Bappeda Sumenep Dorong OPD Fokus pada Hasil, Bukan Sekadar Serapan Anggaran

- Penulis

Jumat, 19 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat memaparkan strategi penguatan akuntabilitas kinerja dan tata kelola pembangunan daerah

Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat memaparkan strategi penguatan akuntabilitas kinerja dan tata kelola pembangunan daerah

SUMENEP, (WARTA9) – Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) terus memperkuat budaya akuntabilitas di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Langkah tersebut ditempuh untuk memastikan setiap program yang dijalankan pemerintah memiliki target yang terukur, berdampak nyata, serta dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.

Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, menegaskan bahwa prinsip akuntabilitas harus menjadi bagian dari seluruh tahapan pembangunan, mulai dari penyusunan perencanaan, pelaksanaan kegiatan, hingga proses evaluasi yang dilakukan secara terbuka dan objektif.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, seluruh OPD diminta mengoptimalkan penggunaan Sistem Informasi Kinerja Perangkat Daerah (SIKPD). Platform itu dinilai mampu membantu pemerintah dalam mengawasi perkembangan program secara lebih terukur dan terintegrasi.

Baca juga  Lewat Festival Ketupat 2025, Cara Pemkab Sumenep Jaga Tradisi Leluhur

Melalui sistem tersebut, berbagai indikator kinerja dapat dipantau secara real time, mulai dari target yang ditetapkan, perkembangan penggunaan anggaran, hingga capaian program yang dihasilkan oleh masing-masing perangkat daerah.

“Kami tidak mau program berjalan tetapi hasilnya tidak bisa diukur. Lewat SIKPD, target, realisasi anggaran, sampai capaian output-nya dapat dipantau. Ini bentuk tanggung jawab kami kepada masyarakat,” ujar Arif, Jumat (19/6).

Menurutnya, akuntabilitas tidak cukup diwujudkan hanya melalui penyampaian laporan administratif. Yang lebih utama adalah memastikan setiap kebijakan yang dijalankan pemerintah mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Bappeda bertugas memastikan uang rakyat digunakan sesuai dengan janji yang telah direncanakan. Jika OPD akuntabel, kepercayaan publik akan meningkat. Dan itu merupakan modal penting bagi pembangunan Sumenep ke depan,” katanya.

Baca juga  MYZE Hotel Sumenep Tawarkan Promo Kamar Spesial Hari Jadi Kota, Mulai Rp757 Ribu

Bappeda juga rutin melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program untuk mengetahui tingkat keberhasilan target yang telah ditetapkan sekaligus mengidentifikasi berbagai aspek yang masih memerlukan perbaikan.

Arif menekankan bahwa sinkronisasi antara dokumen perencanaan dan implementasi program di lapangan harus terus dijaga. Ia menilai ukuran keberhasilan pembangunan daerah tidak dapat hanya dilihat dari tingginya tingkat penyerapan anggaran.

“Keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari tingkat penyerapan anggaran, tetapi juga capaian program dan manfaat yang dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Baca juga  Kapolres Sumenep Pimpin Pemakaman Bripka Rahmat Hidayat

Selain itu, Bappeda mendorong seluruh OPD meningkatkan kualitas pelaporan kinerja. Data yang valid, terintegrasi, dan disampaikan tepat waktu menjadi elemen penting dalam mendukung proses perumusan kebijakan yang lebih tepat sasaran.

Kebijakan tersebut sejalan dengan arahan Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, yang terus mengupayakan terwujudnya tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Dengan penguatan sistem pengelolaan kinerja yang dilakukan secara berkelanjutan, Pemkab Sumenep optimistis kualitas tata kelola pemerintahan akan semakin meningkat. Langkah itu juga diharapkan mampu mendukung peningkatan nilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kinerja pemerintah daerah.(*)

Penulis : Ratih

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel www.warta9.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semarak Hari Jadi Sumenep ke-757, Siswa dan Guru SDN Soddara I Kompak Kenakan Baju Adat
MYZE Hotel Sumenep Tanam Mangrove, Perkuat Kepedulian terhadap Lingkungan Pesisir
Dari Malaysia ke Kangean Sumenep, Fauzi Jadikan BRILink Tumpuan Transaksi Warga
MYZE Hotel Sumenep Gelar Couple Yoga, 100 Peserta Nikmati Olahraga Bareng Sahabat
Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC
Hari Santri 2026, Fauzi Tekankan Ilmu, Akhlak, dan Kemandirian
SDN Soddara I Peringati Hari Santri, Tanamkan Nilai Perjuangan dan Akhlak
Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Dugaan Peredaran Sabu di Sumenep

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Semarak Hari Jadi Sumenep ke-757, Siswa dan Guru SDN Soddara I Kompak Kenakan Baju Adat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:56 WIB

MYZE Hotel Sumenep Tanam Mangrove, Perkuat Kepedulian terhadap Lingkungan Pesisir

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Dari Malaysia ke Kangean Sumenep, Fauzi Jadikan BRILink Tumpuan Transaksi Warga

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:25 WIB

MYZE Hotel Sumenep Gelar Couple Yoga, 100 Peserta Nikmati Olahraga Bareng Sahabat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Berita Terbaru

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo memberikan keterangan kepada awak media seusai apel Hari Santri Nasional 2026 di Kantor Pemkab Sumenep, Kamis (22/10/2026).

Daerah

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:05 WIB