Pemkab Sumenep Tetapkan Bahasa Madura Sebagai Pelajaran Wajib

- Penulis

Minggu, 28 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep memberikan keterangan terkait penerapan Perbup Nomor 55 Tahun 2025 yang mewajibkan pembelajaran Bahasa Madura bagi peserta didik PAUD, SD, hingga SMP di Kabupaten Sumenep.

Bupati Sumenep memberikan keterangan terkait penerapan Perbup Nomor 55 Tahun 2025 yang mewajibkan pembelajaran Bahasa Madura bagi peserta didik PAUD, SD, hingga SMP di Kabupaten Sumenep.

SUMENEP, (WARTA9) – Pemerintah Kabupaten Sumenep resmi mewajibkan pembelajaran Bahasa Madura di seluruh jenjang pendidikan mulai dari PAUD, SD hingga SMP pada tahun ajaran 2026. Kebijakan tersebut tertuang dalam Peraturan Bupati (Perbup) Sumenep Nomor 55 Tahun 2025 yang berlaku bagi sekolah negeri, swasta, serta lembaga pendidikan nonformal yang setara.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan langkah strategis untuk menjaga eksistensi bahasa daerah sekaligus memperkuat identitas budaya masyarakat Madura di tengah derasnya arus modernisasi.

“Bahasa Madura adalah identitas dan warisan budaya yang harus terus dijaga. Sekolah menjadi ruang paling efektif untuk mewariskannya kepada generasi muda,” kata Bupati Fauzi, Minggu (28/6).

Dalam aturan tersebut, Bahasa Madura ditetapkan sebagai mata pelajaran khusus dalam muatan lokal. Pembelajaran diberikan kepada siswa kelas I sampai VI SD dan kelas VII hingga IX SMP dengan alokasi dua jam pelajaran setiap minggu.

Baca juga  Lewat Strategi Ini, Pemkab Sumenep Optimis PAD Pasar Naik 30% pada 2025

Penerapan kebijakan ini tidak hanya terbatas pada kegiatan belajar mengajar di dalam kelas. Pemerintah daerah juga mewajibkan sekolah mengintegrasikan penggunaan Bahasa Madura dalam aktivitas kokurikuler dan ekstrakurikuler. Selain itu, setiap hari Selasa ditetapkan sebagai hari berbahasa Madura di lingkungan sekolah.

“Pelestarian bahasa daerah tidak cukup hanya melalui mata pelajaran. Karena itu, kami mendorong sekolah membangun kebiasaan menggunakan Bahasa Madura dalam aktivitas sehari-hari agar anak-anak semakin akrab dan bangga menggunakannya,” ujar Bupati Fauzi.

Untuk memperkuat atmosfer budaya lokal, sekolah diarahkan memutar lagu-lagu daerah Madura, memasang slogan pendidikan berbahasa Madura, serta menggunakan bahasa daerah pada penamaan ruangan dan papan informasi tertentu.

Baca juga  Bupati Sumenep Siapkan Mutasi Besar ASN: Tak Hanya Pejabat, Staf Pelaksana Juga Kena Rotasi

Hasil belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Madura nantinya menjadi bagian dari penilaian akademik. Nilai tersebut akan dicantumkan dalam rapor maupun ijazah sesuai regulasi yang berlaku.

Pemkab Sumenep juga menyiapkan mekanisme pengawasan dan evaluasi berkala guna memastikan kebijakan tersebut berjalan efektif di seluruh satuan pendidikan.

“Kami ingin pelaksanaan Perbup ini tidak berhenti sebagai aturan administratif, tetapi benar-benar diterapkan di sekolah sehingga Bahasa Madura tetap hidup, berkembang, dan diwariskan kepada generasi berikutnya,” tukasnya.(*)

Penulis : Ratih

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel www.warta9.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semarak Hari Jadi Sumenep ke-757, Siswa dan Guru SDN Soddara I Kompak Kenakan Baju Adat
MYZE Hotel Sumenep Tanam Mangrove, Perkuat Kepedulian terhadap Lingkungan Pesisir
Dari Malaysia ke Kangean Sumenep, Fauzi Jadikan BRILink Tumpuan Transaksi Warga
MYZE Hotel Sumenep Gelar Couple Yoga, 100 Peserta Nikmati Olahraga Bareng Sahabat
Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC
Hari Santri 2026, Fauzi Tekankan Ilmu, Akhlak, dan Kemandirian
SDN Soddara I Peringati Hari Santri, Tanamkan Nilai Perjuangan dan Akhlak
Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Dugaan Peredaran Sabu di Sumenep

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Semarak Hari Jadi Sumenep ke-757, Siswa dan Guru SDN Soddara I Kompak Kenakan Baju Adat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:56 WIB

MYZE Hotel Sumenep Tanam Mangrove, Perkuat Kepedulian terhadap Lingkungan Pesisir

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Dari Malaysia ke Kangean Sumenep, Fauzi Jadikan BRILink Tumpuan Transaksi Warga

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:25 WIB

MYZE Hotel Sumenep Gelar Couple Yoga, 100 Peserta Nikmati Olahraga Bareng Sahabat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Berita Terbaru

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo memberikan keterangan kepada awak media seusai apel Hari Santri Nasional 2026 di Kantor Pemkab Sumenep, Kamis (22/10/2026).

Daerah

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:05 WIB