Pimpinan Pesantren di Sumenep Diduga Cabuli 10 Santriwati, Terancam 15 Tahun Penjara

- Penulis

Rabu, 11 Juni 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, warta9.co.id – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sumenep bergerak cepat mengungkap kasus rudapaksa terhadap sejumlah santriwati yang dilakukan oleh oknum pengurus pondok pesantren di Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

Pelaku diketahui bernama Moh. Sahnan (51), warga Dusun Sumber, Desa Kalisangka, Kecamatan Arjasa. Pria yang seharusnya menjadi panutan dan pembimbing spiritual itu justru menyalahgunakan posisinya untuk melancarkan aksi bejat terhadap santriwati yang masih di bawah umur.

Penangkapan terhadap Sahnan dilakukan pada Selasa dini hari, 10 Juni 2025, sekitar pukul 03.30 WIB, di Desa Kesambi Rampak, Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo, setelah sempat melarikan diri pasca kasus mencuat.

Baca juga  Layanan Lambat, Kepala UPT Dukcapil Ambunten Dikritik Warga

Menurut keterangan Plt. Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, pengungkapan kasus ini berdasarkan laporan resmi yang diterima pihak kepolisian pada 3 Juni 2025. Laporan tersebut diajukan oleh korban berinisial F, seorang santriwati yang mengaku menjadi korban rudapaksa sejak tahun 2021.

Dalam pengakuannya, korban F menyebut bahwa Sahnan memanggilnya dengan dalih meminta diambilkan air dingin dan mengantarkannya ke dalam kamar. Saat korban berada di dalam kamar itulah, pelaku melancarkan aksi bejatnya.

“Korban tidak berani melawan karena pelaku merupakan pengurus sekaligus pengasuh pondok pesantren,” ungkap AKP Widiarti. Rabu, (11/6/2025).

Baca juga  Anggota DPRD Sumenep Minta Bantuan RTLH Tepat Sasaran

Usai melancarkan aksi pertamanya, pelaku bahkan mengancam korban untuk tidak menceritakan kejadian itu kepada siapa pun. Lima hari kemudian, dengan modus yang sama, pelaku kembali merudapaksa korban di kamar yang sama.

Lebih mengejutkan, dari hasil penyelidikan Tim PPA dan Resmob Polres Sumenep, diketahui bahwa korban dari aksi bejat Sahnan bukan hanya F seorang. Total ada 10 santriwati yang diduga telah menjadi korban tindakan tidak senonoh pelaku selama berada di bawah asuhannya.

Baca juga  Mahasiswi Korban Pelecehan di UNIBA Madura Lapor Komnas HAM dan DPR RI

Kini, Moh. Sahnan telah ditahan dan dijerat dengan Pasal 81 ayat (1), (2), dan (3) serta Pasal 82 ayat (1) dan (2) Undang-Undang RI No. 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak, yang merupakan perubahan dari UU RI No. 35 Tahun 2014.

Ancaman hukuman yang menanti pelaku adalah maksimal 15 tahun penjara, ditambah pemberatan karena dilakukan oleh orang yang memiliki hubungan kuasa dan tanggung jawab terhadap para korban.

“Proses hukum sedang berjalan, dan tersangka kini diamankan di Mapolres Sumenep,” tutup AKP Widiarti.

Follow WhatsApp Channel www.warta9.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Dugaan Peredaran Sabu di Sumenep
Dugaan Permintaan Rp100 Juta, Sipropam Polresta Sumenep Periksa Sejumlah Pihak
Siswa SMAN 1 Ambunten Meninggal Dunia Saat Praktik Renang di Sungai Nangka
Tiga Warga Diamankan Polsek Pasongsongan, Diduga Terlibat Pencurian Travo Perahu
Diduga Paksa Pacar Berhubungan Badan, Pria di Sampang Diamankan Polisi
Siswi SMA di Pamekasan Melahirkan Bayi, Ayah Kandung Jadi Terduga
Polisi Gerebek Toko di Pasongsongan, Pria Diduga Pakai Sabu Diamankan
Senggolan Mobil Berujung Penganiayaan di Pasongsongan Sumenep

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Dugaan Peredaran Sabu di Sumenep

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:57 WIB

Dugaan Permintaan Rp100 Juta, Sipropam Polresta Sumenep Periksa Sejumlah Pihak

Jumat, 2 Oktober 2026 - 22:15 WIB

Siswa SMAN 1 Ambunten Meninggal Dunia Saat Praktik Renang di Sungai Nangka

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:23 WIB

Tiga Warga Diamankan Polsek Pasongsongan, Diduga Terlibat Pencurian Travo Perahu

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:57 WIB

Diduga Paksa Pacar Berhubungan Badan, Pria di Sampang Diamankan Polisi

Berita Terbaru

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo memberikan keterangan kepada awak media seusai apel Hari Santri Nasional 2026 di Kantor Pemkab Sumenep, Kamis (22/10/2026).

Daerah

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:05 WIB