Istri di Sumenep Gugat Cerai Suami karena Keluar dari Islam

- Penulis

Kamis, 27 Februari 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

SUMENEP, warta9.co.id – Seorang istri di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menggugat cerai suaminya setelah sang suami keluar dari agama Islam.

Sang suami yang berasal dari luar Madura masuk Islam sebelum akhirnya mengikuti istrinya ke Sumenep.

Humas Pengadilan Agama (PA) Sumenep, Hirmawan Susilo, mengungkapkan bahwa pasangan ini awalnya menikah di perantauan.

Baca juga  Ratusan Botol Arak Bali di Sumenep Diamankan Polisi

“Perceraian ini menjadi akhir dari rumah tangga yang telah dibina selama puluhan tahun,” ujar Hirmawan. Kamis, (27/2/2025).

Namun, setelah bertahun-tahun menjalani pernikahan, konflik mulai muncul hingga menyebabkan perpisahan.

Puncaknya, sang suami kembali ke kampung halamannya dan memilih untuk keluar dari Islam, yang kemudian menjadi alasan utama istrinya mengajukan gugatan cerai.

Baca juga  SDN Soddara I Peringati Hari Santri, Tanamkan Nilai Perjuangan dan Akhlak

Hirmawan menambahkan, meskipun terdapat faktor lain yang turut memicu perceraian, perpindahan agama menjadi penyebab paling dominan dalam kasus ini.

“Karena itu, akhirnya sang istri memutuskan untuk mengakhiri pernikahannya,” ucap Hirmawan menambahkan.

Baca juga  Hari Santri 2026, Fauzi Tekankan Ilmu, Akhlak, dan Kemandirian

Kasus perpindahan agama di Sumenep, kata dia, yang menyebabkan perceraian umumnya melibatkan pendatang, bukan warga asli yang sejak kecil beragama Islam.

“Sejauh ini, kami belum menemukan kasus di mana warga asli Sumenep berpindah agama. Biasanya, hal ini terjadi pada pendatang yang sebelumnya memang bukan Muslim,” tutupnya.

Follow WhatsApp Channel www.warta9.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semarak Hari Jadi Sumenep ke-757, Siswa dan Guru SDN Soddara I Kompak Kenakan Baju Adat
MYZE Hotel Sumenep Tanam Mangrove, Perkuat Kepedulian terhadap Lingkungan Pesisir
Dari Malaysia ke Kangean Sumenep, Fauzi Jadikan BRILink Tumpuan Transaksi Warga
MYZE Hotel Sumenep Gelar Couple Yoga, 100 Peserta Nikmati Olahraga Bareng Sahabat
Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC
Hari Santri 2026, Fauzi Tekankan Ilmu, Akhlak, dan Kemandirian
SDN Soddara I Peringati Hari Santri, Tanamkan Nilai Perjuangan dan Akhlak
Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Dugaan Peredaran Sabu di Sumenep

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Semarak Hari Jadi Sumenep ke-757, Siswa dan Guru SDN Soddara I Kompak Kenakan Baju Adat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:56 WIB

MYZE Hotel Sumenep Tanam Mangrove, Perkuat Kepedulian terhadap Lingkungan Pesisir

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Dari Malaysia ke Kangean Sumenep, Fauzi Jadikan BRILink Tumpuan Transaksi Warga

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:25 WIB

MYZE Hotel Sumenep Gelar Couple Yoga, 100 Peserta Nikmati Olahraga Bareng Sahabat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Berita Terbaru

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo memberikan keterangan kepada awak media seusai apel Hari Santri Nasional 2026 di Kantor Pemkab Sumenep, Kamis (22/10/2026).

Daerah

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:05 WIB