K.H. Abdul Basith AS Wafat, Annuqayah Guluk-Guluk Berduka

- Penulis

Kamis, 13 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

K.H. Abdullah Sajjad, ayahanda K.H. Abdul Basith Abdullah Sajjad (AS), yang makamnya berada di kawasan Asta Selatan Pondok Pesantren Annuqayah, Guluk-Guluk, Sumenep.

K.H. Abdullah Sajjad, ayahanda K.H. Abdul Basith Abdullah Sajjad (AS), yang makamnya berada di kawasan Asta Selatan Pondok Pesantren Annuqayah, Guluk-Guluk, Sumenep.

SUMENEP, (WARTA9) — Kabar duka datang dari Pondok Pesantren Annuqayah, Guluk-Guluk, Sumenep. K.H. Abdul Basith Abdullah Sajjad (AS), salah satu pengasuh di lingkungan pesantren tersebut, meninggal dunia pada Kamis (13/8/2026) malam.

K.H. Abdul Basith AS mengembuskan napas terakhir selepas salat Maghrib di kediamannya yang berada di kawasan Ponpes Annuqayah. Almarhum selama ini dikenal sebagai pengasuh Ponpes Annuqayah Daerah Latee 1.

Kabar wafatnya almarhum dibenarkan K.H. Abd A’la, salah satu pengasuh Ponpes Annuqayah Latee. Menurutnya, K.H. Abdul Basith meninggal sekitar pukul 18.00 WIB.

“Iya, benar. Barusan setelah Maghrib. Jadi, pasnya mungkin pukul 18.00 WIB,” ucapnya, Kamis (13/8/2026) malam.

Keluarga kemudian melakukan sejumlah persiapan untuk prosesi pemakaman. Semula, pemakaman diperkirakan berlangsung sekitar pukul 23.30 WIB. Namun, jadwal tersebut masih dapat berubah menyesuaikan kesiapan keluarga.

Baca juga  Puluhan Dapur MBG Sumenep Antre Sertifikasi, 21 Sudah Resmi Berlabel Halal

Menurut Kiai A’la, putra almarhum yang berada di Kalimantan sebelumnya hendak ditunggu untuk hadir dalam prosesi pemakaman. Namun, Wajid disebut telah merelakan agar pemakaman tidak menunggu kepulangannya.

“Mungkin bisa mundur ke pukul 00.00 WIB. Awalnya menunggu Wajid (putra alm. yang kini berada di Kalimantan, red.), ternyata Wajid rela tidak ditunggu. Salat jenazah sebelum penguburuan, pukul 23.00 WIB mungkin,” jelasnya.

Untuk lokasi peristirahatan terakhir, keluarga masih mempertimbangkan beberapa pilihan. Salah satunya Asta Selatan yang berada di kompleks Ponpes Annuqayah. Di lokasi tersebut terdapat makam ayah almarhum, K.H. Abdullah Sajjad.

Baca juga  Bappeda Sumenep Verifikasi 208 Pokir DPRD untuk Program Pembangunan 2027

Sebelumnya, keluarga sempat mempertimbangkan agar almarhum dimakamkan di dekat K.H. Ahmad Basyir AS. Namun, keinginan terakhir K.H. Abdul Basith disebut lebih condong untuk dimakamkan bersama sang ayah.

“Awalnya mau berkumpul dengan alm. K.H. Ahmad Basyir AS. Akhir-akhir beliau ingin dikebumikan dengan ayahandanya. Tapi, ini belum pasti,” imbuhnya.

Semasa hidup, K.H. Abdul Basith AS diketahui telah lama menghadapi gangguan kesehatan berupa diabetes. Kondisi tersebut membuat aktivitas fisiknya terbatas. Meski demikian, semangatnya dalam berkarya tetap terjaga.

Baca juga  Bappeda Sumenep Matangkan Ranwal RPJMD 2025–2029 Bersama Bappeda Provinsi di Surabaya

Di tengah keterbatasan tersebut, almarhum masih aktif menuangkan pemikiran melalui tulisan. Produktivitas intelektual itu bahkan terus dilakukan hingga menjelang akhir hayatnya.

“Namun, meski kondisi beliau seperti itu, selama hidupnya beliau masih produktif menulis,” ujarnya.

K.H. Abdul Basith AS merupakan salah satu putra sulung K.H. Abdullah Sajad. Wafatnya tokoh pengasuh tersebut menjadi kehilangan bagi keluarga besar sekaligus lingkungan Pondok Pesantren Annuqayah.(*)

Penulis : Ratih

Editor : ZuhalieZ

Sumber Berita: Warta9.co.id

Follow WhatsApp Channel www.warta9.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semarak Hari Jadi Sumenep ke-757, Siswa dan Guru SDN Soddara I Kompak Kenakan Baju Adat
MYZE Hotel Sumenep Tanam Mangrove, Perkuat Kepedulian terhadap Lingkungan Pesisir
Dari Malaysia ke Kangean Sumenep, Fauzi Jadikan BRILink Tumpuan Transaksi Warga
MYZE Hotel Sumenep Gelar Couple Yoga, 100 Peserta Nikmati Olahraga Bareng Sahabat
Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC
Hari Santri 2026, Fauzi Tekankan Ilmu, Akhlak, dan Kemandirian
SDN Soddara I Peringati Hari Santri, Tanamkan Nilai Perjuangan dan Akhlak
Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Dugaan Peredaran Sabu di Sumenep

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Semarak Hari Jadi Sumenep ke-757, Siswa dan Guru SDN Soddara I Kompak Kenakan Baju Adat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:56 WIB

MYZE Hotel Sumenep Tanam Mangrove, Perkuat Kepedulian terhadap Lingkungan Pesisir

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Dari Malaysia ke Kangean Sumenep, Fauzi Jadikan BRILink Tumpuan Transaksi Warga

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:25 WIB

MYZE Hotel Sumenep Gelar Couple Yoga, 100 Peserta Nikmati Olahraga Bareng Sahabat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Berita Terbaru

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo memberikan keterangan kepada awak media seusai apel Hari Santri Nasional 2026 di Kantor Pemkab Sumenep, Kamis (22/10/2026).

Daerah

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:05 WIB