Sumenep, warta9.co.id – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menegaskan komitmennya menindak tegas aparatur sipil negara (ASN) yang terbukti terlibat dalam praktik judi online.
Maraknya kasus judi online turut menyeret kalangan aparatur sipil negara. Pemerintah Kabupaten Sumenep menyatakan keprihatinannya dan siap mengambil langkah tegas terhadap ASN yang terbukti melanggar disiplin.
“Kami prihatin atas maraknya kasus judi online, apalagi jika sampai ada ASN yang terlibat,” kata Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, Rabu (25/06/2025)
Ia menegaskan, ASN seharusnya menjadi teladan bagi masyarakat, bukan justru menjadi contoh buruk.
“Tidak ada ruang bagi ASN yang bermain-main dengan judi online. Kami pasti menindak sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.
Sebagai bentuk keseriusan, Bupati menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) untuk melakukan pemantauan dan penelusuran internal terhadap potensi keterlibatan ASN.
Selain itu, seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diminta memperketat pengawasan internal dan secara rutin memberikan edukasi terkait etika dan integritas ASN.
“Kami tidak ingin masa depan ASN hancur karena judi. Banyak yang terjerat utang hanya demi modal bermain judi online,” jelasnya.
Bupati juga mengajak masyarakat turut serta melakukan pengawasan. Warga diminta melapor secara resmi jika mengetahui atau mencurigai adanya ASN yang bermain judi online.
“ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep harus fokus memberikan pelayanan publik yang maksimal, dan tidak tergoda aktivitas judi online yang merusak,” pungkasnya.








Comment