RSUD Sumenep Masuk Program KJSU Kemenkes, Layanan Penyakit Katastropik Disiapkan

- Penulis

Senin, 22 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar (RSUDMA) Sumenep, dr. H. Erliyati, M.Kes, menyampaikan keterangan terkait ditetapkannya RSUDMA sebagai salah satu penerima Program Prioritas Nasional Kanker, Jantung, Stroke, dan Uronefrologi (KJSU) Tahun 2026 dari Kementerian Kesehatan RI. (Foto: Istimewa)

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar (RSUDMA) Sumenep, dr. H. Erliyati, M.Kes, menyampaikan keterangan terkait ditetapkannya RSUDMA sebagai salah satu penerima Program Prioritas Nasional Kanker, Jantung, Stroke, dan Uronefrologi (KJSU) Tahun 2026 dari Kementerian Kesehatan RI. (Foto: Istimewa)

SUMENEP, (WARTA9) — Rumah Sakit Umum Daerah dr. H. Moh. Anwar (RSUDMA) Sumenep resmi ditetapkan sebagai salah satu rumah sakit penerima Program Prioritas Nasional Kanker, Jantung, Stroke, dan Uronefrologi (KJSU) tahun 2026 dari Kementerian Kesehatan RI. Penetapan tersebut menjadi langkah penting dalam penguatan layanan kesehatan rujukan di Kabupaten Sumenep, khususnya untuk penanganan penyakit katastropik.

Melalui program nasional itu, RSUDMA akan mendapatkan dukungan pengembangan fasilitas, penyediaan peralatan medis, hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia kesehatan. Kehadiran layanan KJSU diharapkan mampu memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan spesialis tanpa harus dirujuk ke luar daerah.

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. H. Erliyati, M.Kes, menyampaikan bahwa kepercayaan dari pemerintah pusat tersebut merupakan kesempatan besar untuk memperkuat kualitas pelayanan kesehatan di daerah.

“Alhamdulillah, pada tahun 2026 RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep mendapatkan Program KJSU dari Kementerian Kesehatan. Ini adalah amanah besar sekaligus bukti bahwa rumah sakit daerah mampu berkembang menjadi pusat layanan kesehatan rujukan yang lebih kuat dan berkualitas,” ungkapnya, Senin (22/06).

Baca juga  dr. Erliyati, Sosok Tak Tergantikan di Pucuk Pimpinan RSUD Sumenep

Menurutnya, Program KJSU dirancang pemerintah untuk memperkuat layanan terhadap penyakit-penyakit dengan tingkat risiko kematian tinggi yang masih menjadi tantangan utama di sektor kesehatan nasional.

Ia menuturkan bahwa kebutuhan terhadap layanan kanker, jantung, stroke, dan uronefrologi terus meningkat. Karena itu, pemerintah memberikan perhatian khusus agar fasilitas dan layanan untuk penanganan penyakit tersebut dapat tersedia lebih dekat dengan masyarakat.

“Kebutuhan terhadap layanan tersebut semakin mendesak mengingat sebagian besar kasus kematian di Indonesia masih didominasi oleh penyakit tidak menular yang membutuhkan penanganan cepat dan fasilitas kesehatan yang memadai,” ujar dr. Erliyati.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa penyakit kanker, jantung, stroke, serta gangguan uronefrologi masih menjadi penyebab utama tingginya angka kematian. Oleh sebab itu, penguatan layanan melalui Program KJSU dinilai sangat penting untuk meningkatkan kualitas penanganan pasien.

“Kanker, penyakit jantung, stroke, dan gangguan uronefrologi masih menjadi penyumbang angka kematian yang cukup tinggi. Karena itu pemerintah memberikan perhatian khusus melalui Program KJSU agar layanan kesehatan untuk penyakit-penyakit tersebut semakin dekat dengan masyarakat,” katanya.

Baca juga  RSUDMA Sumenep Percepat Transformasi Layanan, Siap Jadi Rumah Sakit Rujukan Modern di Madura Timur

Saat ini, pembangunan gedung khusus KJSU di lingkungan RSUDMA masih berlangsung. Fasilitas tersebut diproyeksikan menjadi pusat layanan unggulan yang melayani masyarakat daratan maupun wilayah kepulauan di Kabupaten Sumenep.

Pihak rumah sakit menargetkan seluruh tahapan pembangunan dan persiapan layanan dapat berjalan sesuai jadwal sehingga operasional penuh dapat dimulai pada 2027.

“Apabila seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, layanan unggulan KJSU akan mulai beroperasi secara penuh pada tahun 2027,” tandasnya.

Selain pembangunan infrastruktur, RSUDMA juga mulai mempersiapkan tenaga kesehatan untuk mendukung pelaksanaan program tersebut. Untuk layanan kanker dan uronefrologi, tenaga medis telah tersedia. Sementara itu, dokter spesialis jantung saat ini masih menjalani pendidikan lanjutan sebelum kembali bertugas di Sumenep.

Adapun untuk layanan stroke, rumah sakit masih melakukan pemenuhan kebutuhan sumber daya manusia agar seluruh layanan dalam program KJSU dapat berjalan optimal dan terintegrasi.

Melalui program ini, masyarakat diharapkan memperoleh layanan kesehatan yang lebih cepat dan berkualitas tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke rumah sakit rujukan di luar daerah.

Baca juga  Developer Desak BSN Evaluasi Pimpinan Cabang, Singgung Dugaan Kebohongan ke Publik

“Kami ingin seluruh pasien bisa memperoleh penanganan yang cepat, tepat, dan berkualitas di rumah sakit kebanggaan masyarakat Sumenep ini,” tegas dr. Erliyati.

Masuknya RSUDMA ke dalam jaringan Program KJSU Nasional dinilai menjadi kabar baik bagi pengembangan layanan kesehatan di Kabupaten Sumenep. Selain meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit, program tersebut juga membuka peluang bagi masyarakat untuk menikmati layanan kesehatan yang lebih setara dengan daerah lain yang telah lebih maju.

Di wilayah dengan karakter geografis kepulauan seperti Sumenep, kehadiran layanan KJSU diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan medis modern yang mudah diakses dan berdaya guna dalam menekan angka kematian.

“Di tengah tantangan geografis Sumenep yang memiliki banyak wilayah kepulauan, kehadiran layanan KJSU diharapkan menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat akan pelayanan kesehatan modern yang cepat, terjangkau, dan menyelamatkan lebih banyak nyawa,” pungkasnya.(*)

Follow WhatsApp Channel www.warta9.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semarak Hari Jadi Sumenep ke-757, Siswa dan Guru SDN Soddara I Kompak Kenakan Baju Adat
MYZE Hotel Sumenep Tanam Mangrove, Perkuat Kepedulian terhadap Lingkungan Pesisir
Dari Malaysia ke Kangean Sumenep, Fauzi Jadikan BRILink Tumpuan Transaksi Warga
MYZE Hotel Sumenep Gelar Couple Yoga, 100 Peserta Nikmati Olahraga Bareng Sahabat
Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC
Hari Santri 2026, Fauzi Tekankan Ilmu, Akhlak, dan Kemandirian
SDN Soddara I Peringati Hari Santri, Tanamkan Nilai Perjuangan dan Akhlak
Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Dugaan Peredaran Sabu di Sumenep

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Semarak Hari Jadi Sumenep ke-757, Siswa dan Guru SDN Soddara I Kompak Kenakan Baju Adat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:56 WIB

MYZE Hotel Sumenep Tanam Mangrove, Perkuat Kepedulian terhadap Lingkungan Pesisir

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Dari Malaysia ke Kangean Sumenep, Fauzi Jadikan BRILink Tumpuan Transaksi Warga

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:25 WIB

MYZE Hotel Sumenep Gelar Couple Yoga, 100 Peserta Nikmati Olahraga Bareng Sahabat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Berita Terbaru

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo memberikan keterangan kepada awak media seusai apel Hari Santri Nasional 2026 di Kantor Pemkab Sumenep, Kamis (22/10/2026).

Daerah

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:05 WIB