SUMENEP, WARTA9 – Warga Desa Poteran, Kecamatan Talango, Sumenep, Jawa Timur menemukan kerangka kepala manusia di bibir pantai setempat.
Perangkat Desa Poteran, Hidayatussibyan mengatakan kerangka kepala manusia itu diduga milik mayat tanpa identitas yang ditemukan pada Sabtu (5/4/2025) lalu.
“Benar, kerangka kepala manusia ditemukan tak jauh dari lokasi temuan mayat tanpa identitas,” kata dia pada media ini. Kamis, (9/4/2025).
Karena belum ada pihak yang mengklaim atau menjemput, perangkat desa setempat menguburkan kepala mayat tersebut di sebelah timur Balai Desa Poteran.
“Belum ada pihak keluarga yang datang untuk menjemput dan mengurus pemakaman jenazah karena memang jasad sudah sulit dikenali,” ucapnya.
Diberitakan sebelumnya, sesosok mayat tanpa identitas ditemukan terdampar di pesisir pantai Dusun Taman, Desa Poteran, Kecamatan Talango, Sumenep, Jawa Timur pada Sabtu (5/4/2025) sekitar pukul 14.30 WIB.
Mayat itu ditemukan dalam kondisi mengenaskan. Kepala korban hilang, jari tangan dan kaki hancur, serta bagian pantat terdapat lubang.
Plt Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti S., mengatakan alat kelamin korban juga tidak tampak jelas. Identitas dan penyebab kematian masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Penemuan mayat ini pertama kali dilaporkan oleh Rusydi (47), warga setempat yang tengah menuju lahan tegal miliknya di dekat pantai.
“Ia mencium bau menyengat dan setelah dicari, ditemukanlah sesosok mayat tanpa kepala di pinggir pantai yang sedang surut,” kata AKP Widi.
Polisi Kesulitan Identifikasi Mayat Tanpa Kepala
Polres Sumenep, Jawa Timur, kesulitan mengidentifikasi mayat tanpa kepala yang ditemukan di pantai Desa Poteran, Talango, pada Sabtu (5/4/2025).
Mayat tersebut ditemukan dalam kondisi rusak parah. Bagian kepala hilang, dan alat kelamin juga sudah tidak ada. Hal ini membuat proses identifikasi menjadi sangat sulit.
“Karena kondisi tubuh sudah rusak, kami belum bisa memastikan identitas korban,” ujar Plt Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti S. Selasa, (8/4/2025).
Pihaknya saat ini masih menunggu kedatangan tim forensik dari Polda Jawa Timur untuk melakukan otopsi lebih lanjut.
“Kami mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera melapor ke kantor polisi terdekat,” ucapnya.








Comment