UNIBA Madura Goes Global, Kirim Mahasiswa dan Dosen ke Kancah Internasional

- Penulis

Rabu, 12 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dekan Fakultas Bahasa Asing UNIBA Madura, Lailiy Kurnia Ilahi saat memberikan keterangan kapada media. (Foto: Hayat/Warta9)

Dekan Fakultas Bahasa Asing UNIBA Madura, Lailiy Kurnia Ilahi saat memberikan keterangan kapada media. (Foto: Hayat/Warta9)

SUMENEP, warta9.co.id – Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura, Jawa Timur, terus memperkuat eksistensinya dengan menjalin berbagai kolaborasi strategis.

Kemitraan ini melibatkan institusi pemerintahan, perusahaan, dan perguruan tinggi luar negeri, guna meningkatkan kualitas pendidikan dan pengembangan akademik.

Rektor UNIBA Madura, Rachmad Hidayat, menyatakan bahwa universitas ini telah bekerja sama dengan lembaga strategis seperti Kejari Sumenep, Pengadilan Negeri Sumenep, dan Pengadilan Agama.

UNIBA Madura memperkuat keilmuan hukum dengan tenaga pengajar dari hakim dan jaksa. Selain itu, mereka bermitra dengan PT Garam, BNI, dan Pemda Sumenep.

Dalam ajang Dies Natalies ke-6 UNIBA Madura, Pemda turut berpartisipasi melalui keterlibatan RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep dalam kompetisi Futsal Exhibition UNIBA Madura 2024.

“Kami berupaya memperkuat jaringan di bidang akademik, industri, dan olahraga. Ke depan, kemitraan akan diperluas, termasuk dengan organisasi kewartawanan serta bank seperti BTN, BRI, dan BPRS,” ujar Rachmad dalam konferensi pers, Rabu (12/3/2025).

Baca juga  Mahasiswa STKIP PGRI Sumenep Tuntut Pecat Oknum Dosen Asusila

Selain kerja sama dalam negeri, UNIBA Madura juga telah meluncurkan program International Internship yang memungkinkan mahasiswa dan dosennya menimba ilmu di luar negeri.

Saat ini, kerja sama telah dijalin dengan universitas di Malaysia dan Thailand, bahkan tujuh mahasiswa dari Thailand akan menempuh pendidikan di UNIBA Madura dengan program beasiswa penuh.

Tahun ini, UNIBA Madura juga akan mengirim tiga mahasiswa dan satu dosen untuk mengajar di universitas internasional.

“Ke depan, kami akan memperluas kerja sama hingga ke Taiwan. Ini membuktikan bahwa UNIBA Madura tidak hanya berkembang di dalam negeri, tetapi juga telah mengembangkan sayapnya hingga ke level internasional,” tambahnya.

Baca juga  KPU Sumenep Sambut Ramadan dengan Pesan Kebersamaan dan Demokrasi yang Bermartabat

Dekan Fakultas Bahasa Asing UNIBA Madura, Lailiy Kurnia Ilahi menjelaskan bahwa program ini memberi kesempatan bagi mahasiswa terpilih untuk mengasah keterampilan di lingkungan global dan mengabdi kepada masyarakat internasional.

Tidak hanya sekadar mempraktikkan teori yang telah dipelajari di kampus, para peserta juga akan diberi kesempatan untuk mengajar di sekolah-sekolah tingkat SMP dan SMA di negara tujuan.

“Bahkan, beberapa mahasiswa akan ditempatkan langsung di konsulat dengan durasi program yang bervariasi mulai dari satu bulan, dua bulan, hingga satu semester,” kata Kurnia.

Ia menambahkan, gelombang pertama peserta akan menjalani magang selama 60 hari sebagai pengganti mata kuliah. Seleksi ketat diterapkan demi memastikan kualitas peserta.

Baca juga  Al-Alim Al-Muta’allim, Abuya Miftah Raih Gelar Doktor dengan Predikat Magna Cumlaude

“Mahasiswa harus melewati serangkaian tes, termasuk tes bahasa dan budaya, bakat dan minat, psikologi, tes potensi akademik, serta wawancara akhir,” ujarnya.

Penguasaan bahasa Inggris menjadi syarat utama, mengingat ini akan menjadi bahasa komunikasi selama program berlangsung.

“Demi kelancaran program, seluruh kebutuhan administrasi mulai dari paspor, transportasi, hingga akomodasi akan ditanggung oleh kampus,” imbuhnya.

Namun, kesiapan mental menjadi faktor utama yang harus dipersiapkan, selain kondisi fisik yang prima.

Dengan adanya program ini, diharapkan mahasiswa UNIBA Madura Sumenep tidak hanya memperoleh pengalaman magang di tingkat internasional, tetapi juga mampu memperluas wawasan.

“Juga dapat mengembangkan keterampilan komunikasi lintas budaya, serta membangun jaringan profesional yang lebih luas,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.warta9.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KKN Posko 30 Dorong Pesantren Lebih Hijau Lewat Program EcoGreen
Kursus Bahasa Inggris hingga Malam, Santri PP Sumber Mas Didorong Lebih Percaya Diri
MYZE Hotel Sumenep dan GREEBEL Semarakkan Kemerdekaan Lewat Lomba Mewarnai Anak
MYZE Hotel Sumenep Hadirkan Workspace, Tempat Nyaman untuk Kerja dan Belajar
MYZE Hotel Sumenep Luncurkan Little Chef, Anak Diajak Belajar Sambil Bermain
Pemkab Sumenep Tetapkan Bahasa Madura Sebagai Pelajaran Wajib
Pelatihan Paralegal di Unija, Pemkab Sumenep Dorong Akses Bantuan Hukum hingga Desa
Rektor Uniba Madura Nilai Kampus Tak Tepat Kelola Dapur MBG

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 19:45 WIB

KKN Posko 30 Dorong Pesantren Lebih Hijau Lewat Program EcoGreen

Selasa, 8 September 2026 - 22:34 WIB

Kursus Bahasa Inggris hingga Malam, Santri PP Sumber Mas Didorong Lebih Percaya Diri

Minggu, 30 Agustus 2026 - 14:25 WIB

MYZE Hotel Sumenep dan GREEBEL Semarakkan Kemerdekaan Lewat Lomba Mewarnai Anak

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:49 WIB

MYZE Hotel Sumenep Hadirkan Workspace, Tempat Nyaman untuk Kerja dan Belajar

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:49 WIB

MYZE Hotel Sumenep Luncurkan Little Chef, Anak Diajak Belajar Sambil Bermain

Berita Terbaru