Program Edukasi Ortopedi Nasional Digelar di RSUDMA Sumenep, Ini Alasannya

- Penulis

Minggu, 4 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, warta9.co.id – Rumah Sakit Umum Daerah dr. H. Moh. Anwar (RSUDMA) Sumenep, Madura, Jawa Timur, kembali mencuri perhatian di kancah nasional.

Fasilitas kesehatan yang berlokasi di ujung timur Pulau Madura ini dipercaya menjadi tuan rumah dan mitra penting dalam kegiatan pengabdian masyarakat serta edukasi kedokteran ortopedi skala nasional.

Kegiatan ini merupakan bagian dari The 73rd Continuing Orthopaedic Education (COE) yang digelar oleh Persatuan Ahli Bedah Ortopedi Indonesia (PABOI) atau Indonesian Orthopaedic Association (IOA), bekerja sama dengan Yayasan Ortopedi Indonesia (YOI). Program berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 3 hingga 5 Mei 2025.

Selama periode tersebut, RSUDMA Sumenep menjadi pusat penyelenggaraan berbagai agenda edukatif dan sosial yang bertujuan memperkuat layanan ortopedi di kawasan kepulauan, khususnya di Kabupaten Sumenep.

Direktur RSUDMA Sumenep, dr. Erliyati, menyampaikan dukungan penuh terhadap inisiatif ini. Menurutnya, kolaborasi seperti ini memberi manfaat nyata, baik bagi tenaga medis maupun masyarakat.

Baca juga  RSUD Sumenep Masuk Program KJSU Kemenkes, Layanan Penyakit Katastropik Disiapkan

“Kolaborasi ini kami sambut dengan antusias karena memberi dampak langsung pada peningkatan kompetensi SDM kesehatan dan juga berdampak luas bagi masyarakat,” ujarnya, Minggu (4/5/2025).

Beragam kegiatan digelar dalam program ini, mulai dari edukasi untuk publik hingga pelatihan teknis bagi para profesional medis.

Salah satu agenda utama adalah seminar kesehatan bagi masyarakat umum, yang diikuti oleh 180 warga lanjut usia serta 20 guru olahraga.

Dalam sesi ini, para peserta mendapat materi mengenai pencegahan dan penanganan penyakit sendi degeneratif seperti osteoartritis dan osteoporosis, serta edukasi mengenai penanggulangan cedera saat berolahraga.

Di sisi lain, tenaga medis juga mendapat pembekalan dalam seminar khusus yang melibatkan 30 dokter dan 70 perawat dari berbagai fasilitas kesehatan se-Kabupaten Sumenep.

Baca juga  Polisi Ungkap Fakta PT Annuqa Trevel Umrah Bodong Rugikan Korban Rp 2,1 Miliar

Topik yang dibahas meliputi penanganan kasus fraktur ekstremitas atas dan bawah, amputasi karena trauma, kegawatdaruratan tulang belakang, hingga teknik operasional tatalaksana cedera ortopedi di lapangan.

Tidak hanya sebatas teori, kegiatan ini juga dilengkapi dengan pelatihan praktis (workshop) yang membekali peserta dengan keahlian langsung. Di antaranya teknik pemasangan bidai (splinting), pembalutan luka (bandaging), imobilisasi tulang belakang, serta penanganan cedera olahraga di fasilitas layanan primer.

Sementara itu, Ketua Umum IOA, Prof. Ismail Hadisoebroto Dilogo menegaskan, bahwa program ini merupakan bagian dari upaya organisasi untuk memperluas jangkauan layanan ortopedi ke wilayah-wilayah yang belum terjangkau secara maksimal.

“Kami ingin masyarakat di daerah seperti Sumenep merasakan langsung manfaat dari layanan ortopedi yang berkualitas, sekaligus meningkatkan kesiapan para tenaga kesehatan setempat dalam menangani kasus-kasus ortopedi,” ujarnya.

Baca juga  The Art of Public Speaking: Tips and Techniques for Delivering a Powerful Presentation

Pernyataan tersebut diamini oleh Ketua Yayasan Ortopedi Indonesia, dr. Lia Marliana. Ia menuturkan, bahwa seluruh dokter ortopedi di Tanah Air memiliki kewajiban moral untuk terlibat aktif dalam peningkatan layanan dan edukasi kesehatan masyarakat.

“Karena itu, kami merasa memiliki tanggung jawab bersama untuk turut berkontribusi dalam pengabdian kepada masyarakat melalui edukasi dan layanan medis,” tegasnya.

Sebagai tambahan informasi, Indonesian Orthopaedic Association (IOA) merupakan organisasi profesi yang menaungi para ahli bedah ortopedi di Indonesia.

Lembaga ini aktif mengembangkan program pendidikan berkelanjutan bagi para anggotanya dan rutin menggelar kegiatan sosial di berbagai daerah.

Adapun Yayasan Ortopedi Indonesia (YOI) fokus dalam meningkatkan kesadaran dan penanganan masalah ortopedi melalui penyuluhan, edukasi publik, serta penyediaan layanan medis bagi masyarakat luas.*

Penulis : Hayat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.warta9.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MYZE Hotel Sumenep Hadirkan Membership Jokotole Gym, Dukung Gaya Hidup Sehat Masyarakat
RSUDMA Sumenep Buka Poli Urologi untuk Peserta BPJS
Sambut HUT RI, MYZE Hotel Sumenep Gelar Donor Darah dan Bersih-Bersih Rumah Ibadah
Mutu Layanan RSUD Sumenep Tembus 90 Persen pada Triwulan II 2026
KPRI RSUD Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat, Nilainya Tembus 88,3
RSUD Sumenep Masuk Program KJSU Kemenkes, Layanan Penyakit Katastropik Disiapkan
RSUDMA Sumenep Percepat Transformasi Layanan, Siap Jadi Rumah Sakit Rujukan Modern di Madura Timur
MYZE Hotel Sumenep Dukung Khitan Massal Muhammadiyah, Puluhan Anak Ikuti Kegiatan Sosial

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 14:37 WIB

MYZE Hotel Sumenep Hadirkan Membership Jokotole Gym, Dukung Gaya Hidup Sehat Masyarakat

Rabu, 19 Agustus 2026 - 18:11 WIB

RSUDMA Sumenep Buka Poli Urologi untuk Peserta BPJS

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:19 WIB

Sambut HUT RI, MYZE Hotel Sumenep Gelar Donor Darah dan Bersih-Bersih Rumah Ibadah

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:28 WIB

Mutu Layanan RSUD Sumenep Tembus 90 Persen pada Triwulan II 2026

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:05 WIB

KPRI RSUD Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat, Nilainya Tembus 88,3

Berita Terbaru