Jadwal Pilkades di Sumenep Diundur, Sebagian Digelar 2029

- Penulis

Rabu, 9 April 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf saat menyampaikan sambutan dalam suatu acara kedinasan. (Foto: Dok. Warta9)

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf saat menyampaikan sambutan dalam suatu acara kedinasan. (Foto: Dok. Warta9)

SUMENEP, WARTA9 – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, dipastikan mundur dari jadwal semula.

Pilkades yang awalnya direncanakan pada Desember 2025, kini akan digelar bertahap pada tahun 2027 dan 2029.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf, mengatakan perubahan ini disebabkan oleh aturan baru terkait perpanjangan masa jabatan kepala desa.

Baca juga  Kadisdik Sumenep Dinobatkan sebagai Pejabat Penggiat Literasi Nasional 2025

“Awalnya dijadwalkan 2025, tapi karena regulasi baru, jadwalnya ikut berubah,” kata Syahroni kepada wartawan, Rabu (9/4/2025).

Dari 330 desa di Sumenep, sebanyak 246 desa dijadwalkan menggelar Pilkades pada 2027, sementara 84 desa lainnya akan melaksanakan Pilkades pada 2029.

Baca juga  Dua Hari Terombang-ambing di Laut, Enam Nelayan Pamekasan Selamat dari Maut

Anwar menambahkan, teknis pelaksanaan Pilkades masih menunggu regulasi resmi dari pemerintah pusat. “Kemungkinan besar akan ada penyesuaian aturan,” katanya.

Untuk anggaran, DPMD telah mengajukan usulan dana ke instansi keuangan daerah. Perhitungan anggaran akan mengacu pada jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilkada 2024.

Baca juga  Polres Sumenep Tegaskan Kendaraan Pajak Mati Tidak Disita

“Kami sudah bersurat ke KPU Sumenep untuk mendapatkan data DPT sebagai dasar penyusunan anggaran,” jelasnya.

Untuk diketahui, sebanyak 299 desa masih dipimpin kepala desa definitif, sedangkan 31 desa lainnya berada di bawah kepemimpinan pejabat sementara.

Follow WhatsApp Channel www.warta9.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semarak Hari Jadi Sumenep ke-757, Siswa dan Guru SDN Soddara I Kompak Kenakan Baju Adat
MYZE Hotel Sumenep Tanam Mangrove, Perkuat Kepedulian terhadap Lingkungan Pesisir
Dari Malaysia ke Kangean Sumenep, Fauzi Jadikan BRILink Tumpuan Transaksi Warga
MYZE Hotel Sumenep Gelar Couple Yoga, 100 Peserta Nikmati Olahraga Bareng Sahabat
Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC
Hari Santri 2026, Fauzi Tekankan Ilmu, Akhlak, dan Kemandirian
SDN Soddara I Peringati Hari Santri, Tanamkan Nilai Perjuangan dan Akhlak
Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Dugaan Peredaran Sabu di Sumenep

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Semarak Hari Jadi Sumenep ke-757, Siswa dan Guru SDN Soddara I Kompak Kenakan Baju Adat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:56 WIB

MYZE Hotel Sumenep Tanam Mangrove, Perkuat Kepedulian terhadap Lingkungan Pesisir

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Dari Malaysia ke Kangean Sumenep, Fauzi Jadikan BRILink Tumpuan Transaksi Warga

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:25 WIB

MYZE Hotel Sumenep Gelar Couple Yoga, 100 Peserta Nikmati Olahraga Bareng Sahabat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Berita Terbaru

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo memberikan keterangan kepada awak media seusai apel Hari Santri Nasional 2026 di Kantor Pemkab Sumenep, Kamis (22/10/2026).

Daerah

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:05 WIB