DPRD Sumenep Anggarkan Rp 50 Miliar untuk Pembangunan di Kepulauan

- Penulis

Kamis, 10 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengendara roda dua melintas di depan Kantor DPRD Sumenep. (Foto: Hayat/warta9).

Pengendara roda dua melintas di depan Kantor DPRD Sumenep. (Foto: Hayat/warta9).

SUMENEP, WARTA9 – DPRD Kabupaten Sumenep bersama Pemerintah Daerah terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah kepulauan, khususnya di Kepulauan Kangean.

Anggota Komisi III DPRD Sumenep, Wahyudi, menyampaikan bahwa pembangunan jalan di poros Desa Da’andung, Kepulauan Kangean, telah dianggarkan.

Proyek ini merupakan bagian dari upaya percepatan infrastruktur yang digarap bersama antara legislatif dan eksekutif.

“Pemda dan DPRD sudah berusaha maksimal agar pembangunan jalan di Kangean segera terealisasi,” ujarnya, Kamis (10/04/2025).

Anggaran yang telah disiapkan untuk pembangunan jalan di poros Desa Da’andung mencapai lebih dari Rp 20 miliar.

Total anggaran untuk infrastruktur jalan di Kepulauan Kangean dari APBD dan DAK melebihi Rp 50 miliar.

“Proyek jalan ini masih dalam tahap awal. Yang sudah dilelang itu baru tahap awal. Sisanya akan direalisasikan di tahap berikutnya,” jelasnya.

Namun, pelaksanaan proyek masih tertunda karena adanya kebijakan efisiensi anggaran berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025.

“Untuk Kangayan, anggaran awal Rp 20 miliar sudah dilelang. Tapi karena ada Inpres soal efisiensi, sementara dipending,” tambah Wahyudi.

Anggota Komisi III lainnya, Akhmad Yasid, menegaskan bahwa proyek jalan dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tersebut semestinya sudah berjalan.

“Kalau lihat datanya, anggaran sudah disiapkan dan proyek sudah dilelang. Tapi karena efisiensi, seluruh anggaran sementara dihentikan,” katanya.

Ia menyoroti minimnya infrastruktur layak bagi masyarakat kepulauan dan meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) segera menindaklanjuti kebutuhan warga.

“Kami prihatin dengan kondisi ini, apalagi kalau jalan itu adalah akses utama di bagian selatan. Pemda harus segera memperbaikinya,” pungkas Yasid.

Facebook Comments Box

Comment

Follow WhatsApp Channel www.warta9.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Petani Lansia Ditemukan Meninggal di Pinggir Jalan Desa Lobuk, Diduga Akibat Penyakit Asma
Dapur MBG di Sumenep Terancam Ditata Ulang, Sejumlah Kecamatan Kelebihan Kuota SPPG
BCA Sumenep Bungkam Soal Dugaan Saldo Nasabah Raib Usai Transaksi QRIS, Publik Pertanyakan Transparansi
Sidang Dugaan Penyalahgunaan SK Pensiun di Sumenep Makin Terkuak, Nama Internal BRI Mulai Terseret
Valen DA7 Hipnotis Ribuan Penonton di Madura Fest 2026, Stadion GOR A. Yani Bergemuruh
Polri Hadir untuk Petani, Polsek Gapura Kawal Program Ketahanan Pangan di Sumenep
BGN Bekukan Sementara 16 SPPG di Sumenep, Penyaluran Dana Ikut Terancam
BPRS Bhakti Sumekar Perkuat Literasi Keuangan Syariah Melalui Produk Tabungan Inovatif

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:15 WIB

Petani Lansia Ditemukan Meninggal di Pinggir Jalan Desa Lobuk, Diduga Akibat Penyakit Asma

Rabu, 10 Juni 2026 - 06:15 WIB

Dapur MBG di Sumenep Terancam Ditata Ulang, Sejumlah Kecamatan Kelebihan Kuota SPPG

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:26 WIB

Sidang Dugaan Penyalahgunaan SK Pensiun di Sumenep Makin Terkuak, Nama Internal BRI Mulai Terseret

Senin, 1 Juni 2026 - 20:02 WIB

Valen DA7 Hipnotis Ribuan Penonton di Madura Fest 2026, Stadion GOR A. Yani Bergemuruh

Minggu, 31 Mei 2026 - 09:56 WIB

Polri Hadir untuk Petani, Polsek Gapura Kawal Program Ketahanan Pangan di Sumenep

Berita Terbaru