Viral Pesan Berantai Soal Teror Kriminal di Madura, Polisi Tegaskan Hoaks

- Penulis

Jumat, 4 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesan berantai yang disebar di media sosial atau Grup WhatsApp. (Foto: Istimewa)

Pesan berantai yang disebar di media sosial atau Grup WhatsApp. (Foto: Istimewa)

SUMENEP, WARTA9 – Pesan berantai yang mengandung ancaman teror kriminal kembali viral di media sosial dan grup WhatsApp belum lama ini.

Pesan tersebut membuat sebagian warga panik, terlebih dengan adanya stereotip negatif bahwa wilayah Madura rawan tindakan kriminal.

Dalam pesan itu, warga diimbau untuk waspada terhadap modus baru kejahatan berupa perampokan, pemerkosaan, dan penculikan.

Salah satu narasi menyebutkan bahwa jika seseorang menemukan anak menangis di jalan dan meminta diantar ke suatu alamat, maka sebaiknya anak tersebut dibawa ke kantor polisi atau Koramil terdekat karena itu disebut sebagai modus kejahatan.

Pesan tersebut bahkan mencatut nama institusi resmi seperti TNI dan Polri, dengan kalimat:

“Info dari POLRI & TNI AD… Pesan Ini Bisa Membantu Menyelamatkan Wanita Dan 0rang Yang Penting Dalam Hidup Anda… HATI-HATI WASPADA. BUAT DAERAH MADURA SAJA.”

Namun, setelah dikonfirmasi kepada pihak kepolisian, informasi dalam pesan tersebut dipastikan tidak benar alias hoaks.

“Berita lama itu, Mas. Diunggah lagi. Hoaks, Mas,” tegas Plt Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti S., saat dihubungi pada Jumat (4/4/2025).

Ia mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang sumbernya tidak jelas dan tidak valid, meskipun mencatut nama aparat negara.

“Saring dulu sebelum sharing informasi. Warga harus cerdas,” tutupnya.

Facebook Comments Box

Comment

Follow WhatsApp Channel www.warta9.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Hendak Edarkan Sabu, Pria Asal Sampang Diciduk di Warung Makan Pamekasan
Dugaan Perselingkuhan ASN Guru di Pulau Ra’as Jadi Sorotan, Disdik Sumenep Didesak Turun Tangan
Pelatihan Paralegal di Unija, Pemkab Sumenep Dorong Akses Bantuan Hukum hingga Desa
KPK Periksa Belasan Saksi di Sumenep, Dalami Dugaan Korupsi Dana Hibah Pokmas Jatim
Pria di Lenteng Sumenep Tewas Dibacok, Polisi Kejar Terduga Pelaku
Curi Dua Sapi, Warga Lenteng Ditangkap di Kediri Setelah Lama Buron
Kuasa Hukum Bang Alief Soroti Cacat Prosedur Penanganan Kasus Dugaan Korupsi oleh Tipikor Polres Sumenep
Polres Sumenep Beri Penghargaan kepada Lima Warga Teladan, Kapolres: “Sinergi Polri dan Masyarakat adalah Kunci Kamtibmas”

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 20:49 WIB

Diduga Hendak Edarkan Sabu, Pria Asal Sampang Diciduk di Warung Makan Pamekasan

Senin, 25 Mei 2026 - 09:57 WIB

Dugaan Perselingkuhan ASN Guru di Pulau Ra’as Jadi Sorotan, Disdik Sumenep Didesak Turun Tangan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 08:15 WIB

Pelatihan Paralegal di Unija, Pemkab Sumenep Dorong Akses Bantuan Hukum hingga Desa

Kamis, 21 Mei 2026 - 02:32 WIB

KPK Periksa Belasan Saksi di Sumenep, Dalami Dugaan Korupsi Dana Hibah Pokmas Jatim

Kamis, 29 Januari 2026 - 15:05 WIB

Pria di Lenteng Sumenep Tewas Dibacok, Polisi Kejar Terduga Pelaku

Berita Terbaru