Bappeda Sumenep: Hari Lahir Pancasila Momentum Evaluasi Kinerja ASN

- Penulis

Senin, 1 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Arif Firmanto, Kepala Bappeda Sumenep

Arif Firmanto, Kepala Bappeda Sumenep

SUMENEP, (WARTA9) – Peringatan Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap 1 Juni dinilai tidak cukup hanya dipahami sebagai kegiatan seremonial. Momen tersebut semestinya menjadi ruang refleksi bagi aparatur pemerintah, khususnya Aparatur Sipil Negara (ASN), untuk mengevaluasi kualitas pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat.

Kepala Bappeda Kabupaten Sumenep, Arif Firmanto, mengatakan bahwa Pancasila harus terus menjadi ruh dalam penyelenggaraan pemerintahan. Menurutnya, setiap ASN wajib menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman dalam bekerja sekaligus pijakan saat merumuskan kebijakan publik.

“Nilai-nilai Pancasila merupakan fondasi utama dalam membangun birokrasi yang profesional, adaptif, berintegritas, serta mampu menjawab tantangan pembangunan yang semakin kompleks,” ujar Arif Firmanto, Senin (1/6).

Arif menilai, pengamalan Pancasila tidak boleh berhenti pada tataran teori maupun hafalan. Nilai-nilai luhur tersebut harus diwujudkan dalam perilaku, etika kerja, serta cara ASN memberikan pelayanan kepada masyarakat setiap hari.

Baca juga  Bappeda Sumenep Perkuat Akuntabilitas OPD, Pembangunan Tak Sekadar Serapan Anggaran

Ia menekankan bahwa birokrasi yang berlandaskan Pancasila harus mampu menghadirkan pelayanan yang cepat, terbuka, tanggap, dan berpihak pada kepentingan publik. Karena itu, ASN tidak cukup hanya memenuhi target administrasi, melainkan juga harus menghasilkan manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat.

“ASN dituntut tidak hanya bekerja berdasarkan target administratif, tetapi juga harus mampu menghadirkan manfaat nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegasnya.

Lebih jauh, Arif menjelaskan bahwa setiap sila dalam Pancasila memiliki keterkaitan erat dengan tata kelola pemerintahan daerah. Nilai Ketuhanan Yang Maha Esa, misalnya, menjadi landasan moral bagi ASN untuk menjaga kejujuran, integritas, serta tanggung jawab dalam menjalankan amanah.

Baca juga  Bappeda Sumenep Prioritaskan Pembangunan Sesuai Aspirasi Warga

Sementara sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab diterapkan melalui pelayanan yang adil tanpa membedakan latar belakang masyarakat. Sedangkan semangat Persatuan Indonesia diwujudkan dengan memperkuat sinergi antarlembaga, dunia usaha, kalangan akademisi, hingga komunitas masyarakat guna mempercepat penanganan kemiskinan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Pada sila Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, Arif menegaskan pentingnya melibatkan masyarakat dalam proses penyusunan kebijakan pembangunan. Menurutnya, aspirasi warga harus menjadi bagian utama dalam setiap perencanaan, bukan sekadar pelengkap administratif.

Baca juga  Bappeda Sumenep Verifikasi 208 Pokir DPRD untuk Program Pembangunan 2027

Adapun sila Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia menjadi pijakan pemerintah daerah untuk memastikan hasil pembangunan dapat dirasakan secara merata, mulai dari pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia, hingga percepatan transformasi digital.

Menutup keterangannya, Arif menegaskan bahwa seluruh implementasi nilai-nilai Pancasila bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan terwujudnya pemerintahan yang semakin berkualitas.

“Penerapan nilai-nilai Pancasila ini tidak lain bertujuan untuk menghadirkan tata kelola pemerintahan yang efektif, pembangunan yang berkelanjutan, serta pelayanan publik yang semakin berkualitas,” pungkas Arif.(*)

Penulis : Ratih

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel www.warta9.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semarak Hari Jadi Sumenep ke-757, Siswa dan Guru SDN Soddara I Kompak Kenakan Baju Adat
MYZE Hotel Sumenep Tanam Mangrove, Perkuat Kepedulian terhadap Lingkungan Pesisir
Dari Malaysia ke Kangean Sumenep, Fauzi Jadikan BRILink Tumpuan Transaksi Warga
MYZE Hotel Sumenep Gelar Couple Yoga, 100 Peserta Nikmati Olahraga Bareng Sahabat
Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC
Hari Santri 2026, Fauzi Tekankan Ilmu, Akhlak, dan Kemandirian
SDN Soddara I Peringati Hari Santri, Tanamkan Nilai Perjuangan dan Akhlak
Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Dugaan Peredaran Sabu di Sumenep

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Semarak Hari Jadi Sumenep ke-757, Siswa dan Guru SDN Soddara I Kompak Kenakan Baju Adat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:56 WIB

MYZE Hotel Sumenep Tanam Mangrove, Perkuat Kepedulian terhadap Lingkungan Pesisir

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Dari Malaysia ke Kangean Sumenep, Fauzi Jadikan BRILink Tumpuan Transaksi Warga

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:25 WIB

MYZE Hotel Sumenep Gelar Couple Yoga, 100 Peserta Nikmati Olahraga Bareng Sahabat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Berita Terbaru

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo memberikan keterangan kepada awak media seusai apel Hari Santri Nasional 2026 di Kantor Pemkab Sumenep, Kamis (22/10/2026).

Daerah

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:05 WIB