SUMENEP, Warta9.co.id | Dugaan pemotongan dana Kartu Indonesia Pintar (KIP) di Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura, Jawa Timur, terus menjadi sorotan.
Pihak rektorat membantah tuduhan tersebut, meski isu ini kembali viral di media sosial dan menyeret sejumlah oknum yang diduga terlibat.
Warek I UNIBA Madura, Budi Suswanto, dengan tegas membantah adanya praktik pemotongan dana KIP.
Ia menjelaskan bahwa dana langsung masuk ke rekening mahasiswa tanpa campur tangan kampus.
“Tidak ada pemotongan. Semua dana langsung ke mahasiswa,” tegas Budi. Kamis, (16/1/2025).
Jika ada bukti pemotongan, kata Budi, pihak kampus siap menyerahkan kasus ini ke pihak berwenang.
Budi menambahkan bahwa beberapa mahasiswa tidak lolos seleksi KIP karena terkendala masalah administrasi.
“Kami mencurigai isu ini muncul dari mahasiswa yang tidak lolos seleksi sebelumnya,” dalihnya.
Rektor UNIBA Madura, Rahmad Hidayat, juga memastikan bahwa pencairan dana dilakukan langsung oleh pemerintah ke rekening mahasiswa.
“Semua melalui BRILink untuk Skema 1, sementara Skema 2 langsung ke rekening kampus,” jelasnya.(*)








Comment