SUMENEP, WARTA9 – Sopir bus Harapan Kita nomor polisi N 7533 UD yang sempat kabur setelah terlibat kecelakaan maut akhirnya menyerahkan diri ke Unit Laka Lantas Polres Sumenep pada Jumat (21/3/2025) pagi.
Plt. Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti S, membenarkan hal tersebut. “Akhirnya sopir bus yang melindas korban hingga meninggal dunia menyerahkan diri,” ujarnya, Sabtu (22/3/2025).
Saat ini, kata AKP Widi, pihak kepolisian telah mengamankan barang bukti berupa bus “Harapan Kita” serta dua sepeda motor yang terlibat dalam kecelakaan untuk penyelidikan lebih lanjut.
Diberitakan sebelumnya, kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Sumenep-Pamekasan, tepatnya di Desa Karduluk, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, pada Kamis (20/3/2025) sekitar pukul 15.40 WIB.
Seorang pelajar MA An Najah bernama Hulwan Wildan (16) tewas setelah terlindas bus yang tidak diketahui identitasnya.
Peristiwa ini bermula saat korban mengendarai sepeda motor Honda Beat M 5915 BQ dari arah barat ke timur dengan kecepatan sedang.
Di depannya, ada sepeda motor Honda Scoopy M 5120 XC yang dikendarai Nindawi (55), seorang dosen di Poltera Sampang.
“Ketika sampai di lokasi kejadian, ada bus melaju dari arah berlawanan terlalu ke kanan,” kata Plt Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti S dalam keterangan tertulis.
Nindawi yang melihat bahaya tersebut langsung menepi ke bahu jalan sebelah utara. Namun, korban yang berada di belakangnya tidak bisa mengendalikan laju kendaraannya hingga menabrak motor Nindawi.
Akibat benturan tersebut, korban terjatuh ke badan jalan dan seketika terlindas oleh bus yang melaju dari arah timur. “Korban meninggal dunia di tempat,” ungkap AKP Widi.
Sementara itu, pengemudi bus langsung melarikan diri tanpa diketahui identitasnya. Kedua sepeda motor mengalami kerusakan dengan tafsir kerugian mencapai Rp 2 juta.
“Polisi telah meminta keterangan saksi di lokasi kejadian dan masih melakukan penyelidikan untuk menemukan bus yang terlibat dalam kecelakaan ini,” tandasnya.








Comment