tanggal 4 status pengiriman masih menunjukkan dalam perjalanan dari Surabaya ke Sumenep.

“Kami memilih layanan Fast Track dengan biaya lebih mahal agar paket bisa lebih cepat sampai. Seharusnya dalam 1-3 hari sudah diterima, tapi sampai sekarang statusnya masih di perjalanan. Ini sangat mengecewakan,” katanya menjelaskan kepada media ini, Rabu (5/1/2025).

Lebih lanjut, dirinya mengungkapkan kekhawatirannya karena isi paket tersebut adalah makanan yang hanya bertahan sebentar di luar kulkas.

“Jika pengiriman terus tertunda, risiko makanan menjadi basi semakin tinggi, menyebabkan kerugian bagi konsumen,” kata Balqis penuh kesal.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak J&T Cargo Sumenep belum memberikan keterangan resmi terkait keterlambatan ini. Konsumen pun berharap adanya solusi cepat agar paket segera diterima sebelum mengalami kerusakan.

Facebook Comments Box

Comment

Follow WhatsApp Channel www.warta9.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Valen DA7 Hipnotis Ribuan Penonton di Madura Fest 2026, Stadion GOR A. Yani Bergemuruh
Polri Hadir untuk Petani, Polsek Gapura Kawal Program Ketahanan Pangan di Sumenep
BGN Bekukan Sementara 16 SPPG di Sumenep, Penyaluran Dana Ikut Terancam
BPRS Bhakti Sumekar Perkuat Literasi Keuangan Syariah Melalui Produk Tabungan Inovatif
Pemkab Sumenep Semarakkan Malam Takbiran Iduladha 1447 H, Bupati Ajak Warga Perkuat Kepedulian Sosial
Dugaan Perselingkuhan ASN Guru di Pulau Ra’as Jadi Sorotan, Disdik Sumenep Didesak Turun Tangan
Pelatihan Paralegal di Unija, Pemkab Sumenep Dorong Akses Bantuan Hukum hingga Desa
Dorong Transaksi Aman, BPRS Bhakti Sumekar Gelar Literasi Keuangan Digital di Kalianget

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 20:02 WIB

Valen DA7 Hipnotis Ribuan Penonton di Madura Fest 2026, Stadion GOR A. Yani Bergemuruh

Minggu, 31 Mei 2026 - 09:56 WIB

Polri Hadir untuk Petani, Polsek Gapura Kawal Program Ketahanan Pangan di Sumenep

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:06 WIB

BPRS Bhakti Sumekar Perkuat Literasi Keuangan Syariah Melalui Produk Tabungan Inovatif

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:30 WIB

Pemkab Sumenep Semarakkan Malam Takbiran Iduladha 1447 H, Bupati Ajak Warga Perkuat Kepedulian Sosial

Senin, 25 Mei 2026 - 09:57 WIB

Dugaan Perselingkuhan ASN Guru di Pulau Ra’as Jadi Sorotan, Disdik Sumenep Didesak Turun Tangan

Berita Terbaru