SUMENEP, (WARTA9) – Kebakaran menghanguskan tiga unit rumah beserta kandang sapi di Dusun Gunung, Desa Payudan Dundang, Kecamatan Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep, Sabtu (11/7/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Meski menyebabkan kerusakan cukup parah, peristiwa tersebut dipastikan tidak menimbulkan korban jiwa.
Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melalui Kapolsek Guluk-Guluk mengatakan, hasil penyelidikan awal mengarah pada dugaan api berasal dari pembakaran sampah yang bercampur kotoran sapi. Kobaran api kemudian merambat ke kandang sebelum menyambar dapur rumah warga yang didominasi material bambu.
“Kebakaran diduga bermula dari sampah dan kotoran sapi yang terbakar. Api kemudian dengan cepat menjalar ke kandang sapi dan dapur rumah warga yang sebagian besar berbahan bambu, sehingga menyebabkan kobaran api semakin membesar,” ujar Kapolsek Guluk-Guluk mewakili Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto.
Tiga warga yang terdampak dalam insiden tersebut masing-masing H. Abd. Halim, H. Addus Salam, dan Ismail. Rumah berikut kandang sapi milik ketiganya mengalami kerusakan berat akibat dilalap si jago merah. Nilai kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp150 juta.
Begitu menerima laporan dari warga, personel Polsek Guluk-Guluk langsung bergerak menuju lokasi bersama anggota Koramil Guluk-Guluk, perangkat Desa Payudan Dundang, petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Sumenep, serta tim pemadam dari TNI AD. Mereka berjibaku memadamkan api sekaligus mencegah kobaran meluas ke bangunan lain.
Upaya pemadaman akhirnya membuahkan hasil setelah api berhasil dikendalikan berkat sinergi aparat dan bantuan masyarakat sekitar. Kondisi di lokasi kini telah dinyatakan aman dan tidak lagi mengancam permukiman di sekitarnya.
Kepolisian mengingatkan masyarakat agar lebih waspada saat membakar sampah atau limbah, terutama pada musim kemarau yang membuat api lebih mudah menyebar. Warga juga diminta memastikan api telah benar-benar padam sebelum meninggalkan lokasi pembakaran untuk menghindari kejadian serupa.(*)
Penulis : Ratih
Editor : ZuhalieZ













