Bupati Sumenep Larang ASN Live TikTok Saat Jam Kerja

- Penulis

Kamis, 27 Februari 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo diwawancara media. (Foto: Hayat/warta9.co.id)

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo diwawancara media. (Foto: Hayat/warta9.co.id)

SUMENEP,warta9.co.id – Bupati Sumenep, Jawa Timur, Achmad Fauzi Wongsojudo, dengan tegas melarang Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayahnya untuk melakukan siaran langsung atau Live TikTok selama jam kerja.

Kebijakan ini diambil sebagai upaya menjaga profesionalisme serta kualitas layanan publik dan dinilai tidak pantas dapat mengganggu konsentrasi kerja.

Baca juga  Ekonomi Sumenep Tumbuh Positif, Ketua DPRD Beri Apresiasi

“Saya minta para ASN tidak live di TikTok saat jam kerja. Itu tidak pantas dan mengganggu profesionalisme kerja,” ujar Bupati Fauzi, Kamis (27/2/2025).

Meski demikian, Pemkab Sumenep tidak sepenuhnya melarang penggunaan media sosial. Bupati Fauzi menekankan bahwa ASN tetap diperbolehkan memanfaatkan platform digital untuk mendukung tugas-tugas mereka.

Terutama, kata dia, dalam menyosialisasikan program-program pemerintah yang berkaitan langsung dengan masyarakat.

Baca juga  Little ART di MYZE Hotel Sumenep Ajak Anak Asah Kreativitas Lewat Mewarnai

“Gunakan medsos secara bijak, untuk hal-hal yang bermanfaat, bukan untuk hiburan di jam kerja,” lanjutnya.

Secara terpisah, Asisten Pemerintahan Pemkab Sumenep, Abd Majid, menyatakan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) serta Inspektorat untuk menyusun regulasi lebih rinci terkait larangan tersebut.

Baca juga  Ketua DPRD Sumenep Apresiasi Pemkab Raih WTP Kedelapan dari BPK RI

Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya meningkatkan disiplin ASN dan memastikan waktu kerja digunakan secara produktif demi kepentingan masyarakat.

“Nanti kita akan bicarakan bersama BKPSDM dan Inspektorat untuk merumuskan regulasi yang lebih jelas terkait kebijakan ini,” tandas Abd Majid.

Follow WhatsApp Channel www.warta9.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semarak Hari Jadi Sumenep ke-757, Siswa dan Guru SDN Soddara I Kompak Kenakan Baju Adat
MYZE Hotel Sumenep Tanam Mangrove, Perkuat Kepedulian terhadap Lingkungan Pesisir
Dari Malaysia ke Kangean Sumenep, Fauzi Jadikan BRILink Tumpuan Transaksi Warga
MYZE Hotel Sumenep Gelar Couple Yoga, 100 Peserta Nikmati Olahraga Bareng Sahabat
Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC
Hari Santri 2026, Fauzi Tekankan Ilmu, Akhlak, dan Kemandirian
SDN Soddara I Peringati Hari Santri, Tanamkan Nilai Perjuangan dan Akhlak
Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Dugaan Peredaran Sabu di Sumenep

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Semarak Hari Jadi Sumenep ke-757, Siswa dan Guru SDN Soddara I Kompak Kenakan Baju Adat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:56 WIB

MYZE Hotel Sumenep Tanam Mangrove, Perkuat Kepedulian terhadap Lingkungan Pesisir

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Dari Malaysia ke Kangean Sumenep, Fauzi Jadikan BRILink Tumpuan Transaksi Warga

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:25 WIB

MYZE Hotel Sumenep Gelar Couple Yoga, 100 Peserta Nikmati Olahraga Bareng Sahabat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Berita Terbaru

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo memberikan keterangan kepada awak media seusai apel Hari Santri Nasional 2026 di Kantor Pemkab Sumenep, Kamis (22/10/2026).

Daerah

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:05 WIB