Waspada! Gelombang Tinggi Ancam Perairan Sumenep

- Penulis

Selasa, 4 Februari 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

SUMENEP, warta9.co.id – Gelombang tinggi di perairan selatan dan utara Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, berpotensi membahayakan aktivitas pelayaran.

Kepala BMKG Sumenep, Ari Widjajanto, menjelaskan bahwa fenomena ini disebabkan oleh pusat tekanan rendah di selatan Jawa, tepatnya di Samudra Pasifik.

“Ombak di perairan Sumenep diperkirakan dapat mencapai lebih dari 2 meter,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon. Selasa (4/2/2025).

Baca juga  Pimpinan Pesantren di Sumenep Diduga Cabuli 10 Santriwati, Terancam 15 Tahun Penjara

Tekanan tersebut semakin diperparah oleh angin barat yang mendorong gelombang ke arah utara Jawa, termasuk wilayah Madura, khususnya Sumenep.

“Meskipun perairan Madura secara umum tidak terlalu terdampak parah karena terhalang Pulau Jawa, pengaruhnya tetap signifikan,” jelasnya.

Baca juga  Menu Program MBG di Sumenep Berbeda Selama Ramadan

Cuaca buruk ini diprediksi akan berlanjut hingga sepekan ke depan hingga 5 Februari, bahkan ada kemungkinan sampai 6 atau 7 Februari.

“Perkiraan ini dapat berubah karena pusat tekanan rendah tersebut baru terbentuk, sehingga tarikan angin masih dapat menyebabkan gelombang tinggi,” jelasnya.

Baca juga  Gus Islah Bahrawi Ajak Warga Pasongsongan Rawat Keberagaman

BMKG mengimbau masyarakat, terutama nelayan dan pelaku transportasi laut, untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengutamakan keselamatan.

“Kami berharap informasi ini dapat menjadi acuan bagi semua pihak, terutama nelayan dan operator pelayaran. Keselamatan harus diutamakan, jadi sebaiknya menunda perjalanan jika kondisi tidak memungkinkan,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel www.warta9.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semarak Hari Jadi Sumenep ke-757, Siswa dan Guru SDN Soddara I Kompak Kenakan Baju Adat
MYZE Hotel Sumenep Tanam Mangrove, Perkuat Kepedulian terhadap Lingkungan Pesisir
Dari Malaysia ke Kangean Sumenep, Fauzi Jadikan BRILink Tumpuan Transaksi Warga
MYZE Hotel Sumenep Gelar Couple Yoga, 100 Peserta Nikmati Olahraga Bareng Sahabat
Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC
Hari Santri 2026, Fauzi Tekankan Ilmu, Akhlak, dan Kemandirian
SDN Soddara I Peringati Hari Santri, Tanamkan Nilai Perjuangan dan Akhlak
Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Dugaan Peredaran Sabu di Sumenep

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Semarak Hari Jadi Sumenep ke-757, Siswa dan Guru SDN Soddara I Kompak Kenakan Baju Adat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:56 WIB

MYZE Hotel Sumenep Tanam Mangrove, Perkuat Kepedulian terhadap Lingkungan Pesisir

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Dari Malaysia ke Kangean Sumenep, Fauzi Jadikan BRILink Tumpuan Transaksi Warga

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:25 WIB

MYZE Hotel Sumenep Gelar Couple Yoga, 100 Peserta Nikmati Olahraga Bareng Sahabat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Berita Terbaru

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo memberikan keterangan kepada awak media seusai apel Hari Santri Nasional 2026 di Kantor Pemkab Sumenep, Kamis (22/10/2026).

Daerah

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:05 WIB