DKPP Sumenep Tanggap Atasi Banjir di 54 Hektare Lahan Pertanian

- Penulis

Kamis, 23 Januari 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid.

Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid.

SUMENEP, warta9.co.id – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, bergerak cepat dalam menangani banjir yang melanda sekitar 54 hektare lahan pertanian di wilayah tersebut.

Langkah tanggap darurat ini dilakukan untuk mengurangi dampak kerugian yang dialami para petani akibat cuaca ekstrem.

Hujan lebat yang berlangsung dalam beberapa hari terakhir melanda Kecamatan Batuan, menyebabkan genangan air di Jalan Nasional Pamekasan-Sumenep.

Baca juga  Pengukuhan DPC PKB Sumenep Diwarnai Keluhan Konsumsi, Target 15 Kursi DPRD

Akibatnya, saluran irigasi tidak mampu menampung debit air yang meluap ke lahan pertanian. Selain mengakibatkan kemacetan, banjir ini juga merendam lahan pertanian warga, termasuk sawah-sawah yang ditanami padi.

Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid, mengungkapkan bahwa total lahan yang terdampak mencapai 54 hektare.

Baca juga  Tega! Suami Sah Jatuh Sakit Harus Operasi, Istri Malah Menikah Lagi

“Tim kami langsung turun ke lapangan untuk mengecek kondisi dan mengukur luas lahan yang terdampak,” ujar Chainur, Rabu (22/1/2025).

Di wilayah utara, 11 hektare sawah terendam, sementara di bagian selatan, tepatnya di area barat Tugu Kuda Terbang, genangan air meluas hingga 43 hektare.

Baca juga  MYZE Hotel Sumenep Gelar Couple Yoga, 100 Peserta Nikmati Olahraga Bareng Sahabat

Ia menjelaskan, jika genangan air bisa surut dalam waktu kurang dari tiga hari, dampak kerusakan pada tanaman padi tidak akan terlalu parah.

DKPP juga mengimbau masyarakat untuk segera menyedot air menggunakan mesin pompa, dengan tetap menjaga agar tebing sungai tidak rusak.

“Semoga air cepat surut agar tanaman warga tidak rusak,” harap Chainur.

Follow WhatsApp Channel www.warta9.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semarak Hari Jadi Sumenep ke-757, Siswa dan Guru SDN Soddara I Kompak Kenakan Baju Adat
MYZE Hotel Sumenep Tanam Mangrove, Perkuat Kepedulian terhadap Lingkungan Pesisir
Dari Malaysia ke Kangean Sumenep, Fauzi Jadikan BRILink Tumpuan Transaksi Warga
MYZE Hotel Sumenep Gelar Couple Yoga, 100 Peserta Nikmati Olahraga Bareng Sahabat
Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC
Hari Santri 2026, Fauzi Tekankan Ilmu, Akhlak, dan Kemandirian
SDN Soddara I Peringati Hari Santri, Tanamkan Nilai Perjuangan dan Akhlak
Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Dugaan Peredaran Sabu di Sumenep

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Semarak Hari Jadi Sumenep ke-757, Siswa dan Guru SDN Soddara I Kompak Kenakan Baju Adat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:56 WIB

MYZE Hotel Sumenep Tanam Mangrove, Perkuat Kepedulian terhadap Lingkungan Pesisir

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Dari Malaysia ke Kangean Sumenep, Fauzi Jadikan BRILink Tumpuan Transaksi Warga

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:25 WIB

MYZE Hotel Sumenep Gelar Couple Yoga, 100 Peserta Nikmati Olahraga Bareng Sahabat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Berita Terbaru

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo memberikan keterangan kepada awak media seusai apel Hari Santri Nasional 2026 di Kantor Pemkab Sumenep, Kamis (22/10/2026).

Daerah

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:05 WIB