Festival Paseser 2026 Siap Digelar di Pasongsongan, Hadirkan 757 Penari Tongtong dan Bazar UMKM Pesisir

- Penulis

Senin, 15 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pamflet Festival Paseser 2026 di Pelabuhan Pasongsongan yang akan menghadirkan pertunjukan 757 penari tongtong, festival budaya, dan bazar UMKM pesisir. (Istimewa)

Pamflet Festival Paseser 2026 di Pelabuhan Pasongsongan yang akan menghadirkan pertunjukan 757 penari tongtong, festival budaya, dan bazar UMKM pesisir. (Istimewa)

SUMENEP, (WARTA9) – Masyarakat pesisir Kabupaten Sumenep akan disuguhkan kemeriahan Festival Paseser Pasongsongan dan Paseser Patongtongan yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu malam, 21 Juni 2026, di kawasan Pelabuhan Pasongsongan.

Festival budaya tersebut menjadi ajang pelestarian tradisi sekaligus promosi potensi wisata dan ekonomi masyarakat pesisir. Berbagai kegiatan menarik akan ditampilkan, mulai dari pertunjukan musik tongtong, parade budaya, hingga bazar produk unggulan UMKM.

Salah satu agenda utama yang menjadi daya tarik adalah penampilan The Jingle Paseser Patongtongan yang melibatkan 757 penari Tongtong Na’ Kana’ Gir Sereng. Atraksi kolosal ini diperkirakan akan menjadi tontonan spektakuler yang memadukan seni musik dan tari khas Madura.

Baca juga  Polisi Buru Sopir Bus Tewaskan Pelajar di Sumenep

Selain itu, ada juga Festival Kor-Dekoran, yakni lomba miniatur dekorasi musik tongtong yang menampilkan kreativitas masyarakat dalam menghias alat musik tradisional. Tak kalah menarik, akan ada Festival Pan-Sampanan, berupa pameran miniatur perahu hias khas Madura yang menggambarkan kehidupan masyarakat nelayan pesisir.

Untuk mendukung geliat ekonomi lokal, festival ini turut menghadirkan Bazar UMKM yang menampilkan berbagai produk makanan dan olahan khas masyarakat pesisir Pasongsongan dan sekitarnya.

Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang kolaborasi antara pelaku seni, budaya, pelaku usaha mikro, serta masyarakat dalam menjaga warisan budaya Madura agar tetap lestari dan dikenal lebih luas. Festival budaya seperti musik tongtong sendiri telah menjadi bagian penting identitas budaya Madura dan terus dikembangkan sebagai daya tarik wisata daerah.

Baca juga  FPK Temui Kapolres Baru Sumenep, Bahas Galian C Ilegal, Narkoba, dan Miras

Camat Pasongsongan, Fariz Aulia Utomo, S.STP., M.Si, mengatakan Festival Paseser bukan sekadar ajang hiburan, tetapi juga upaya melestarikan budaya pesisir dan memperkuat perekonomian masyarakat melalui promosi UMKM lokal. Ia diketahui aktif mendorong pengembangan potensi ekonomi dan budaya di wilayah Pasongsongan.

“Festival Paseser merupakan momentum untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan kearifan lokal masyarakat pesisir Pasongsongan kepada khalayak yang lebih luas. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi ruang kolaborasi bagi para seniman, pelaku UMKM, generasi muda, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga serta mengembangkan warisan budaya Madura.”terangnya.

Baca juga  DKPP Sumenep Gelar Pasar Murah, Manfaatkan Hasil Petani Lokal

Fariz menambahkan, kehadiran ratusan penari tongtong, festival miniatur perahu hias, festival kor-dekoran, serta bazar UMKM diharapkan mampu menarik kunjungan masyarakat dan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi lokal.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Sumenep dan daerah sekitar untuk hadir dan memeriahkan Festival Paseser 2026. Mari bersama-sama merangkai nada dalam bingkai harmoni, karena budaya adalah identitas yang harus kita jaga dan wariskan kepada generasi mendatang.”ajak Camat yang akrab disapa Fariz itu.(*)

Penulis : Ratih

Follow WhatsApp Channel www.warta9.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semarak Hari Jadi Sumenep ke-757, Siswa dan Guru SDN Soddara I Kompak Kenakan Baju Adat
MYZE Hotel Sumenep Tanam Mangrove, Perkuat Kepedulian terhadap Lingkungan Pesisir
Dari Malaysia ke Kangean Sumenep, Fauzi Jadikan BRILink Tumpuan Transaksi Warga
MYZE Hotel Sumenep Gelar Couple Yoga, 100 Peserta Nikmati Olahraga Bareng Sahabat
Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC
Hari Santri 2026, Fauzi Tekankan Ilmu, Akhlak, dan Kemandirian
SDN Soddara I Peringati Hari Santri, Tanamkan Nilai Perjuangan dan Akhlak
Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Dugaan Peredaran Sabu di Sumenep

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Semarak Hari Jadi Sumenep ke-757, Siswa dan Guru SDN Soddara I Kompak Kenakan Baju Adat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:56 WIB

MYZE Hotel Sumenep Tanam Mangrove, Perkuat Kepedulian terhadap Lingkungan Pesisir

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Dari Malaysia ke Kangean Sumenep, Fauzi Jadikan BRILink Tumpuan Transaksi Warga

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:25 WIB

MYZE Hotel Sumenep Gelar Couple Yoga, 100 Peserta Nikmati Olahraga Bareng Sahabat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Berita Terbaru

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo memberikan keterangan kepada awak media seusai apel Hari Santri Nasional 2026 di Kantor Pemkab Sumenep, Kamis (22/10/2026).

Daerah

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:05 WIB