Pencarian Berakhir, Warga Giligenting yang Hilang di Laut Ditemukan Meninggal

- Penulis

Senin, 3 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas bersama warga mengevakuasi jenazah korban yang ditemukan mengapung di perairan sekitar Pelabuhan Desa Aenganyar, Kecamatan Giligenting, Kabupaten Sumenep, Senin (3/8/2026). Ilustrasi.

Petugas bersama warga mengevakuasi jenazah korban yang ditemukan mengapung di perairan sekitar Pelabuhan Desa Aenganyar, Kecamatan Giligenting, Kabupaten Sumenep, Senin (3/8/2026). Ilustrasi.

SUMENEP, (WARTA9) — Pencarian terhadap seorang pria yang sebelumnya dilaporkan hilang di perairan sekitar Pelabuhan Desa Aenganyar, Kecamatan Giligenting, Kabupaten Sumenep, akhirnya berakhir. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada Senin (3/8/2026) sekitar pukul 11.25 WIB.

Korban berinisial M (35), warga Dusun Manding, Desa Aenganyar. Jenazahnya ditemukan mengapung di laut sekitar 400 meter di sisi barat Pelabuhan Aenganyar setelah sebelumnya dilakukan upaya pencarian oleh warga bersama aparat kepolisian.

Kasi Humas Polres Sumenep, Ipda Ardan, menjelaskan bahwa personel Polsek Giligenting bergerak ke lokasi sesaat setelah menerima informasi dari masyarakat mengenai penemuan sesosok mayat di perairan tersebut.

“Berdasarkan keterangan saksi, korban pertama kali ditemukan oleh Marhadi (50), seorang nelayan yang saat itu sedang memancing bersama dua rekannya, Dandi (25) dan Ramsi (35),” kata Ardan.

Menurut keterangan kepolisian, ketika melihat tubuh korban mengapung, Marhadi meminta dua rekannya tetap berada di sekitar lokasi guna memastikan jenazah tidak hanyut terbawa arus. Ia kemudian kembali ke daratan untuk memberitahukan temuan itu kepada keluarga korban sekaligus melapor kepada aparat.

Baca juga  Pemkab Sumenep Siap Tindak ASN Terlibat Judi Online

Tak lama setelah laporan diterima, anggota Polsek Giligenting bersama keluarga dan warga melakukan proses evakuasi. Jenazah kemudian dibawa ke rumah keluarga di Dusun Manding, Desa Aenganyar. Selanjutnya, jenazah dipindahkan ke rumah orang tua korban di Dusun Ragang, Desa Gedugan, Kecamatan Giligenting, sebelum dimakamkan.

Baca juga  Tega! Suami Sah Jatuh Sakit Harus Operasi, Istri Malah Menikah Lagi

Ardan menuturkan, selama proses penanganan, kepolisian melakukan koordinasi dengan Pemerintah Desa Aenganyar dan Puskesmas Giligenting. Selain itu, petugas juga meminta keterangan sejumlah saksi serta melengkapi administrasi penanganan, termasuk membuat surat pernyataan dari pihak keluarga.

Baca juga  8 Orang Korban Mobil Pick-Up Terguling di Sumenep Dirawat Intensif

Ia menambahkan, keluarga korban memilih tidak dilakukan pemeriksaan visum, baik visum luar maupun visum dalam. Keluarga juga menyatakan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah akibat kecelakaan tenggelam dan tidak akan mengajukan tuntutan hukum kepada pihak mana pun.

Di akhir keterangannya, Ardan mengingatkan masyarakat yang beraktivitas di laut agar selalu mengedepankan faktor keselamatan.

“Kami minta masyarakat memperhatikan kondisi cuaca, menggunakan alat keselamatan seperti jaket pelampung, serta tidak memaksakan berlayar ketika cuaca tidak mendukung guna mengurangi risiko kecelakaan di laut,” pesannya.(*)

Penulis : Ratih

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Warta9.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.warta9.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KKN Posko 30 Dorong Pesantren Lebih Hijau Lewat Program EcoGreen
Kursus Bahasa Inggris hingga Malam, Santri PP Sumber Mas Didorong Lebih Percaya Diri
HerbalCraft KKN Posko 30 Ajarkan Santri Guluk-Guluk Olah Kunyit Jadi Produk Bernilai
MYZE Hotel Sumenep Hadirkan Membership Jokotole Gym, Dukung Gaya Hidup Sehat Masyarakat
MYZE Hotel Sumenep dan GREEBEL Semarakkan Kemerdekaan Lewat Lomba Mewarnai Anak
Tiga Warga Diamankan Polsek Pasongsongan, Diduga Terlibat Pencurian Travo Perahu
“Suki in The Garden” MYZE Hotel Sumenep, Sensasi Kuliner Malam dengan Live Music
Diduga Paksa Pacar Berhubungan Badan, Pria di Sampang Diamankan Polisi

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 19:45 WIB

KKN Posko 30 Dorong Pesantren Lebih Hijau Lewat Program EcoGreen

Selasa, 8 September 2026 - 22:34 WIB

Kursus Bahasa Inggris hingga Malam, Santri PP Sumber Mas Didorong Lebih Percaya Diri

Sabtu, 5 September 2026 - 11:09 WIB

HerbalCraft KKN Posko 30 Ajarkan Santri Guluk-Guluk Olah Kunyit Jadi Produk Bernilai

Rabu, 2 September 2026 - 14:37 WIB

MYZE Hotel Sumenep Hadirkan Membership Jokotole Gym, Dukung Gaya Hidup Sehat Masyarakat

Minggu, 30 Agustus 2026 - 14:25 WIB

MYZE Hotel Sumenep dan GREEBEL Semarakkan Kemerdekaan Lewat Lomba Mewarnai Anak

Berita Terbaru