Pansus I DPRD Sumenep Gandeng Akademisi UTM, Bahas Regulasi Pengelolaan Aset Daerah Lebih Efektif

- Penulis

Selasa, 12 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, warta9.co.id – Panitia Khusus (Pansus) I DPRD Kabupaten Sumenep terus mematangkan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah dengan melibatkan kalangan akademisi dari Universitas Trunojoyo Madura sebagai tenaga ahli.

Pembahasan tersebut berlangsung di ruang rapat Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sumenep pada Jumat (8/5/2026), dengan dihadiri unsur DPRD, BKAD, Bagian Hukum Setdakab Sumenep, serta tim akademisi UTM.

Ketua Pansus I DPRD Sumenep, M Mirza Khomaini Hamid, mengatakan keterlibatan akademisi dinilai penting guna memperkuat substansi dan landasan hukum dalam penyusunan regulasi pengelolaan aset daerah.

Baca juga  PMII UPI Sumenep Desak Evaluasi Pusat Informasi KKKS yang Dinilai Tak Berdampak bagi Publik

Menurutnya, Raperda tersebut diharapkan mampu menghadirkan tata kelola barang milik daerah yang lebih tertib, efektif, dan akuntabel.

“Pembahasan ini tidak hanya berbicara administrasi aset, tetapi juga bagaimana pengelolaan barang milik daerah dapat memberikan manfaat maksimal bagi daerah,” ujarnya.

Dalam rapat tersebut, Pansus I menaruh perhatian serius terhadap mekanisme penghapusan aset daerah yang sudah tidak produktif. Sebab, banyak aset yang masih tercatat dalam inventaris meski tidak lagi memiliki nilai guna.

Mirza menilai kondisi tersebut justru dapat membebani keuangan daerah akibat biaya pemeliharaan yang terus berjalan.

“Aset yang sudah tidak produktif perlu memiliki mekanisme penghapusan yang jelas, sederhana, dan tidak berbelit sehingga tidak menjadi beban anggaran,” katanya.

Selain soal efisiensi anggaran, Pansus I juga menekankan pentingnya perlindungan terhadap aset cagar budaya milik pemerintah daerah agar tidak terjadi pemindahtanganan secara tidak prosedural.

Baca juga  DPRD Sumenep Mulai Bahas Raperda Keris, Empu dan Akademisi Bakal Dilibatkan

Menurutnya, aset bersejarah harus mendapat perhatian khusus karena memiliki nilai budaya dan identitas daerah yang harus dijaga keberadaannya.

Pansus I juga mendorong sistem inventarisasi aset yang lebih akurat dan transparan. Pendataan yang jelas dinilai menjadi kunci dalam pengawasan sekaligus optimalisasi pemanfaatan aset daerah.

“Dengan pendataan yang tertib, seluruh aset daerah dapat dipantau dan dimanfaatkan secara maksimal untuk kepentingan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, tim akademisi UTM memaparkan berbagai aspek teknis dalam pengelolaan barang milik daerah, mulai dari mekanisme pemanfaatan aset, pengamanan, hingga tata cara penghapusan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Baca juga  Disdik Sumenep Tegaskan Sekolah Bebas Rokok dan HP

Melalui pembahasan tersebut, Pansus I DPRD Sumenep berharap Raperda Pengelolaan Barang Milik Daerah dapat melahirkan regulasi yang lebih komprehensif, adaptif, dan mampu mendukung tata kelola aset daerah yang profesional di Kabupaten Sumenep.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.warta9.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KKN Posko 30 Dorong Pesantren Lebih Hijau Lewat Program EcoGreen
Kursus Bahasa Inggris hingga Malam, Santri PP Sumber Mas Didorong Lebih Percaya Diri
HerbalCraft KKN Posko 30 Ajarkan Santri Guluk-Guluk Olah Kunyit Jadi Produk Bernilai
MYZE Hotel Sumenep Hadirkan Membership Jokotole Gym, Dukung Gaya Hidup Sehat Masyarakat
MYZE Hotel Sumenep dan GREEBEL Semarakkan Kemerdekaan Lewat Lomba Mewarnai Anak
Tiga Warga Diamankan Polsek Pasongsongan, Diduga Terlibat Pencurian Travo Perahu
“Suki in The Garden” MYZE Hotel Sumenep, Sensasi Kuliner Malam dengan Live Music
Diduga Paksa Pacar Berhubungan Badan, Pria di Sampang Diamankan Polisi
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 19:45 WIB

KKN Posko 30 Dorong Pesantren Lebih Hijau Lewat Program EcoGreen

Selasa, 8 September 2026 - 22:34 WIB

Kursus Bahasa Inggris hingga Malam, Santri PP Sumber Mas Didorong Lebih Percaya Diri

Sabtu, 5 September 2026 - 11:09 WIB

HerbalCraft KKN Posko 30 Ajarkan Santri Guluk-Guluk Olah Kunyit Jadi Produk Bernilai

Rabu, 2 September 2026 - 14:37 WIB

MYZE Hotel Sumenep Hadirkan Membership Jokotole Gym, Dukung Gaya Hidup Sehat Masyarakat

Minggu, 30 Agustus 2026 - 14:25 WIB

MYZE Hotel Sumenep dan GREEBEL Semarakkan Kemerdekaan Lewat Lomba Mewarnai Anak

Berita Terbaru