Sumenep Lanjutkan Program UHC, Layanan Kesehatan Gratis dengan KTP

- Penulis

Selasa, 4 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo diwawancara media. (Foto: Hayat/warta9.co.id)

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo diwawancara media. (Foto: Hayat/warta9.co.id)

SUMENEP, warta9.co.id – Program Universal Health Coverage (UHC) di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, tetap berlaku sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan akses layanan kesehatan gratis bagi masyarakat.

Program ini bertujuan memastikan seluruh warga mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak dan terjangkau tanpa terkecuali.

Masyarakat tidak perlu khawatir mengenai biaya pengobatan, karena seluruh biaya, mulai dari pemeriksaan hingga pengobatan, sepenuhnya ditanggung oleh pemerintah.

Warga yang ingin memanfaatkan layanan ini hanya perlu menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Kartu Keluarga (KK) untuk mendapatkan pelayanan kesehatan melalui program UHC.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyatakan bahwa program ini telah berjalan dengan baik dan diharapkan terus memberikan manfaat maksimal bagi kesehatan masyarakat.

“Kami ingin memastikan seluruh masyarakat, baik yang kurang mampu maupun mampu, dapat memperoleh layanan kesehatan yang berkualitas tanpa terbebani biaya,” ujar Bupati Fauzi, Selasa (4/2/2025).

Fauzi menegaskan, pemerintah daerah telah bekerja sama dengan berbagai fasilitas kesehatan, termasuk Puskesmas dan rumah sakit, guna memastikan keberlanjutan program ini.

“Maka dengan program ini, masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan yang cepat dan efektif di seluruh wilayah Sumenep,” jelasnya.

Bupati Fauzi mengimbau masyarakat agar memanfaatkan program ini dengan baik serta mengikuti prosedur yang telah ditetapkan agar dapat memperoleh layanan sesuai kebutuhan.

“Cukup membawa KTP atau KK, masyarakat sudah dapat menikmati layanan kesehatan gratis ini,” jelasnya.

Selain itu, ia menekankan pentingnya profesionalisme tenaga kesehatan dalam memberikan layanan, guna membangun hubungan harmonis antara masyarakat dan tenaga medis.

“Ketika tenaga kesehatan menjalankan tugasnya dengan baik, maka hubungan yang harmonis dengan masyarakat akan terus terjaga,” pungkas Bupati Fauzi.

Facebook Comments Box

Comment

Follow WhatsApp Channel www.warta9.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Petani Lansia Ditemukan Meninggal di Pinggir Jalan Desa Lobuk, Diduga Akibat Penyakit Asma
Dapur MBG di Sumenep Terancam Ditata Ulang, Sejumlah Kecamatan Kelebihan Kuota SPPG
BCA Sumenep Bungkam Soal Dugaan Saldo Nasabah Raib Usai Transaksi QRIS, Publik Pertanyakan Transparansi
Sidang Dugaan Penyalahgunaan SK Pensiun di Sumenep Makin Terkuak, Nama Internal BRI Mulai Terseret
Valen DA7 Hipnotis Ribuan Penonton di Madura Fest 2026, Stadion GOR A. Yani Bergemuruh
Polri Hadir untuk Petani, Polsek Gapura Kawal Program Ketahanan Pangan di Sumenep
BGN Bekukan Sementara 16 SPPG di Sumenep, Penyaluran Dana Ikut Terancam
BPRS Bhakti Sumekar Perkuat Literasi Keuangan Syariah Melalui Produk Tabungan Inovatif

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:15 WIB

Petani Lansia Ditemukan Meninggal di Pinggir Jalan Desa Lobuk, Diduga Akibat Penyakit Asma

Rabu, 10 Juni 2026 - 06:15 WIB

Dapur MBG di Sumenep Terancam Ditata Ulang, Sejumlah Kecamatan Kelebihan Kuota SPPG

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:26 WIB

Sidang Dugaan Penyalahgunaan SK Pensiun di Sumenep Makin Terkuak, Nama Internal BRI Mulai Terseret

Senin, 1 Juni 2026 - 20:02 WIB

Valen DA7 Hipnotis Ribuan Penonton di Madura Fest 2026, Stadion GOR A. Yani Bergemuruh

Minggu, 31 Mei 2026 - 09:56 WIB

Polri Hadir untuk Petani, Polsek Gapura Kawal Program Ketahanan Pangan di Sumenep

Berita Terbaru