FPK Temui Kapolres Baru Sumenep, Bahas Galian C Ilegal, Narkoba, dan Miras

- Penulis

Senin, 28 April 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

FPK saat menggelar audiensi dengan Kapolres Sumenep, AKBP Rivanda. (Foto: Dok Warta9).

FPK saat menggelar audiensi dengan Kapolres Sumenep, AKBP Rivanda. (Foto: Dok Warta9).

SUMENEP, WARTA9 – Front Pejuang Keadilan (FPK) langsung bergerak cepat menyambut kehadiran Kapolres Sumenep yang baru, AKBP Rivanda, dengan menggelar audiensi di ruang kerjanya, Senin (28/4/2025).

Dalam pertemuan tersebut, FPK menyampaikan sederet persoalan hukum yang dinilai masih mandek penanganannya di Sumenep.

Masalah utama yang diangkat adalah maraknya aktivitas tambang galian C ilegal, peredaran narkoba yang hanya menyentuh pemakai tanpa membongkar jaringan bandarnya, serta peredaran minuman keras (miras) yang semakin mengkhawatirkan.

Koordinator FPK, Abd. Halim, menyoroti bahwa selama beberapa tahun terakhir, tambang ilegal terus menjamur tanpa penanganan serius. Padahal, aktivitas ini tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga berpotensi menimbulkan konflik sosial dan membahayakan keselamatan warga.

Baca juga  TK Bina Anaprasa Kusuma Bangsa Gelar Kunjungan Edukatif ke Museum Keraton Sumenep

“Undang-Undang sudah tegas. Pasal 158 UU No. 3 Tahun 2020 jelas menyebutkan, siapa saja yang melakukan penambangan tanpa izin resmi dapat dipidana hingga 5 tahun penjara dan denda seratus miliar rupiah,” tegas Halim.

Tak hanya itu, Halim juga menyoroti lemahnya penegakan hukum dalam kasus narkoba. Menurutnya, selama ini polisi hanya menindak para pengguna, sementara bandar dan jaringan besarnya masih bebas beroperasi. Ini menciptakan ketimpangan dalam penegakan hukum dan memperparah peredaran narkoba di Sumenep.

Baca juga  Riyanto DPO Bandar Narkoba Disebut Licin, Polres Sumenep Salahkan Media

Dalam temuan terbaru FPK, peredaran miras di Sumenep disebut semakin masif dan berlangsung terang-terangan tanpa pengawasan. Mereka menduga ada jaringan suplai tetap yang belum tersentuh hukum.

“Oleh karena itu, kami berharap Kapolres yang baru ini berani menunjukkan komitmennya dalam menegakkan hukum, menjaga ketertiban, dan melindungi generasi muda dari ancaman narkoba dan miras. Ini momen yang tepat untuk memulai perubahan,” kata Halim.

Menanggapi aspirasi FPK, Kapolres Sumenep, AKBP Rivanda, menyatakan sepakat dengan semua tuntutan yang diajukan. Ia berjanji akan segera menindaklanjuti permasalahan tersebut di internal Polres.

Baca juga  Polres Sumenep Terjunkan Tim Gabungan Dalami Peristiwa Ledakan di Ambunten

Namun, ia meminta waktu sekitar satu hingga dua bulan untuk menunjukkan hasil kerja, mengingat kompleksitas persoalan yang sering melibatkan pihak-pihak berkepentingan.

“Kasus seperti ini biasanya punya ‘backingan’. Tapi kami tidak bisa bekerja sendiri, kami butuh dukungan dari masyarakat, termasuk teman-teman dari FPK,” ujarnya.

Adapun tiga poin tuntutan FPK yang disetujui Kapolres adalah:

1. Menutup seluruh aktivitas galian C ilegal di Kabupaten Sumenep.
2. Menindak tegas bandar narkoba, tidak hanya pemakainya.
3. Membasmi tempat-tempat yang menjadi pusat suplai miras di Sumenep.

Follow WhatsApp Channel www.warta9.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semarak Hari Jadi Sumenep ke-757, Siswa dan Guru SDN Soddara I Kompak Kenakan Baju Adat
MYZE Hotel Sumenep Tanam Mangrove, Perkuat Kepedulian terhadap Lingkungan Pesisir
Dari Malaysia ke Kangean Sumenep, Fauzi Jadikan BRILink Tumpuan Transaksi Warga
MYZE Hotel Sumenep Gelar Couple Yoga, 100 Peserta Nikmati Olahraga Bareng Sahabat
Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC
Hari Santri 2026, Fauzi Tekankan Ilmu, Akhlak, dan Kemandirian
SDN Soddara I Peringati Hari Santri, Tanamkan Nilai Perjuangan dan Akhlak
Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Dugaan Peredaran Sabu di Sumenep

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Semarak Hari Jadi Sumenep ke-757, Siswa dan Guru SDN Soddara I Kompak Kenakan Baju Adat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:56 WIB

MYZE Hotel Sumenep Tanam Mangrove, Perkuat Kepedulian terhadap Lingkungan Pesisir

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Dari Malaysia ke Kangean Sumenep, Fauzi Jadikan BRILink Tumpuan Transaksi Warga

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:25 WIB

MYZE Hotel Sumenep Gelar Couple Yoga, 100 Peserta Nikmati Olahraga Bareng Sahabat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Berita Terbaru

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo memberikan keterangan kepada awak media seusai apel Hari Santri Nasional 2026 di Kantor Pemkab Sumenep, Kamis (22/10/2026).

Daerah

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:05 WIB