Pemkab Sumenep Tancap Gas Perkuat Ekonomi Lokal di Tengah Pengetatan Anggaran

- Penulis

Sabtu, 19 April 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumenep, Arif Firmanto. (Foto: Istimewa)

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumenep, Arif Firmanto. (Foto: Istimewa)

SUMENEP, WARTA9 – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, terus mencari formula tepat untuk memperkuat perekonomian daerah di tengah kebijakan efisiensi anggaran.

Salah satu langkah konkret yang ditempuh yakni dengan memaksimalkan potensi sektor-sektor unggulan yang dimiliki.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumenep, Arif Firmanto menyampaikan, bahwa penguatan ekonomi lokal akan didorong melalui pendekatan berbasis wilayah, perluasan akses terhadap layanan keuangan, peningkatan mutu sumber daya manusia (SDM), pengendalian inflasi, serta optimalisasi pendapatan daerah.

“Pendekatan ekonomi berbasis kawasan menjadi fokus penting dalam strategi ini. Sektor pertanian, perikanan, dan pariwisata yang kami miliki akan kami dorong agar menjadi tulang punggung peningkatan kesejahteraan masyarakat,” jelas Arif dalam keterangannya belum lama ini, Sabtu (19/4/2025).

Baca juga  KPRI RSUD Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat, Nilainya Tembus 88,3

Ia juga menekankan pentingnya peran inovasi dan pemberdayaan masyarakat dalam mendorong tumbuhnya sektor-sektor strategis tersebut.

“Kami ingin sektor unggulan ini benar-benar berfungsi sebagai penggerak utama ekonomi daerah. Karena itu, inovasi dan partisipasi aktif masyarakat sangat kami dorong,” ungkapnya.

Dalam bidang akses keuangan, Arif menjelaskan bahwa melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), pihaknya berkomitmen memperluas jangkauan layanan keuangan, termasuk ke daerah-daerah yang sulit dijangkau.

Program ini, menurutnya, tak hanya memberi kemudahan bagi masyarakat dalam mendapatkan layanan keuangan, tapi juga bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterlibatan masyarakat dalam aktivitas keuangan.

Baca juga  Terminal Arya Wiraraja Dipadati Pemudik, Keamanan dan Kenyamanan Jadi Prioritas

“Dengan akses keuangan yang lebih terbuka, masyarakat bisa menjadi lebih mandiri dalam mengatur ekonomi keluarga mereka dan meningkatkan taraf hidupnya,” ucap Arif.

Di sisi lain, Pemkab Sumenep juga menaruh perhatian besar pada peningkatan kualitas SDM. Arif menyebut, bahwa pengembangan di bidang pendidikan, kesehatan, dan ketenagakerjaan menjadi fondasi utama agar masyarakat lebih kompetitif dan mampu berkontribusi pada pembangunan.

Terkait stabilitas ekonomi, Pemkab Sumenep pun mengikuti arahan nasional dalam menekan laju inflasi di angka 2,5 persen dengan deviasi 1 persen.

Baca juga  Efisiensi Anggaran di Sumenep Setara 61% dari PAD, Fakta Foundation Minta Pemkab Bertindak

Kebijakan ini ditujukan untuk menjaga kestabilan harga, menjamin kepastian bagi dunia usaha dan investasi, serta melindungi daya beli masyarakat.

Sementara itu, dalam upaya menambah pendapatan asli daerah (PAD), Pemkab Sumenep gencar melakukan intensifikasi pada sektor perpajakan dan retribusi daerah. Tak hanya itu, mereka juga mengeksplorasi berbagai sumber pembiayaan alternatif yang potensial untuk mendukung pembangunan.

“Berbagai langkah ini kami rancang agar pertumbuhan ekonomi Sumenep berjalan secara berkelanjutan. Kami juga terus menggali potensi lokal agar mampu menopang program-program pembangunan ke depan,” jelasnya.

Follow WhatsApp Channel www.warta9.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semarak Hari Jadi Sumenep ke-757, Siswa dan Guru SDN Soddara I Kompak Kenakan Baju Adat
MYZE Hotel Sumenep Tanam Mangrove, Perkuat Kepedulian terhadap Lingkungan Pesisir
Dari Malaysia ke Kangean Sumenep, Fauzi Jadikan BRILink Tumpuan Transaksi Warga
MYZE Hotel Sumenep Gelar Couple Yoga, 100 Peserta Nikmati Olahraga Bareng Sahabat
Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC
Hari Santri 2026, Fauzi Tekankan Ilmu, Akhlak, dan Kemandirian
SDN Soddara I Peringati Hari Santri, Tanamkan Nilai Perjuangan dan Akhlak
Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Dugaan Peredaran Sabu di Sumenep

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Semarak Hari Jadi Sumenep ke-757, Siswa dan Guru SDN Soddara I Kompak Kenakan Baju Adat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:56 WIB

MYZE Hotel Sumenep Tanam Mangrove, Perkuat Kepedulian terhadap Lingkungan Pesisir

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Dari Malaysia ke Kangean Sumenep, Fauzi Jadikan BRILink Tumpuan Transaksi Warga

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:25 WIB

MYZE Hotel Sumenep Gelar Couple Yoga, 100 Peserta Nikmati Olahraga Bareng Sahabat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Berita Terbaru

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo memberikan keterangan kepada awak media seusai apel Hari Santri Nasional 2026 di Kantor Pemkab Sumenep, Kamis (22/10/2026).

Daerah

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:05 WIB