Developer Desak BSN Evaluasi Pimpinan Cabang, Singgung Dugaan Kebohongan ke Publik

- Penulis

Rabu, 5 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur PT Linggarjati Trijaya Indah, Nanda Wirya Laksana, menyampaikan keterangan kepada awak media, Rabu (5/8), terkait polemik dengan Bank Syariah Nasional (BSN).

Direktur PT Linggarjati Trijaya Indah, Nanda Wirya Laksana, menyampaikan keterangan kepada awak media, Rabu (5/8), terkait polemik dengan Bank Syariah Nasional (BSN).

PAMEKASAN, (WARTA9) — Polemik antara PT Linggarjati Trijaya Indah dan Bank Syariah Nasional (BSN) kembali mencuat. Direktur PT Linggarjati Trijaya Indah, Nanda Wirya Laksana, meminta manajemen BSN mengevaluasi pejabat internal yang dinilai tidak menjalankan prinsip akuntabilitas dan keterbukaan dalam memberikan informasi kepada publik.

Menurut Wirya, sebagai badan usaha milik negara, BSN memiliki kewajiban menjaga kepercayaan masyarakat melalui sikap profesional dan komunikasi yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Tentunya kita tidak sudi melihat BUMN kita kinerjanya merosot, seperti yang dicontohkan Pimpinan BSN Cabang Surabaya, dia berdusta berkali-kali. Dari alibi dia soal aturan, klarifikasi yang tak kunjung ada kejelasan, sangat di sayangkan sifat-sifat seperti itu kebanyakan dimiliki seorang pelacur,” kata Wirya kepada wartawan di Sumenep, Rabu (5/8).

Ia menuturkan, hingga saat ini belum ada penjelasan lanjutan dari Pimpinan KC BSN Surabaya, Munawar Solihin, terkait polemik proses appraisal proyek Perumahan Bukit Damai. Padahal sebelumnya pihak bank sempat menyampaikan penjelasan mengenai mekanisme appraisal tersebut. Menurut Wirya, keterangan yang disampaikan tidak sesuai dengan dokumen maupun tahapan yang pernah dijalani pihak pengembang.

“Pimpinan BSN Cabang Surabaya bekerja di dalam lembaga perbankan syariah, setiap waktunya selalu menjual produk-produk layanan perbankan yang dibungkus dengan istilah-istilah agama. dia sudah berdusta dan tak luput dia tega dan kejam membohongi publik dengan kata-kata aturan, padahal hal tersebut merupakan kebohongan besar,” ujarnya.

Wirya juga menilai nilai-nilai syariah yang diusung BSN semestinya tidak hanya diwujudkan melalui produk dan layanan perbankan, tetapi juga tercermin dalam sikap para pejabatnya ketika memberikan penjelasan kepada masyarakat maupun menyelesaikan persoalan dengan mitra usaha.

“Prinsip syariah itu identik dengan kejujuran, amanah, dan tanggung jawab. Nilai-nilai itu seharusnya menjadi budaya kerja, bukan hanya identitas lembaga. Ketika muncul persoalan, yang dibutuhkan adalah keterbukaan dan keberanian memberikan penjelasan kepada publik,” katanya.

Ia berharap manajemen BSN segera melakukan evaluasi internal agar persoalan serupa tidak berulang. Menurutnya, profesionalisme dan transparansi merupakan kunci menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga keuangan, khususnya yang mengusung konsep perbankan syariah.

“Kami tidak sedang mencari konflik. Yang kami inginkan adalah penjelasan yang dapat dipertanggungjawabkan sehingga persoalan ini bisa diselesaikan secara baik-baik,” ucap Wirya.

Ia kembali menegaskan bahwa setiap insan yang bekerja di lembaga berbasis syariah seharusnya menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran.

“Tentunya kita makhluk yang hidup dalam berlandaskan aturan agama, apalagi Pimpinan BSN Surabaya bekerja di perbankan selalu menjual produk yang di bungkus dengan nilai-nilai syariah. Banyak orang sekarang takut kehilangan jabatan, harta, dan tahta mereka rela berbohong pada publik, sungguh sangat miris sekali,” timpalnya menambahkan.

Sebelumnya, Pimpinan KC BSN Surabaya, Munawar Solihin, menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan check and recheck terhadap keluhan developer yang berkaitan dengan lambannya komunikasi dan proses appraisal. Namun hingga laporan ini dipublikasikan, belum ada penjelasan lanjutan yang disampaikan kepada publik.

Baca juga  KPRI RSUD Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat, Nilainya Tembus 88,3

Sementara itu, upaya konfirmasi kepada Munawar Solihin maupun Pimpinan KCP BSN Pamekasan, Krisno Pradiatmoko, juga belum memperoleh respons.

Redaksi tetap memberikan ruang hak jawab kepada pihak BSN apabila di kemudian hari ingin menyampaikan klarifikasi atau tanggapan atas berbagai pernyataan yang dimuat dalam pemberitaan ini.(*)

Baca juga  PMII UPI Sumenep Desak Evaluasi Pusat Informasi KKKS yang Dinilai Tak Berdampak bagi Publik

Penulis : Ratih

Editor : ZuhalieZ

Sumber Berita: Warta9.co.id

Follow WhatsApp Channel www.warta9.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semarak Hari Jadi Sumenep ke-757, Siswa dan Guru SDN Soddara I Kompak Kenakan Baju Adat
MYZE Hotel Sumenep Tanam Mangrove, Perkuat Kepedulian terhadap Lingkungan Pesisir
Dari Malaysia ke Kangean Sumenep, Fauzi Jadikan BRILink Tumpuan Transaksi Warga
MYZE Hotel Sumenep Gelar Couple Yoga, 100 Peserta Nikmati Olahraga Bareng Sahabat
Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC
Hari Santri 2026, Fauzi Tekankan Ilmu, Akhlak, dan Kemandirian
SDN Soddara I Peringati Hari Santri, Tanamkan Nilai Perjuangan dan Akhlak
Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Dugaan Peredaran Sabu di Sumenep

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Semarak Hari Jadi Sumenep ke-757, Siswa dan Guru SDN Soddara I Kompak Kenakan Baju Adat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:56 WIB

MYZE Hotel Sumenep Tanam Mangrove, Perkuat Kepedulian terhadap Lingkungan Pesisir

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Dari Malaysia ke Kangean Sumenep, Fauzi Jadikan BRILink Tumpuan Transaksi Warga

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:25 WIB

MYZE Hotel Sumenep Gelar Couple Yoga, 100 Peserta Nikmati Olahraga Bareng Sahabat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Berita Terbaru

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo memberikan keterangan kepada awak media seusai apel Hari Santri Nasional 2026 di Kantor Pemkab Sumenep, Kamis (22/10/2026).

Daerah

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:05 WIB