Begini Strategi Bappeda Sumenep Atasi Kemiskinan

- Penulis

Kamis, 9 Januari 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto. (Foto: Istimewa)

Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto. (Foto: Istimewa)

SUMENEP, WARTA9 – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumenep, Jawa Timur, menunjukkan komitmennya dalam penanggulangan kemiskinan.

Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, menegaskan pentingnya kerjasama antar sektor untuk mengatasi kemiskinan di Kabupaten Sumenep.

“Penanggulangan kemiskinan bukan tugas yang mudah, namun dengan sinergi antara pemerintah, perusahaan, dan lembaga sosial, kita dapat mencapainya,” ungkap Arif. Kamis, (9/1/2025).

Baca juga  RSUDMA Sumenep Percepat Transformasi Layanan, Siap Jadi Rumah Sakit Rujukan Modern di Madura Timur

Menurutnya, keberhasilan penanggulangan kemiskinan di Sumenep bergantung pada dukungan OPD, BUMN/BUMD, dan lembaga non-profit seperti Baznas.

“Bappeda Sumenep merancang solusi jangka panjang melalui RPKD 2025-2029, bukan hanya fokus pada upaya jangka pendek,” jelasnya.

Baca juga  K.H. Abdul Basith AS Wafat, Annuqayah Guluk-Guluk Berduka

Dokumen ini disusun dengan melibatkan berbagai tahapan, termasuk diskusi kelompok terarah (FGD) untuk memetakan kondisi kemiskinan di wilayah tersebut.

Untuk memastikan tercapainya target penurunan angka kemiskinan, Bappeda Sumenep mengadakan Diseminasi Laporan Akhir RPKD pada Rabu, 11 Desember 2024, di Aula Potre Koneng.

Baca juga  Dinas PUTR Sumenep Bakal Keruk Dua Sungai untuk Cegah Banjir

Acara ini dihadiri oleh perwakilan dari 17 OPD, kepala desa, camat, serta berbagai pihak terkait lainnya.

RPKD 2025-2029 ini bertujuan untuk merancang strategi lima tahun dan aksi tahunan yang efektif dalam mengurangi kemiskinan secara signifikan.

Follow WhatsApp Channel www.warta9.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semarak Hari Jadi Sumenep ke-757, Siswa dan Guru SDN Soddara I Kompak Kenakan Baju Adat
MYZE Hotel Sumenep Tanam Mangrove, Perkuat Kepedulian terhadap Lingkungan Pesisir
Dari Malaysia ke Kangean Sumenep, Fauzi Jadikan BRILink Tumpuan Transaksi Warga
MYZE Hotel Sumenep Gelar Couple Yoga, 100 Peserta Nikmati Olahraga Bareng Sahabat
Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC
Hari Santri 2026, Fauzi Tekankan Ilmu, Akhlak, dan Kemandirian
SDN Soddara I Peringati Hari Santri, Tanamkan Nilai Perjuangan dan Akhlak
Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Dugaan Peredaran Sabu di Sumenep

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Semarak Hari Jadi Sumenep ke-757, Siswa dan Guru SDN Soddara I Kompak Kenakan Baju Adat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:56 WIB

MYZE Hotel Sumenep Tanam Mangrove, Perkuat Kepedulian terhadap Lingkungan Pesisir

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Dari Malaysia ke Kangean Sumenep, Fauzi Jadikan BRILink Tumpuan Transaksi Warga

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:25 WIB

MYZE Hotel Sumenep Gelar Couple Yoga, 100 Peserta Nikmati Olahraga Bareng Sahabat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Berita Terbaru

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo memberikan keterangan kepada awak media seusai apel Hari Santri Nasional 2026 di Kantor Pemkab Sumenep, Kamis (22/10/2026).

Daerah

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:05 WIB