Sopir Bus Tewaskan Pelajar di Sumenep Serahkan Diri ke Polisi

- Penulis

Sabtu, 22 Maret 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sopir dan satu unit bus Harapan Kita yang terlibat kecelakaan maut saat menyerahkan diri ke polisi. (Foto: Ist.)

Sopir dan satu unit bus Harapan Kita yang terlibat kecelakaan maut saat menyerahkan diri ke polisi. (Foto: Ist.)

SUMENEP, WARTA9 – Sopir bus Harapan Kita nomor polisi N 7533 UD yang sempat kabur setelah terlibat kecelakaan maut akhirnya menyerahkan diri ke Unit Laka Lantas Polres Sumenep pada Jumat (21/3/2025) pagi.

Plt. Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti S, membenarkan hal tersebut. “Akhirnya sopir bus yang melindas korban hingga meninggal dunia menyerahkan diri,” ujarnya, Sabtu (22/3/2025).

Saat ini, kata AKP Widi, pihak kepolisian telah mengamankan barang bukti berupa bus “Harapan Kita” serta dua sepeda motor yang terlibat dalam kecelakaan untuk penyelidikan lebih lanjut.

Baca juga  Mahasiswa STKIP PGRI Sumenep Tuntut Pecat Oknum Dosen Asusila

Diberitakan sebelumnya, kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Sumenep-Pamekasan, tepatnya di Desa Karduluk, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, pada Kamis (20/3/2025) sekitar pukul 15.40 WIB.

Seorang pelajar MA An Najah bernama Hulwan Wildan (16) tewas setelah terlindas bus yang tidak diketahui identitasnya.

Peristiwa ini bermula saat korban mengendarai sepeda motor Honda Beat M 5915 BQ dari arah barat ke timur dengan kecepatan sedang.

Baca juga  Senggolan Mobil Berujung Penganiayaan di Pasongsongan Sumenep

Di depannya, ada sepeda motor Honda Scoopy M 5120 XC yang dikendarai Nindawi (55), seorang dosen di Poltera Sampang.

“Ketika sampai di lokasi kejadian, ada bus melaju dari arah berlawanan terlalu ke kanan,” kata Plt Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti S dalam keterangan tertulis.

Nindawi yang melihat bahaya tersebut langsung menepi ke bahu jalan sebelah utara. Namun, korban yang berada di belakangnya tidak bisa mengendalikan laju kendaraannya hingga menabrak motor Nindawi.

Baca juga  Program Edukasi Ortopedi Nasional Digelar di RSUDMA Sumenep, Ini Alasannya

Akibat benturan tersebut, korban terjatuh ke badan jalan dan seketika terlindas oleh bus yang melaju dari arah timur. “Korban meninggal dunia di tempat,” ungkap AKP Widi.

Sementara itu, pengemudi bus langsung melarikan diri tanpa diketahui identitasnya. Kedua sepeda motor mengalami kerusakan dengan tafsir kerugian mencapai Rp 2 juta.

“Polisi telah meminta keterangan saksi di lokasi kejadian dan masih melakukan penyelidikan untuk menemukan bus yang terlibat dalam kecelakaan ini,” tandasnya.

Follow WhatsApp Channel www.warta9.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC
Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Dugaan Peredaran Sabu di Sumenep
Dugaan Permintaan Rp100 Juta, Sipropam Polresta Sumenep Periksa Sejumlah Pihak
Dugaan Kekerasan terhadap Santri di Pesantren Pamekasan, Korban Alami Patah Tulang
Siswa SMAN 1 Ambunten Meninggal Dunia Saat Praktik Renang di Sungai Nangka
Kebakaran Lahan di Kawasan POJ Marina Semarang, Api Belum Padam hingga Malam
Tiga Warga Diamankan Polsek Pasongsongan, Diduga Terlibat Pencurian Travo Perahu
Diduga Paksa Pacar Berhubungan Badan, Pria di Sampang Diamankan Polisi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Dugaan Peredaran Sabu di Sumenep

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:57 WIB

Dugaan Permintaan Rp100 Juta, Sipropam Polresta Sumenep Periksa Sejumlah Pihak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:48 WIB

Dugaan Kekerasan terhadap Santri di Pesantren Pamekasan, Korban Alami Patah Tulang

Jumat, 2 Oktober 2026 - 22:15 WIB

Siswa SMAN 1 Ambunten Meninggal Dunia Saat Praktik Renang di Sungai Nangka

Berita Terbaru

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo memberikan keterangan kepada awak media seusai apel Hari Santri Nasional 2026 di Kantor Pemkab Sumenep, Kamis (22/10/2026).

Daerah

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:05 WIB