Puluhan Dapur MBG Sumenep Antre Sertifikasi, 21 Sudah Resmi Berlabel Halal

- Penulis

Sabtu, 20 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi

Foto Ilustrasi

SUMENEP, (WARTA9) – Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sumenep terus menunjukkan kemajuan, tidak hanya dari sisi cakupan layanan, tetapi juga dalam pemenuhan standar kehalalan makanan yang disajikan kepada masyarakat.

Hingga pertengahan Juni 2026, sebanyak 21 dapur MBG telah resmi mengantongi sertifikat halal. Sementara itu, sejumlah dapur lainnya masih menjalani proses verifikasi dan audit sebagai tahapan menuju penerbitan sertifikat halal.

Saat ini, terdapat 114 dapur MBG yang aktif beroperasi di berbagai kecamatan di Kabupaten Sumenep. Jumlah tersebut diperkirakan akan terus bertambah seiring rencana pengoperasian sekitar 10 dapur baru dalam waktu dekat guna memperluas jangkauan program nasional tersebut.

Baca juga  Bappeda Sumenep Verifikasi 208 Pokir DPRD untuk Program Pembangunan 2027

Pengawas Jaminan Produk Halal Ahli Pertama BPJPH Jawa Timur, Badrut Tamam, menjelaskan bahwa proses sertifikasi halal bagi dapur MBG berjalan sesuai prosedur yang telah ditetapkan pemerintah.

“Sebanyak 21 dapur sudah memperoleh sertifikat halal. Sedangkan dapur lainnya masih dalam tahapan audit dan sidang fatwa sebelum sertifikat dapat diterbitkan,” ujarnya, Selasa (9/6/2026).

Menurut Badrut, sertifikasi halal merupakan aspek penting dalam penyelenggaraan Program MBG. Selain menjadi bagian dari ketentuan yang berlaku, sertifikat halal juga memberikan kepastian kepada masyarakat bahwa makanan yang dikonsumsi telah memenuhi standar kehalalan.

Baca juga  Antrean BBM di Sumenep Disorot, Dugaan Pengisian Jerigen Berulang di SPBU Jadi Sorotan

Ia menegaskan, setiap dapur MBG wajib memiliki penyelia halal yang telah mendapatkan pelatihan dan kompetensi khusus terkait Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH). Peran penyelia halal sangat strategis karena bertugas memastikan seluruh proses produksi makanan berjalan sesuai ketentuan.

Mulai dari pemilihan bahan baku, proses pengolahan, penyimpanan, hingga distribusi makanan, seluruh tahapan harus diawasi agar tetap memenuhi standar halal secara konsisten.

“Keberadaan penyelia halal sangat penting karena mereka memahami seluruh proses jaminan produk halal, baik saat pengajuan sertifikasi maupun setelah sertifikat diterbitkan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Badrut menerangkan bahwa pengajuan sertifikasi halal kini dilakukan secara digital melalui sistem yang disediakan BPJPH. Untuk mempercepat proses tersebut, para pengelola dapur dapat memanfaatkan layanan konsultasi dari pengawas maupun pendamping proses produk halal yang tersedia di daerah.

Baca juga  MYZE Hotel Sumenep Luncurkan Little Chef, Anak Diajak Belajar Sambil Bermain

BPJPH berharap seluruh dapur penyelenggara Program MBG di Kabupaten Sumenep dapat segera menyelesaikan proses sertifikasi halal. Dengan demikian, pelaksanaan program dapat berjalan sesuai regulasi sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas dan keamanan makanan yang disediakan.

“Aturan mengenai kewajiban sertifikasi halal sudah sangat jelas. Tinggal bagaimana seluruh pihak berkomitmen untuk menjalankannya secara maksimal demi memberikan layanan terbaik kepada masyarakat,” pungkas Badrut. (*)

Penulis : Ratih

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.warta9.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KKN Posko 30 Dorong Pesantren Lebih Hijau Lewat Program EcoGreen
Kursus Bahasa Inggris hingga Malam, Santri PP Sumber Mas Didorong Lebih Percaya Diri
HerbalCraft KKN Posko 30 Ajarkan Santri Guluk-Guluk Olah Kunyit Jadi Produk Bernilai
MYZE Hotel Sumenep Hadirkan Membership Jokotole Gym, Dukung Gaya Hidup Sehat Masyarakat
MYZE Hotel Sumenep dan GREEBEL Semarakkan Kemerdekaan Lewat Lomba Mewarnai Anak
Tiga Warga Diamankan Polsek Pasongsongan, Diduga Terlibat Pencurian Travo Perahu
“Suki in The Garden” MYZE Hotel Sumenep, Sensasi Kuliner Malam dengan Live Music
Diduga Paksa Pacar Berhubungan Badan, Pria di Sampang Diamankan Polisi

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 19:45 WIB

KKN Posko 30 Dorong Pesantren Lebih Hijau Lewat Program EcoGreen

Selasa, 8 September 2026 - 22:34 WIB

Kursus Bahasa Inggris hingga Malam, Santri PP Sumber Mas Didorong Lebih Percaya Diri

Sabtu, 5 September 2026 - 11:09 WIB

HerbalCraft KKN Posko 30 Ajarkan Santri Guluk-Guluk Olah Kunyit Jadi Produk Bernilai

Rabu, 2 September 2026 - 14:37 WIB

MYZE Hotel Sumenep Hadirkan Membership Jokotole Gym, Dukung Gaya Hidup Sehat Masyarakat

Minggu, 30 Agustus 2026 - 14:25 WIB

MYZE Hotel Sumenep dan GREEBEL Semarakkan Kemerdekaan Lewat Lomba Mewarnai Anak

Berita Terbaru