246 Desa di Sumenep Bersiap Gelar Pilkades Serentak pada 2027, Ini Persiapannya

- Penulis

Selasa, 30 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, Achmad Dzulkarnain, memberikan keterangan kepada awak media terkait persiapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2027 yang akan diikuti 246 desa di Kabupaten Sumenep. (Foto: Istimewa).

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, Achmad Dzulkarnain, memberikan keterangan kepada awak media terkait persiapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2027 yang akan diikuti 246 desa di Kabupaten Sumenep. (Foto: Istimewa).

SUMENEP, (WARTA9) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mulai mematangkan persiapan penyelenggaraan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak yang dijadwalkan berlangsung pada 2027. Sebanyak 246 desa akan mengikuti pesta demokrasi tingkat desa tersebut.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, Achmad Dzulkarnain, mengatakan pelaksanaan Pilkades diproyeksikan berlangsung pada Oktober hingga November 2027. Namun, kepastian jadwal masih menunggu terbitnya petunjuk teknis (juknis) dari pemerintah pusat.

“Totalnya 246 desa yang akan menggelar Pilkades Serentak pada tahun 2027. Pelaksanaannya kemungkinan pada akhir tahun. Kami masih menunggu juknis dari pemerintah pusat,” ujar Dzul, Selasa (30/6).

Sembari menunggu regulasi tersebut, DPMD telah mengawali sejumlah tahapan persiapan. Mulai dari merancang regulasi teknis, menyusun alur pelaksanaan, hingga menghitung kebutuhan anggaran yang diperlukan untuk mendukung proses pemilihan.

Baca juga  Siswa SMAN 1 Ambunten Meninggal Dunia Saat Praktik Renang di Sungai Nangka

Seluruh biaya penyelenggaraan Pilkades dipastikan bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sumenep. Besaran dana yang dialokasikan untuk masing-masing desa akan disesuaikan dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT).

“Anggaran dari kita (APBD). Besarannya bervariasi, sesuai jumlah hak pilih di masing-masing desa. Kisarannya antara Rp 70 juta hingga Rp 120 juta per desa,” kata Dzul.

Menurutnya, pemerintah daerah belum akan menetapkan tahapan resmi sebelum aturan dari pemerintah pusat diterbitkan. Langkah itu dilakukan agar seluruh proses pelaksanaan memiliki landasan hukum yang jelas dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Baca juga  Bappeda Sumenep dan Bappenas Bahas Pengembangan Ekonomi Biru di Pulau Kangean

Di samping menyiapkan aspek administratif, DPMD juga akan memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak guna memastikan Pilkades Serentak berjalan aman, tertib, serta kondusif.

“Kami tidak ingin terburu-buru menetapkan tahapan sebelum regulasi resmi diterbitkan. Kami akan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait, agar berjalan sesuai ketentuan, aman, dan kondusif,” ungkap Dzul.

Pemkab Sumenep menargetkan seluruh tahapan Pilkades, termasuk pelantikan kepala desa terpilih, dapat diselesaikan pada 2027 sehingga agenda demokrasi desa tersebut rampung dalam satu tahun.

Baca juga  RSUDMA Sumenep Percepat Transformasi Layanan, Siap Jadi Rumah Sakit Rujukan Modern di Madura Timur

Penulis : Ratih

Editor : ZuhalieZ

Follow WhatsApp Channel www.warta9.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semarak Hari Jadi Sumenep ke-757, Siswa dan Guru SDN Soddara I Kompak Kenakan Baju Adat
MYZE Hotel Sumenep Tanam Mangrove, Perkuat Kepedulian terhadap Lingkungan Pesisir
Dari Malaysia ke Kangean Sumenep, Fauzi Jadikan BRILink Tumpuan Transaksi Warga
MYZE Hotel Sumenep Gelar Couple Yoga, 100 Peserta Nikmati Olahraga Bareng Sahabat
Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC
Hari Santri 2026, Fauzi Tekankan Ilmu, Akhlak, dan Kemandirian
SDN Soddara I Peringati Hari Santri, Tanamkan Nilai Perjuangan dan Akhlak
Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Dugaan Peredaran Sabu di Sumenep

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Semarak Hari Jadi Sumenep ke-757, Siswa dan Guru SDN Soddara I Kompak Kenakan Baju Adat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:56 WIB

MYZE Hotel Sumenep Tanam Mangrove, Perkuat Kepedulian terhadap Lingkungan Pesisir

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Dari Malaysia ke Kangean Sumenep, Fauzi Jadikan BRILink Tumpuan Transaksi Warga

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:25 WIB

MYZE Hotel Sumenep Gelar Couple Yoga, 100 Peserta Nikmati Olahraga Bareng Sahabat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Berita Terbaru

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo memberikan keterangan kepada awak media seusai apel Hari Santri Nasional 2026 di Kantor Pemkab Sumenep, Kamis (22/10/2026).

Daerah

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:05 WIB